BATAM, KLIKKEPRI.com – Pemerintah Kota Batam bergerak cepat menindaklanjuti kondisi Daniel Perangin Angin, warga Sagulung yang lumpuh selama 10 tahun. Jajaran Pemko Batam melakukan kunjungan langsung ke kediaman Daniel di Kaveling Sagulung Mandiri, RT 01/RW 10, Kelurahan Sungai Pelunggut, Jumat 5/6/2026.
Tim yang turun terdiri dari Kecamatan Sagulung, Kelurahan Sungai Pelunggut, dan Dinas Sosial Kota Batam. Tujuan kunjungan untuk asesmen sosial, verifikasi lapangan, serta memastikan Daniel masuk program bantuan yang tepat sasaran. Kebutuhan yang diidentifikasi meliputi jaminan sosial, layanan kesehatan, kursi roda khusus, dan alat bantu mobilitas.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan pemerintah wajib hadir untuk kelompok rentan dan penyandang disabilitas. Ia merujuk UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan memerintahkan camat, lurah, serta Dinsos lebih proaktif menjangkau warga yang membutuhkan.
“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat. Hak atas kesehatan dan kesejahteraan warga harus dipenuhi,” ujar Amsakar.
Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menambahkan akses layanan kesehatan dan rehabilitasi jadi prioritas. Pemko akan mengoptimalkan sinergi BPJS, jaminan kesehatan daerah, dan bansos agar tidak ada warga terkendala biaya terapi atau alat bantu.
Kepala Dinsos Batam melalui Sekretaris Chitra Widyia menyebut kunjungan ini tindak lanjut informasi masyarakat dan media. Sekretaris Camat Sagulung Yanuar Pribadi dan Lurah Sungai Pelunggut Rasman Afandi memimpin rombongan di lapangan, dibantu tenaga PKH dan tim pendata.
Hasil asesmen awal mencatat Daniel mulai mengalami kekakuan otot sejak SMA 2016. Dinsos akan mengusulkan bantuan ke Kementerian Sosial RI setelah verifikasi data selesai.
Keluarga Daniel, Vivi Wati br Sidabutar, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah setelah 10 tahun merawat mandiri. “Kami berharap Daniel segera dapat bantuan untuk pengobatan dan terapi,” ujarnya.
Langkah ini menjadi bagian komitmen Pemko Batam memperkuat layanan sosial inklusif dan memastikan pemerataan akses pelayanan publik. ***










Discussion about this post