BATAM, KLIKKEPRI.com – Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyambut kunjungan kerja Forkopimda Kabupaten Bangli, Bali di Kantor Wali Kota Batam, Senin 27/4/2026.
Rombongan dipimpin Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar.
Kunjungan ini bertujuan studi komparasi dua hal, strategi menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat heterogen dan pengembangan digitalisasi layanan publik yang telah berjalan di Batam.
Wayan Diar mengapresiasi integrasi layanan publik berbasis digital di Batam.
Dengan penduduk sekitar 260 ribu jiwa dan sektor pertanian sebagai tulang punggung, Bangli ingin mengadopsi praktik baik tersebut.
“Kami tertarik mempelajari digitalisasi Batam, terutama layanan administrasi kependudukan yang sudah pakai sistem barcode. Meski karakter daerah berbeda, semangat inovasinya akan kami coba terapkan,” kata Wayan.
Ia juga memperkenalkan potensi wisata Bangli seperti Danau Batur dan Desa Penglipuran, serta mengundang Pemko Batam berkunjung.
Menanggapi itu, Amsakar menegaskan kondusivitas daerah adalah kunci investasi dan pariwisata di Batam.
“Batam sangat multikultural. Pemko bersama Forkopimda aktif hadir di kegiatan keagamaan untuk menjaga kebersamaan,” ujarnya.
Menurutnya, harmoni sosial jadi fondasi mewujudkan visi Batam sebagai bandar dunia madani yang modern dan berkelanjutan.
Amsakar turut memaparkan perkembangan Batam dari era Otorita hingga kebijakan ex-officio yang memperkuat sinergi Pemko dan BP Batam.
Capaian makro 2025 juga disampaikan, pertumbuhan ekonomi 6,88.persen, realisasi investasi Rp69,3 triliun melampaui target, IPM 83,8, dan kemiskinan turun dari 4,85% jadi 3,81 persen.
Secara fiskal, Batam masuk lima besar nasional kemandirian daerah dengan PAD menyumbang 58 persen APBD.
Untuk layanan publik, Amsakar mengajak rombongan meninjau Mal Pelayanan Publik Batam.
MPP itu mengintegrasikan lebih dari 1.400 jenis layanan, termasuk layanan kependudukan berbasis barcode dan dashboard digital investasi.
“Tidak ada daerah yang paling unggul. Yang ada adalah saling berbagi praktik baik untuk kemajuan bersama,” tutup Amsakar.
Pertemuan dihadiri Sekda Kota Batam, pimpinan OPD, unsur Forkopimda Batam, serta jajaran perangkat daerah Kabupaten Bangli.***









Discussion about this post