Peningkatan Kapasitas Tenaga Kerja Lokal: Pelatihan Operator Scaffolding di Plaju
Di tengah dinamika industri yang terus bergerak maju, ketersediaan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan sertifikasi menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya saing ekonomi dan membuka pintu kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Keterampilan yang relevan dengan tuntutan industri tidak hanya memberikan nilai tambah bagi individu, tetapi juga berperan krusial dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan berkelanjutan.
Dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut, Pertamina Patra Niaga, melalui Unit Kilang Plaju dan Fungsi Project R&P di bawah naungan Direktorat Infrastruktur, Proyek, dan Asset Integrity, menjalin kolaborasi strategis dengan UPTD Balai Latihan Kerja Pengembangan Produktivitas dan Keterampilan Transmigran (BLKPPKT) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Selatan. Kolaborasi ini diwujudkan dalam sebuah kegiatan penting: Pembukaan Pelatihan dan Uji Kompetensi Operator Scaffolding bagi masyarakat yang berada di Area Ring 1 Project R&P Plaju untuk tahun 2026.
Kegiatan ini disambut antusias oleh 24 peserta terpilih yang berasal dari delapan kelurahan strategis di sekitar wilayah operasional Pertamina Patra Niaga RU III Plaju. Para peserta akan dibekali dengan pengetahuan komprehensif, mencakup teori mendalam dan praktik langsung, mengenai pekerjaan scaffolding yang sesuai dengan standar kompetensi industri yang berlaku. Tahap krusial ini akan diikuti dengan uji kompetensi yang bertujuan untuk memberikan sertifikasi profesional yang diakui secara luas.
Program pelatihan ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen Pertamina Patra Niaga, khususnya Kilang Plaju, dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah sekitar area operasionalnya. Melalui investasi pada pengembangan kompetensi dan sertifikasi tenaga kerja, perusahaan bertekad untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat, sekaligus memastikan ketersediaan tenaga kerja terampil yang siap menjawab tantangan industri modern.
Investasi SDM untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Muhammad Rahmad, Penjabat Sementara (Pjs.) General Manager Project R&P Dumai, menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia sebagai salah satu pilar investasi strategis yang akan memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi perusahaan maupun bagi masyarakat luas.
“Melalui program seperti ini, kami berupaya menghadirkan kesempatan emas bagi masyarakat untuk mengasah dan meningkatkan kompetensi mereka agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Kami sangat berharap para peserta dapat memanfaatkan setiap sesi pelatihan ini secara maksimal, sehingga mereka dapat memperoleh keterampilan yang berstandar internasional, mampu bekerja dengan mengedepankan aspek keselamatan, dan pada akhirnya memiliki daya saing yang lebih unggul di sektor industri,” ujar Muhammad Rahmad.
Beliau menambahkan bahwa aspek keselamatan kerja merupakan salah satu prioritas utama yang ditanamkan secara intensif selama proses pelatihan. Menurutnya, penguasaan keterampilan teknis yang mumpuni harus berjalan seiring dengan pemahaman mendalam tentang budaya keselamatan kerja. Hal ini sangat penting untuk menunjang kelancaran dan keandalan operasional industri secara keseluruhan.
Sinergi Pemerintah dan Industri untuk Peningkatan Kesejahteraan
Drs. H. Indra Bangsawan, S.H., M.M., Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Selatan, memberikan apresiasi yang tinggi atas terjalinnya kolaborasi berkelanjutan antara Pertamina Patra Niaga dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Selatan. Beliau menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis yang sangat positif dalam upaya mempersiapkan tenaga kerja daerah yang kompeten dan siap menghadapi berbagai tuntutan industri.
“Kolaborasi ini merupakan wujud nyata dari keseriusan kita dalam menyiapkan angkatan kerja yang tidak hanya terampil, tetapi juga siap beradaptasi dengan perkembangan industri. Kami sangat berharap program-program serupa dapat terus digalakkan dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. Dengan demikian, program ini akan mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan peluang kerja serta kesejahteraan masyarakat secara umum,” ungkap Drs. H. Indra Bangsawan.
Siti Fauzia, Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Plaju, menjelaskan bahwa pelatihan yang diselenggarakan ini merupakan bagian integral dari upaya perusahaan untuk menyajikan program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasi perusahaan.
“Kami sangat meyakini bahwa investasi yang paling berharga tidak hanya terbatas pada pembangunan infrastruktur dan optimalisasi operasional, tetapi juga pada pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Melalui penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi operator scaffolding ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju berupaya membuka cakrawala peluang yang lebih luas bagi masyarakat. Hal ini mencakup peningkatan kompetensi, perolehan pengakuan profesi yang setara, serta penguatan kesiapan mereka dalam memasuki arena kerja yang semakin kompetitif,” tegas Siti Fauzia.
Menyongsong Masa Depan Industri yang Berdaya Saing dan Aman
Sinergi antara Pertamina Patra Niaga dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Selatan ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara sektor industri dan pemerintah dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Melalui berbagai inisiatif yang digagas dan dijalankan oleh Kilang Plaju, Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen untuk mendorong terciptanya tenaga kerja lokal yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki daya saing tinggi dan menjunjung tinggi budaya keselamatan kerja. Program pelatihan dan sertifikasi ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar, sekaligus berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan sektor industri dan memperkuat ketahanan energi nasional.









Discussion about this post