BATAM, KLIKKEPRI.com – Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin mengikuti Konferensi Pers TNI Angkatan Laut terkait pengungkapan penyelundupan narkotika jenis ketamine seberat 1,3 ton dari kapal asing MV King Sun berbendera Tanzania di Gedung Serba Guna (GSG) Raja Haji Fisabilillah Kodaeral IV, Batam, Minggu (9/8/2026).
Konferensi pers tersebut dipimpin oleh Panglima Koarmada RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata dan dihadiri Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Haris Bima Bayuseto, serta jajaran pimpinan instansi terkait.
Pengungkapan berawal dari deteksi radar KRI Kerambit-627 pada 6 Agustus 2026 yang menghentikan MV King Sun di perairan Batam.
Pemeriksaan gabungan antara TNI AL, BNN, Bea Cukai, BIN, dan Bareskrim Polri menggunakan digital forensic serta X-Ray berhasil menemukan 65 karung berisi 1,3 ton ketamine yang disembunyikan di kompartemen bawah lambung kapal.
Petugas mengamankan barang bukti senilai Rp1,95 triliun hingga Rp4,55 triliun tersebut beserta delapan ABK asing yang terdiri dari satu warga Taiwan dan tujuh warga Myanmar.
Keberhasilan penangkapan ini diperkirakan berhasil menyelamatkan sekitar 6,5 juta jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika.
“Polda Kepri akan terus memperkuat sinergi dengan TNI AL, BNN, Bea Cukai, BIN, Bareskrim Polri, dan seluruh instansi terkait. Wilayah Kepulauan Riau memiliki karakteristik geografis yang sangat luas dan berbatasan langsung dengan sejumlah negara, sehingga pengawasan dan kewaspadaan terhadap jalur laut harus terus ditingkatkan. Kami berkomitmen untuk bersama-sama mencegah masuk dan beredarnya narkotika di wilayah Kepulauan Riau.” ujar Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin.
Saat ini delapan awak kapal asing tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik gabungan.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Nona Pricillia Ohei mengimbau masyarakat untuk mendukung pengawasan wilayah pesisir serta memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 jika menemukan indikasi tindak kejahatan di perairan. (din)










Discussion about this post