Pemerintah Kabupaten Murung Raya Menggandeng PPID untuk Meningkatkan Investasi
Pemerintah Kabupaten Murung Raya telah menetapkan Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) sebagai instrumen utama dalam mempercepat aliran investasi dan meningkatkan perekonomian daerah. Langkah ini diambil setelah Bupati Murung Raya, Heriyus, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ke-XVII yang berlangsung di Kota Batam.
Rakernas tersebut diselenggarakan di Ballroom Hotel Asialink, Jalan Sriwijaya No. 22, Kelurahan Lubuk Baja, pada Jumat (17/4). Acara ini menjadi momen penting bagi Bupati Heriyus untuk menyampaikan komitmen daerah dalam meningkatkan daya saing investasi di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam keterangan persnya kepada awak media usai mengikuti acara, Bupati Heriyus menjelaskan bahwa di tengah persaingan antar daerah yang semakin ketat, kehadiran PPID menjadi langkah konkret untuk membuka akses lebih luas ke pasar investasi nasional dan global.
“PPID bukan sekadar tempat promosi belaka, melainkan pintu gerbang strategis bagi kita untuk memperkenalkan potensi unggulan Murung Raya kepada para investor. Ini adalah kesempatan emas bagi daerah kita untuk naik kelas dalam peta investasi Indonesia bahkan dunia,” tegasnya dengan penuh keyakinan.
Potensi Besar yang Masih Tersimpan
Menurut Bupati, Kabupaten Murung Raya memiliki potensi besar di berbagai sektor utama seperti pertanian, perkebunan, hingga sumber daya alam. Namun, selama ini potensi tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan akses promosi dan jaringan pemasaran yang terstruktur.
“Kita punya modal kuat untuk bersaing, namun kurangnya sarana promosi yang terintegrasi membuat banyak pihak belum mengetahui betapa besar potensi yang tersimpan di Murung Raya. Dengan adanya PPID, kita akan mengubah kondisi itu secara menyeluruh,” ujarnya.
Bupati menjelaskan bahwa melalui PPID, berbagai hambatan yang selama ini menghambat peningkatan investasi akan diminimalisir dengan pendekatan promosi yang lebih terpadu, terencana, dan selaras dengan kebutuhan pasar saat ini.
Manfaat PPID yang Luas dan Berkelanjutan
Manfaat dari kehadiran PPID, lanjut Bupati, tidak hanya terbatas pada jangka pendek, tetapi juga akan memberikan dampak yang luas dan berkelanjutan bagi pembangunan daerah secara menyeluruh.
“Keberadaan PPID diharapkan dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi, membuka peluang kerja baru bagi masyarakat, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), mempercepat pembangunan infrastruktur, serta memperkuat daya saing daerah secara berkelanjutan,” jelasnya.
Prioritas Utama dalam Strategi Pembangunan Ekonomi
Bupati menegaskan bahwa promosi investasi daerah harus menjadi prioritas utama dalam strategi pembangunan ekonomi Kabupaten Murung Raya ke depannya.
“Secara esensial, promosi investasi adalah jembatan penghubung antara pemerintah dengan dunia usaha, sekaligus sebagai mesin penggerak yang akan membawa kemajuan bagi ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Kolaborasi yang Erat dan Sinergis
Untuk mengoptimalkan peran dan fungsi PPID, Bupati Heriyus berharap dapat tercipta kolaborasi yang erat dan sinergis antara pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, serta seluruh komponen masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.
“Tanpa dukungan dan sinergi dari semua pihak, target kita untuk menarik investasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak akan tercapai dengan maksimal. Bersama-sama kita bangun Murung Raya yang lebih maju, makmur, dan sejahtera,” pungkasnya dengan penuh semangat.










Discussion about this post