BATAM, KLIKKEPRI.com — Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Dr. Muhammad Mustofa, menghadiri upacara dan acara pisah sambut Komandan Batalyon Infanteri 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha (Danyonif 10 Mar/SBY) di Pulau Setokok, Minggu (19/7/2026).
Kegiatan serah terima tongkat komando yang digelar bersama Sahabat Marinir tersebut berlangsung khidmat di Lapangan Tembak Pistol Yonif 10 Marinir/SBY, Sabtu (18/7/2026) kemarin.
Jabatan Danyonif 10 Marinir/SBY kini resmi beralih dari pejabat lama Letkol Marinir Aris Wibiatmoko kepada pejabat baru Letkol Marinir Hariono.
Letkol Marinir Aris Wibiatmoko selanjutnya akan mengemban amanah baru yang strategis sebagai Komandan Detasemen Intai Amfibi 1 Marinir.
Sementara itu, Letkol Marinir Hariono siap memimpin penuh pasukan penjaga kedaulatan di wilayah perbatasan Batam.
“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Batam, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi luar biasa Letkol Marinir Aris Wibiatmoko dan dukungannya dalam bersinergi membangun Kota Batam selama ini. Kami juga mengucapkan selamat dan sukses atas amanah baru beliau sebagai Komandan Detasemen Intai Amfibi 1 Marinir. Semoga silaturahmi yang telah lama terjalin erat ini tetap terjaga dengan baik,” ujar Anggota Komisi I DPRD Kota Batam Dr. Muhammad Mustofa, Minggu (19/7/2026).
Mustofa juga memberikan ucapan selamat datang yang hangat kepada Letkol Marinir Hariono selaku pucuk pimpinan baru di markas petarung Yonif 10 Marinir/SBY.
Ia menaruh harapan besar agar estafet kepemimpinan yang baru ini dapat terus memperkuat barisan sinergitas bersama DPRD Batam, Pemerintah Kota, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat setempat.
Menurut politisi senior ini, kolaborasi yang kokoh antara TNI dengan pemangku kepentingan di daerah merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.
Situasi wilayah yang aman dan kondusif secara tidak langsung akan meningkatkan kepercayaan para investor global untuk menanamkan modal di Kota Batam.
Usai mengikuti seluruh rangkaian prosesi formal pisah sambut, Dr. Muhammad Mustofa juga berkesempatan menguji ketangkasan dan akurasi menembak di Lapangan Tembak Yonif 10 Marinir.
Didampingi para perwira, ia menjajal langsung kemampuan membidik sasaran menggunakan senjata api laras panjang yang menjadi salah satu alutsista utama prajurit Satria Bhumi Yudha.(***)










Discussion about this post