Joel Esteban, pembalap Level UP – MTA, mengungkapkan rasa kecewa terhadap hasil yang diperolehnya dalam seri balap keempat Moto3 2026 di Sirkuit Jerez, Spanyol. Meskipun tampil cukup baik sejak sesi latihan hingga kualifikasi, Joel menghadapi tantangan berat selama balapan.
Pembalap asal Spanyol ini memulai balapan dari posisi ke-4 di grid dan berharap bisa meraih hasil terbaik di sirkuit kandangnya. Namun, ia mengaku kesulitan dalam menghadapi karakter tikungan-tikungan cepat yang membuatnya kehilangan waktu signifikan. Akhirnya, Joel hanya mampu finis di posisi ke-10 pada Moto3 Spanyol 2026.
Selain itu, Joel juga menjadi salah satu pembalap yang disalip oleh Veda Ega Pratama dari Honda Team Asia. Veda melakukan akselerasi luar biasa dari posisi ke-17 di grid hingga berhasil menyelesaikan balapan di posisi keenam.
“Saya tidak puas dengan hasilnya. Setelah akhir pekan yang bagus di Jerez, balapan ini menjadi rumit,” ujar Joel Esteban.
Ia menambahkan, “Saya tidak merasa nyaman di tikungan-tikungan cepat dan kehilangan banyak waktu di sektor itu.”
Joel berharap bisa terus bekerja keras agar bisa tampil lebih kuat di Le Mans dan melanjutkan tren positif yang telah dibangun.
Sebelumnya, Joel sudah dua kali gagal finis pada awal musim ini. Pada balapan Moto3 Amerika, ia gagal menyelesaikan balapan setelah terkena dampak dari kecelakaan Veda saat balapan memasuki lap kelima. Keduanya berada di posisi keenam dan ketujuh saat insiden terjadi.
Veda mengalami highside, dan Joel yang berada di belakangnya ikut terjatuh. Meski sempat melanjutkan balapan, Joel harus kembali ke pit setelah menyelesaikan sembilan lap karena mengalami sakit punggung akibat insiden tersebut.
“Ada seorang pembalap yang membuat sedikit kekacauan di grup, tapi saya berhasil maju ke depan dan mengejar para pemimpin,” kata Joel setelah Moto3 Amerika pada akhir Maret.
Namun, di lap ketiga atau keempat, pembalap di depan mengalami highside dan Joel tidak bisa menghindarinya.
“Saya mencoba melanjutkan, tapi leher dan punggung saya sangat sakit dan saya tidak bisa menyelesaikan balapan,” ujarnya.
Joel masih menargetkan podium perdana sejak debutnya di Moto3 pada tahun 2024. Raihan terbaiknya adalah finis keempat tiga kali pada GP Prancis 2024, GP Australia 2025, dan GP Portugal 2025.
Manajer tim Level UP – MTA, Alessandro Tonucci, menyampaikan harapan kepada Joel untuk menunjukkan performa yang lebih baik.
“Joel finis di 10 besar, tapi kami mengharapkan lebih, potensi untuk masuk lima besar ada,” kata Tonucci setelah Moto3 Spanyol 2026.
Menurutnya, secara umum, akhir pekan ini memberikan sinyal positif atas kerja yang telah dilakukan. Namun, ia menekankan bahwa tim harus terus berusaha agar kedua pembalap bisa berada di depan.










Discussion about this post