klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Bisnis

Mekanisme pasar dorong SPBU swasta naikkan harga BBM nonsubsidi

Redaksi by Redaksi
7 Mei 2026 - 14:41
Reading Time: 3 mins read
0
Mekanisme pasar dorong SPBU swasta naikkan harga BBM nonsubsidi

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Dampak dari Kenaikan Harga Minyak Dunia

Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mengalami kenaikan. Hal ini berlaku baik untuk BBM yang dijual oleh SPBU Pertamina maupun SPBU swasta. Kenaikan harga tersebut disebabkan oleh kenaikan harga minyak dunia yang terus berlangsung.

Eddy Soeparno, anggota Komisi XII DPR RI, menyatakan bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi adalah hal yang wajar. Menurutnya, harga minyak dunia saat ini masih terus meningkat, sehingga perlu dilakukan penyesuaian harga.

Selain Pertalite dan Solar, harga BBM lainnya mengikuti harga pasar. Jika tidak dinaikkan, maka akan menjadi beban bagi pemerintah serta Pertamina dan badan usaha swasta lainnya.

“BBM nonsubsidi harus menyesuaikan dengan kondisi harga di pasaran. Jadi, tidak heran kalau ada kenaikan dari BBM nonsubsidi. Kalau dibiarkan dengan harga lama, tentu akan menjadi beban bagi Pertamina dan juga APBN. Bagi badan usaha swasta, saya rasa mungkin juga sama,” ujar Eddy kepada wartawan.

Sebelumnya, Pertamina telah menaikkan harga Pertamax Turbo dan Pertamina Dex pada pertengahan April 2026. Penyesuaian harga tersebut diikuti oleh sejumlah SPBU swasta seperti BP Indonesia dan VIVO pada awal Mei 2026 ini.

Untuk BP, harga BP Ultimate Diesel (CN51) ditetapkan sebesar Rp 30.890 per liter atau naik sebesar Rp 5.430. Harga yang sama juga ditetapkan VIVO untuk Primus Plus (CN 51) sebesar Rp 30.890 per liter, juga naik sebesar Rp 5.430.

Pekan ini, Pertamina baru melakukan penyesuaian harga untuk BBM nonsubsidi Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara itu, Pertamax dan Pertamax Green tetap stabil. Demikian pula dengan BBM subsidi Pertalite dan Bio Solar.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Berikut rincian harga BBM nonsubsidi:

  • Pertalite (RON 90): Rp 10.000 per liter (tetap)
  • Bio Solar (CN 48): Rp 6.800 per liter (tetap)
  • Pertamax (RON 92): Rp 12.300 per liter (tetap)
  • Pertamax Green (RON 95): Rp 12.900 per liter (tetap)
  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp 19.900 per liter – naik Rp 500 dibandingkan harga 18 April 2026
  • Dexlite (CN 51): Rp 26.000 per liter – naik Rp 2.400 dibandingkan harga 18 April 2026
  • Pertamina Dex (CN 53): Rp 27.900 per liter – naik Rp 4.000 dibandingkan harga 18 April 2026

Eddy menyebut bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi yang mengikuti mekanisme pasar bukanlah hal yang mengagetkan. Ia menegaskan bahwa pada waktu tertentu, harga tersebut akan disesuaikan jika harga minyak global turun.

Wakil Ketua MPR RI itu juga mendorong pemerintah untuk terus mengambil langkah strategis agar ketahanan energi nasional lebih kuat terhadap ancaman krisis. Eddy berharap pemerintah dan Pertamina mampu mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi impor secara signifikan, sehingga ketika ada krisis energi global, ketahanan energi nasional menjadi lebih kuat dan mandiri.

“Bagaimanapun, dengan ketergantungan yang masih tinggi terhadap energi fosil, khususnya yang dipengaruhi oleh pasar global, maka setiap gejolak harga minyak dunia akan selalu berpotensi menekan perekonomian kita,” kata Eddy.

Eddy menambahkan bahwa pengembangan energi terbarukan seperti panas bumi, tenaga surya, angin, dan bioenergi berbasis sumber daya dalam negeri perlu terus dipercepat. Dia menilai langkah itu sangat penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi impor dan menjaga perekonomian dari dampak fluktuasi global.

Selain mengurangi ketergantungan impor dan dampak krisis global, Eddy menilai percepatan transisi energi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bersih.

“Saya yakin dan percaya urgensi mewujudkan ketahanan energi sama pentingnya dengan upaya mewujudkan ketahanan nasional. Transisi energi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan,” kata Eddy.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

IHSG Turun ke 6.009 Saat Pasar Mencerna Perombakan Kabinet Prabowo-Gibran
Bisnis

IHSG Turun ke 6.009 Saat Pasar Mencerna Perombakan Kabinet Prabowo-Gibran

1 Oktober 2026 - 22:55
Dunia Usaha Minta Reshuffle Prabowo Tak Mengganggu Arah Kebijakan Ekonomi
Bisnis

Dunia Usaha Minta Reshuffle Prabowo Tak Mengganggu Arah Kebijakan Ekonomi

1 Oktober 2026 - 20:55
TLKM dan VISI Kompak Melemah Usai RUPSLB, Pasar Soroti Arah Baru Bisnis Keduanya
Bisnis

TLKM dan VISI Kompak Melemah Usai RUPSLB, Pasar Soroti Arah Baru Bisnis Keduanya

1 Oktober 2026 - 09:48
Harga BBM Pertamina per 1 Oktober 2026 Masih Bertahan, Pertamax dan Pertalite Belum Naik
Bisnis

Harga BBM Pertamina per 1 Oktober 2026 Masih Bertahan, Pertamax dan Pertalite Belum Naik

1 Oktober 2026 - 07:47
Telkom Ganti Direktur Utama, Nanang Hendarno Resmi Pimpin Perseroan
Bisnis

Telkom Ganti Direktur Utama, Nanang Hendarno Resmi Pimpin Perseroan

30 September 2026 - 22:18
Crossing Saham BBCA Tembus Rp 3,06 Triliun di Tengah Isu Pasar soal Haji Isam
Bisnis

Crossing Saham BBCA Tembus Rp 3,06 Triliun di Tengah Isu Pasar soal Haji Isam

30 September 2026 - 20:47
Next Post
Matheus Cunha Apresiasi Aura Carrick Usai Bantu MU Kalahkan Liverpool

Matheus Cunha Apresiasi Aura Carrick Usai Bantu MU Kalahkan Liverpool

Tagihan Listrik April 2026 Melonjak, PLN Pastikan Bukan Karena Tarif, Ini Penjelasannya

Tagihan Listrik April 2026 Melonjak, PLN Pastikan Bukan Karena Tarif, Ini Penjelasannya

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com