klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Local

Perawat Daycare di Yogyakarta Diduga aniaya Balita, Anak Diikat dan Dikunci di Kamar Mandi

Redaksi by Redaksi
28 April 2026 - 11:55
Reading Time: 2 mins read
0
Perawat Daycare di Yogyakarta Diduga aniaya Balita, Anak Diikat dan Dikunci di Kamar Mandi
Buy JNews
ADVERTISEMENT

Kasus Kekerasan di Daycare Yogyakarta Menggemparkan Masyarakat

Sebuah kasus yang menyentuh hati kembali terjadi di Yogyakarta. Kali ini, kejadian tersebut viral dan menimbulkan reaksi keras dari masyarakat. Seorang perawat daycare bernama Little Aresha yang berada di Jalan Pakel Baru Utara Nomor 27, Sorosutan, Umbulharjo diduga melakukan tindakan tidak manusiawi terhadap sejumlah balita.

Kasus ini memicu respons cepat dari aparat kepolisian. Pada Jumat (24/4/2026) sore, Satuan Reserse Kriminal Polresta Yogyakarta melakukan penggerebekan terhadap daycare tersebut. Langkah tersebut diambil setelah dugaan adanya pelanggaran hukum mencuat di media sosial dan memicu kemarahan publik secara luas.

Menurut informasi yang diperoleh, Kompol Rizky Adrian, Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, menyatakan bahwa penggerebekan memang sudah dilakukan. Polisi menduga ada praktik perlakuan tidak layak terhadap anak-anak, termasuk tindakan diskriminatif, kekerasan, dan penelantaran.

”Diduga kuat (perawat daycare Little Aresha) memperlakukan anak secara diskriminatif atau menempatkan, membiarkan, melibatkan, maupun menyuruh anak dalam situasi perlakuan salah, penelantaran atau kekerasan terhadap anak,” ujar dia.

Hal serupa juga disampaikan oleh Kapolresta Yogyakarta, Kombes Eva Guna Pandia. Dia menjelaskan bahwa penggerebekan daycare tersebut adalah bagian dari proses penegakan hukum. Saat ini, daycare tersebut sudah disegel oleh aparat kepolisian di Yogyakarta.

Peristiwa Awal yang Memicu Kekhawatiran

Awalnya, isu ini muncul melalui unggahan di media sosial Threads. Informasi awal yang diunggah oleh pemilik akun @veronicarosita_ menyebutkan adanya keramaian di area daycare hingga pemasangan police line oleh polisi. Informasi tersebut lantas memancing respons besar dari warganet.

Dalam waktu singkat, unggahan tersebut dipenuhi ratusan komentar serta lebih dari seribu tanda suka. Beberapa pengguna Threads turut membagikan tautan lokasi daycare di Google Maps.

Saat masih dapat diakses, halaman Google Maps tersebut ramai dengan ulasan warganet. Namun, tak lama kemudian, Google Maps, akun media sosial, hingga website daycare dilaporkan tidak dapat diakses oleh publik. Salah satu ulasan yang sempat terbaca mengungkapkan adanya tindakan kekerasan terhadap anak-anak.

Beberapa contoh tindakan yang dilaporkan antara lain kaki dan tangan anak diduga diikat, anak-anak dikunci di dalam kamar, serta balita yang hanya disuruh tidur di lantai. Salah satu wali murid, HF, mengungkapkan bahwa keponakannya yang berusia 3,5 tahun sudah menunjukkan gelagat ketakutan sejak awal dititipkan di daycare tersebut.

”Baru masuk satu hari, di hari kedua anak sudah ketakutan. Setiap mau berangkat selalu bilang tidak mau, enggak mau. Intinya dia takut sekali untuk masuk ke sana,” katanya.

Meski tidak ditemukan luka fisik, HF menyampaikan bahwa keponakannya mengalami trauma secara psikis sehingga dipindahkan ke sekolah lain di kawasan Rejowinangun.

Penyelidikan Lebih Lanjut Dilakukan

Polisi menegaskan akan mendalami kasus tersebut secara menyeluruh. Proses penyelidikan akan melibatkan pemeriksaan saksi, bukti-bukti, serta kemungkinan adanya pelanggaran hukum berat. Dengan adanya laporan-laporan yang bermunculan, masyarakat sangat berharap agar kasus ini bisa segera diselesaikan dengan adil dan transparan.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

104 Ribu Keluarga di Batang Terima Bantuan Pangan, 3 Kecamatan Menanti
Local

104 Ribu Keluarga di Batang Terima Bantuan Pangan, 3 Kecamatan Menanti

2 Juni 2026 - 20:49
Pencarian Dramatis: Basarnas Selami Ponton Palangka Raya untuk Korban Tenggelam
Local

Pencarian Dramatis: Basarnas Selami Ponton Palangka Raya untuk Korban Tenggelam

2 Juni 2026 - 18:57
Nanang Gasak Rokok Minimarket Brebes untuk Kambing Kurban
Local

Nanang Gasak Rokok Minimarket Brebes untuk Kambing Kurban

2 Juni 2026 - 18:50
Sukabumi-Bocimi: Jakarta Tumpah Ruah, Cibadak Macet Parah
Local

Sukabumi-Bocimi: Jakarta Tumpah Ruah, Cibadak Macet Parah

2 Juni 2026 - 18:04
Mobil Berplat B Dipalak di Bandung, Dedi Mulyadi: Cari Kerja Halal
Local

Mobil Berplat B Dipalak di Bandung, Dedi Mulyadi: Cari Kerja Halal

2 Juni 2026 - 17:51
Prediksi Cuaca Bengkulu 1 Juni 2026: Langit Berawan Merata
Local

Prediksi Cuaca Bengkulu 1 Juni 2026: Langit Berawan Merata

2 Juni 2026 - 16:19
Next Post
Pemkab Bulungan Siap Kembangkan Pelabuhan Tanah Kuning

Pemkab Bulungan Siap Kembangkan Pelabuhan Tanah Kuning

Hukum Kurban Bersama di Idul Adha, Bolehkah Bagi Biaya? Ini Jawabannya

Hukum Kurban Bersama di Idul Adha, Bolehkah Bagi Biaya? Ini Jawabannya

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com