klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Bisnis

Satu Minggu Pasca Rapat, Harga Minyakita di Pekanbaru Masih Mahal

Redaksi by Redaksi
7 Mei 2026 - 12:55
Reading Time: 3 mins read
0
Satu Minggu Pasca Rapat, Harga Minyakita di Pekanbaru Masih Mahal

Pemerintah Kota Pekanbaru Periksa Distributor Minyak Goreng

Pemerintah Kota Pekanbaru telah menggelar pertemuan dengan para distributor minyak goreng pada 27 April 2026 untuk menelusuri lonjakan harga yang terjadi di pasar. Sepekan setelahnya, harga minyak goreng bersubsidi Minyakita masih bertahan tinggi di beberapa pasar di kota tersebut, bahkan melebihi Rp20 ribu per liter.

Berdasarkan pantauan yang dilakukan, keterbatasan pasokan menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan kenaikan harga. Yuni, seorang pedagang eceran di Pasar Selasa, Simpang Baru, Pekanbaru, mengungkapkan bahwa pasokan yang ia terima tidak stabil dan jauh dari jumlah yang diminta oleh konsumen.

“Kami hanya menerima 15 karton kemarin, dan itu pun dalam dua kali pengantaran. Kami meminta 30 karton, tetapi hanya diberi 15. Barangnya tidak pasti kapan masuk, tergantung dari panggilan dari distributor,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Dari jumlah tersebut, komposisi barang juga tidak seimbang. Minyak kemasan dua liter lebih banyak dibanding satu liter, meskipun kemasan satu liter lebih diminati oleh pembeli. Dalam seminggu terakhir, stok yang tersisa hanya dua karton berukuran dua liter.

Keterbatasan stok ini langsung memengaruhi harga jual. Untuk kemasan satu liter, Yuni kini menjual di kisaran Rp20 ribu, naik dari sebelumnya Rp18 ribu. Sementara kemasan dua liter dijual Rp42 ribu, dari harga lama Rp35 ribu hingga Rp38 ribu.

“Kami hanya ikut harga pasar saja. Semua minyak naik, bukan hanya Minyakita, merek lain juga,” katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa kenaikan harga sudah terjadi selama hampir sebulan terakhir, dipicu oleh meningkatnya biaya distribusi dan bahan pendukung seperti plastik, serta kenaikan harga bahan bakar.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Kenaikan harga ini turut berdampak pada daya beli masyarakat. Menurut Yuni, jumlah pembeli mengalami penurunan sejak harga minyak goreng naik. Padahal sebelumnya, dalam sebulan ia bisa menjual hingga 30 dus, bahkan sering ada pembeli yang membeli dalam jumlah besar.

Di sisi lain, hasil inspeksi mendadak yang dilakukan Satgas Saber Harga Pangan Kota Pekanbaru ke sejumlah gudang distributor di Pergudangan Avian, Jalan Siak II (30/4/2026), tidak menemukan adanya praktik penimbunan.

Staf Ahli Wali Kota Pekanbaru Bidang Perekonomian dan Pembangunan Abdul Jamal menyampaikan bahwa pengecekan dilakukan untuk memastikan penyebab kelangkaan Minyakita yang memicu kenaikan harga di pasaran.

“Dari pabrikan, disebutkan harga sesuai dengan ketentuan. Makanya kita turun melakukan pengecekan,” ucapnya.

Ia menegaskan secara umum minyak goreng tidak langka karena produk lain masih tersedia. Namun, khusus Minyakita memang mengalami kenaikan harga yang signifikan.

Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Pekanbaru, Dinal Husna, mengungkapkan bahwa kekosongan stok terjadi di tingkat distributor. Menurutnya, para distributor mengaku belum mendapatkan alokasi dari produsen, salah satunya Wilmar Nabati Indonesia, yang saat ini memprioritaskan penyaluran Minyakita untuk kebutuhan Perum Bulog.

Kondisi ini turut diperkuat dalam rapat koordinasi yang digelar Pemko Pekanbaru bersama distributor dan produsen. Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa alokasi Minyakita untuk pasar umum berkurang karena sebagian besar produksi dialihkan untuk program bantuan pangan dan stabilisasi pasokan.

Pemerintah kota pun berencana menyurati kementerian terkait guna meminta tambahan alokasi Minyakita untuk Pekanbaru, agar distribusi di tingkat masyarakat kembali normal.

“Jadi, kita akan menyurati kementerian terkait melalui Disperindag, supaya untuk di Kota Pekanbaru ditambah alokasi Minyakita,” jelas Dinal.

Meski demikian, Pemko tetap mengimbau para pedagang untuk menjual Minyakita sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter, meskipun pasokan yang diterima terbatas.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

IHSG Turun ke 6.009 Saat Pasar Mencerna Perombakan Kabinet Prabowo-Gibran
Bisnis

IHSG Turun ke 6.009 Saat Pasar Mencerna Perombakan Kabinet Prabowo-Gibran

1 Oktober 2026 - 22:55
Dunia Usaha Minta Reshuffle Prabowo Tak Mengganggu Arah Kebijakan Ekonomi
Bisnis

Dunia Usaha Minta Reshuffle Prabowo Tak Mengganggu Arah Kebijakan Ekonomi

1 Oktober 2026 - 20:55
TLKM dan VISI Kompak Melemah Usai RUPSLB, Pasar Soroti Arah Baru Bisnis Keduanya
Bisnis

TLKM dan VISI Kompak Melemah Usai RUPSLB, Pasar Soroti Arah Baru Bisnis Keduanya

1 Oktober 2026 - 09:48
Harga BBM Pertamina per 1 Oktober 2026 Masih Bertahan, Pertamax dan Pertalite Belum Naik
Bisnis

Harga BBM Pertamina per 1 Oktober 2026 Masih Bertahan, Pertamax dan Pertalite Belum Naik

1 Oktober 2026 - 07:47
Telkom Ganti Direktur Utama, Nanang Hendarno Resmi Pimpin Perseroan
Bisnis

Telkom Ganti Direktur Utama, Nanang Hendarno Resmi Pimpin Perseroan

30 September 2026 - 22:18
Crossing Saham BBCA Tembus Rp 3,06 Triliun di Tengah Isu Pasar soal Haji Isam
Bisnis

Crossing Saham BBCA Tembus Rp 3,06 Triliun di Tengah Isu Pasar soal Haji Isam

30 September 2026 - 20:47
Next Post
Iran Tunjukkan Ancaman, Tembak Kapal AS di Selat Hormuz, AS Nolak Laporan

Iran Tunjukkan Ancaman, Tembak Kapal AS di Selat Hormuz, AS Nolak Laporan

BPS: Mobilitas Masyarakat Kuartal I-2026 Naik 13,14%, Wisnus 319,51 Juta Perjalanan

BPS: Mobilitas Masyarakat Kuartal I-2026 Naik 13,14%, Wisnus 319,51 Juta Perjalanan

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com