klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Ekonomi

Harga minyak turun usai Trump diisukan akhiri konflik Iran

Redaksi by Redaksi
4 April 2026 - 19:14
Reading Time: 3 mins read
0
Harga minyak turun usai Trump diisukan akhiri konflik Iran



JAKARTA — Harga minyak dunia mengalami penurunan setelah muncul laporan yang menyebut Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bersedia mengakhiri operasi militer terhadap Iran meskipun Selat Hormuz masih sebagian besar tertutup bagi pelayaran.

Berdasarkan data Bloomberg pada Selasa (31/3/2026), harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei turun 1,2% menjadi US$101,64 per barel. Sementara itu, harga minyak jenis Brent untuk kontrak Mei melemah 1,9% menjadi US$105,36 per barel.

Harga minyak WTI sempat turun di bawah US$102 per barel setelah sebelumnya melonjak hampir 4% menyusul serangan Iran terhadap kapal tanker minyak di Teluk Persia.

Menurut laporan The Wall Street Journal, Trump mengatakan kepada para jajarannya bahwa dia siap mengakhiri operasi militer tersebut meskipun jalur pelayaran strategis itu belum sepenuhnya dibuka kembali.

Berdasarkan laporan tersebut, Trump dan para penasihatnya menilai upaya membuka kembali Selat Hormuz berpotensi memperpanjang konflik melampaui target waktu operasi selama empat hingga enam minggu.

Trump sebelumnya beberapa kali menyampaikan pesan yang berubah-ubah, mulai dari menyebut perang segera berakhir hingga memperingatkan bahwa AS siap meningkatkan operasi militer. Pada Senin (30/3/2026), dia mengatakan AS akan menghancurkan pembangkit listrik, fasilitas minyak, dan mungkin infrastruktur desalinasi jika Iran tidak membuka kembali Selat Hormuz.

Chief Investment Officer OnyxPoint Global Management, Shaia Hosseinzadeh, menilai pasar sebelumnya terlalu tenang dalam memosisikan risiko. Menurutnya, harga minyak di kisaran US$100 per barel berada dalam kondisi “limbo”—terlalu tinggi untuk stabil, tetapi terlalu rendah untuk mencerminkan gangguan fisik pasokan yang terjadi.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Perang tersebut secara efektif menutup jalur pelayaran penting di Selat Hormuz sehingga menghambat pasokan minyak mentah, gas alam, dan produk energi seperti diesel ke pasar global. Kondisi ini memicu lonjakan harga energi serta meningkatkan kekhawatiran terhadap krisis inflasi.

Meski Trump berulang kali menyatakan kesepakatan dengan Iran hampir tercapai, AS justru mengirim tambahan pasukan ke kawasan tersebut seiring konflik memasuki pekan kelima.

Sementara itu, kapal tanker minyak milik Kuwait Petroleum Corp. yang bermuatan penuh dilaporkan terkena serangan Iran di pelabuhan Dubai, memicu kebakaran dan merusak lambung kapal. Iran telah menargetkan sejumlah kapal di Teluk Persia sejak perang dimulai, termasuk dua kapal yang sebelumnya diserang di dekat Irak.

Serangan terhadap kapal tanker raksasa Al-Salmi terjadi tak lama setelah tengah malam waktu setempat. Kuwait Petroleum menyebut serangan tersebut berpotensi menyebabkan tumpahan minyak di perairan sekitar. Tim pemadam kebakaran maritim masih berupaya mengendalikan api, menurut pernyataan kantor media pemerintah Dubai di platform X.

Sepanjang Maret, harga WTI melonjak lebih dari 50%—kenaikan terbesar sejak Mei 2020. Di AS, harga rata-rata bensin nasional juga mendekati US$4 per galon, yang berpotensi meningkatkan tekanan politik terhadap Trump.

Senior energy trader di CIBC Private Wealth Group, Rebecca Babin, mengatakan prospek de-eskalasi konflik masih sulit terlihat. Menurutnya, sekitar 10 juta hingga 12 juta barel per hari pasokan minyak masih hilang dari pasar, sementara cadangan penyangga semakin menipis.

Eskalasi konflik juga meningkat pada akhir pekan setelah kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman ikut terlibat dan meluncurkan serangan rudal ke Israel. Teheran disebut mendorong kelompok tersebut menyiapkan kampanye baru terhadap pelayaran di Laut Merah.

Langkah itu berpotensi mengancam pasokan minyak dari rute alternatif di luar Selat Hormuz, termasuk pengiriman Arab Saudi melalui pelabuhan Yanbu.

Di sisi lain, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan kepada Fox News bahwa AS akan “mengambil kembali kendali” atas Selat Hormuz guna memastikan pelayaran aman melalui pengawalan militer AS atau koalisi multinasional.

Sementara itu, parlemen Iran menyetujui rancangan undang-undang untuk mengenakan biaya bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz, menurut laporan kantor berita Fars.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

BPDP Dorong Sawit, Kakao, dan Kelapa Naik Kelas Lewat Produk Turunan
Ekonomi

BPDP Dorong Sawit, Kakao, dan Kelapa Naik Kelas Lewat Produk Turunan

2 Oktober 2026 - 18:56
Kemenkeu Kaji Kenaikan PTKP, Pemerintah Hitung Dampak ke Daya Beli dan Penerimaan Pajak
Ekonomi

Kemenkeu Kaji Kenaikan PTKP, Pemerintah Hitung Dampak ke Daya Beli dan Penerimaan Pajak

2 Oktober 2026 - 18:55
Harga BBM Pertamina per 1 Oktober 2026 Masih Stabil di Sejumlah Daerah
Ekonomi

Harga BBM Pertamina per 1 Oktober 2026 Masih Stabil di Sejumlah Daerah

1 Oktober 2026 - 09:18
Pemerintah Siapkan BSU Rp900.000 untuk 13,3 Juta Pekerja pada Kuartal IV 2026
Ekonomi

Pemerintah Siapkan BSU Rp900.000 untuk 13,3 Juta Pekerja pada Kuartal IV 2026

1 Oktober 2026 - 08:18
Rupiah Menguat ke Rp 17.894 per Dolar AS pada Penutupan Perdagangan 12 Agustus 2026
Ekonomi

Rupiah Menguat ke Rp 17.894 per Dolar AS pada Penutupan Perdagangan 12 Agustus 2026

30 September 2026 - 19:17
Harga Emas Antam 30 September 2026 Naik Tipis, Buyback Melonjak ke Rp2,405 Juta per Gram
Ekonomi

Harga Emas Antam 30 September 2026 Naik Tipis, Buyback Melonjak ke Rp2,405 Juta per Gram

30 September 2026 - 12:17
Next Post
Chinese Envoy Presents Credentials to President Mahama

Chinese Envoy Presents Credentials to President Mahama

Prakiraan Cuaca Banten 31 Maret 2026: Wilayah Terkena Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Banten 31 Maret 2026: Wilayah Terkena Hujan Ringan

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com