klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Bisnis

Target kinerja Satria Mega (SOTS) 2026: Pendapatan meningkat, kerugian berkurang

Redaksi by Redaksi
15 Juli 2026 - 03:27
Reading Time: 3 mins read
0
Target kinerja Satria Mega (SOTS) 2026: Pendapatan meningkat, kerugian berkurang



CO.ID – JAKARTA.

PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) menunjukkan perbaikan kinerja di tengah tantangan makroekonomi dan dinamika industri perhotelan sepanjang 2025. Dalam paparan publik tahunan yang digelar pada 30 Juni 2026, manajemen menyampaikan bahwa perseroan berhasil menekan rugi bersih melalui langkah efisiensi operasional dan optimalisasi aset.

“Di tengah tantangan makroekonomi dan dinamika industri perhotelan, Perseroan berhasil menunjukkan resiliensi yang kuat serta komitmen tinggi terhadap efisiensi operasional dan optimalisasi nilai aset,” jelas manajemen dalam paparan publik, Selasa (30/6/2026).

Pada tahun buku 2025, pendapatan usaha SOTS tercatat sebesar Rp20,73 miliar. Angka ini dipengaruhi oleh penyesuaian pasar terhadap tarif rata-rata kamar (average room rate/ARR) dan tingkat okupansi.

Meski demikian, rugi tahun berjalan berhasil ditekan sebesar 5,94% menjadi Rp 15,63 miliar, dari sebelumnya Rp 16,61 miliar pada 2024. Perbaikan bottom line ini ditopang oleh efisiensi biaya, di antaranya penurunan beban lain-lain (bersih) sebesar 38,00% menjadi Rp 4,59 miliar. Selain itu, beban pajak juga turun signifikan sebesar 53,06% menjadi Rp 215,57 juta.

Dari sisi belanja modal, SOTS juga menerapkan strategi yang lebih selektif. Sepanjang 2025, capex tercatat sebesar Rp 979,95 juta, turun 32,07% dibandingkan realisasi 2024 sebesar Rp 1,44 miliar. Penurunan capex ini mencerminkan upaya manajemen dalam menjaga efisiensi tanpa mengorbankan kualitas layanan.

Memasuki 2026, SOTS juga melakukan langkah strategis untuk memperkuat likuiditas melalui divestasi aset non-operasional. Pada kuartal I-2026, Satria Mega Kencana merealisasikan penjualan aset tetap berupa villa di Kepulauan Seribu senilai Rp 37,50 miliar kepada pihak afiliasi. Dari transaksi tersebut, SOTS membukukan keuntungan sebesar Rp 17,41 miliar sebelum revaluasi, atau Rp 3,37 miliar setelah revaluasi.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

“Langkah strategis ini meningkatkan likuiditas dan memperkokoh struktur permodalan Perusahaan,” kata manajemen.

Untuk prospek 2026, manajemen memasang target pertumbuhan kinerja yang lebih baik. SOTS membidik pendapatan sebesar Rp 25,35 miliar pada tahun ini. Seiring dengan keberlanjutan program efisiensi, rugi bersih juga diproyeksikan menyusut menjadi Rp 11,64 miliar.

“Perseroan optimistis dapat terus meningkatkan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan,” tutup manajemen.

Adapun pada kuartal I-2026, kinerja awal menunjukkan perbaikan. Pendapatan tercatat meningkat 10,5% secara tahunan atau naik Rp 470 juta, dengan laba bersih sebesar Rp 625 juta.

Strategi Efisiensi dan Optimisasi Aset

Beberapa strategi utama yang diterapkan oleh SOTS untuk meningkatkan kinerja antara lain:

  • Efisiensi Operasional: Pengurangan beban lain-lain dan beban pajak yang signifikan. Hal ini memberikan dampak positif pada laba bersih.
  • Optimalisasi Aset: Manajemen melakukan penjualan aset non-operasional seperti villa di Kepulauan Seribu untuk meningkatkan likuiditas.
  • Strategi Belanja Modal: Pengurangan belanja modal (capex) yang dilakukan secara selektif agar tidak mengganggu kualitas layanan.

Proyeksi Kinerja Tahun 2026

Tahun 2026 menjadi tahun penting bagi SOTS karena berbagai strategi yang telah dijalankan mulai menunjukkan hasil. Berikut proyeksi kinerja yang diharapkan:

  • Pendapatan Usaha: Target sebesar Rp 25,35 miliar.
  • Rugi Bersih: Diproyeksikan menyusut menjadi Rp 11,64 miliar.
  • Likuiditas: Diperkuat melalui divestasi aset non-operasional.

Kinerja Awal Tahun 2026

Kuartal I-2026 menunjukkan perkembangan positif. Beberapa indikator kinerja yang mencerminkan perbaikan antara lain:

  • Peningkatan Pendapatan: Naik sebesar 10,5% secara tahunan atau sebesar Rp 470 juta.
  • Laba Bersih: Tercatat sebesar Rp 625 juta.

Analisis Grafik Kinerja SOTS



SOTS Chart

by TradingView

Grafik kinerja SOTS menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, terutama dalam hal pengurangan rugi bersih dan peningkatan likuiditas. Data historis menunjukkan bahwa langkah-langkah strategis yang diambil oleh manajemen mulai membuahkan hasil yang nyata.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Sindiran Durian Lawrence Wong Memantik Komentar Warganet Singapura soal Kabut Asap dari Indonesia
Bisnis

Sindiran Durian Lawrence Wong Memantik Komentar Warganet Singapura soal Kabut Asap dari Indonesia

14 Oktober 2026 - 12:44
BEI Perluas Metodologi HSC, 19 Saham Masuk Daftar dan Tekan Sentimen Pasar
Bisnis

BEI Perluas Metodologi HSC, 19 Saham Masuk Daftar dan Tekan Sentimen Pasar

14 Oktober 2026 - 06:33
Said Iqbal: Kenaikan UMP Tak Identik dengan PHK dan Penutupan Pabrik
Bisnis

Said Iqbal: Kenaikan UMP Tak Identik dengan PHK dan Penutupan Pabrik

13 Oktober 2026 - 18:11
Harga emas Antam di Pegadaian naik Rp2.000 per gram pada 13 Oktober 2026
Bisnis

Harga emas Antam di Pegadaian naik Rp2.000 per gram pada 13 Oktober 2026

13 Oktober 2026 - 11:07
MedcoEnergi Tambah Kepemilikan 10 Persen di Empat PSC Migas Cekungan Kutai
Bisnis

MedcoEnergi Tambah Kepemilikan 10 Persen di Empat PSC Migas Cekungan Kutai

13 Oktober 2026 - 04:03
Asing Masih Net Sell di Sesi I, GOTO Paling Diburu di Tengah Tekanan IHSG
Bisnis

Asing Masih Net Sell di Sesi I, GOTO Paling Diburu di Tengah Tekanan IHSG

13 Oktober 2026 - 00:31
Next Post
Enam Fakta Mengerikan Latsarmil Calon Manajer Kopdes yang Tewaskan Lima Orang

Enam Fakta Mengerikan Latsarmil Calon Manajer Kopdes yang Tewaskan Lima Orang

Clomid y Péptidos en el Culturismo: Todo lo que Necesitas Saber

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com