Pengalaman Berbeda Deva Mahenra dalam Peran Chef di Serial Luka, Makan, Cinta
Deva Mahenra kembali menunjukkan kemampuannya sebagai aktor dengan memerankan peran baru yang cukup menantang. Di tahun 2026 ini, ia terlibat dalam proyek serial Netflix berjudul Luka, Makan, Cinta dan memainkan karakter Chef Denis. Dalam wawancara dengan para jurnalis, Deva mengungkapkan bahwa peran ini memberikan pengalaman pribadi yang sangat berbeda dari sebelumnya. Karakter Denis bukanlah chef biasa, melainkan lulusan sekolah kuliner bergengsi di Prancis. Untuk bisa memainkan peran ini secara maksimal, Deva melakukan riset mendalam dan bahkan rela membeli pisau mahal demi menjaga kredibilitasnya sebagai seorang chef.
Filosofi “Pisau” sebagai Bagian Tubuh dari Chef
Dalam dunia kuliner profesional, pisau bukan hanya alat potong semata. Pisau merupakan bagian dari identitas seorang chef. Untuk merasakan beban emosional itu, Deva melakukan riset mendalam. Ia memutuskan untuk membeli pisau chef profesional. Meskipun keputusan ini sempat mendapat komentar dari sang istri karena harganya yang cukup mahal, ia tetap yakin bahwa pisau adalah alat yang penting dalam proses memasak.
“Teman-teman chef itu semua bilang, kalau chef itu sama dengan musisi dengan alat musiknya. Jadi kalau jadi chef, tools-nya selain diri sendiri juga pisau. Makanya saya pilih pisau yang paling nyaman,” ujar Deva. Ia pun memajang pisau tersebut di rumah dan sering memakainya saat ingin ‘beraksi’ di dapur rumah.
Memahami Bahwa Memasak adalah Persiapan Panjang
Banyak orang awam mengira pekerjaan chef hanya terjadi saat api kompor menyala. Padahal inti dari kehebatan seorang chef terletak pada persiapan atau prepping. Deva menjalani workshop intensif sebelum syuting dengan chef profesional untuk belajar lebih mendalam. Ia menyadari bahwa seorang chef perlu menyiapkan bahan-bahan jauh lebih lama dan melelahkan daripada proses memasaknya itu sendiri.
“Bentuknya workshop, jadi saya gabung sama yang lain dan tim chef profesional juga. Jadi selain reading skenario, diselipkan juga latihan (chef). Setelah jadi Dennis, saya baru paham kalau chef itu tidak hanya masak aja, tapi prepping-nya itu yang makan waktu lama,” tambah Deva.
Belajar dari Teman yang Juga Chef
Membangun latar belakang Dennis penting untuk berpijak kemana karakter itu akan dibawa di depan kamera. Deva dan sutradara berdiskusi, hasilnya adalah Dennis merupakan chef lulusan Prancis dengan akurasi tinggi, mulai dari gestur hingga cara berpikir. Ia tidak ingin karakter ini terasa dangkal, oleh karenanya selain mengikuti workshop dan pelatihan profesional, ia juga meluangkan waktu untuk berkonsultasi ke teman chef-nya.
Deva langsung riset ke chef yang juga temannya karena ia menempuh pendidikan kuliner di Prancis, latar belakang yang sama dengan Chef Dennis. “Kita sepakat untuk memilih background kalau Dennis itu lulusan sekolah chef di Prancis. Dari sana saya banyak bicara (riset) ke teman yang lulusan Prancis. Mereka juga memberikan beberapa input. Lalu dimaksimalkan lagi di workshop-nya yang juga panjang. Di rumah saya sering latihan,” ujarnya.

Itulah tadi cerita Deva Mahenra yang rela membeli pisau mahal demi menjadi chef terbaik di serial Luka, Makan, Cinta. Wah, jadi semakin tidak sabar ya untuk nonton!










Discussion about this post