klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Bisnis

Harga BBM Nonsubsidi Naik 50%, Mengapa Pertamax Tetap?

Redaksi by Redaksi
26 April 2026 - 02:32
Reading Time: 2 mins read
0
Harga BBM Nonsubsidi Naik 50%, Mengapa Pertamax Tetap?

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi yang Signifikan

PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga tiga jenis bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yaitu Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex dengan kenaikan lebih dari 50%. Penerapan kenaikan ini mulai berlaku sejak hari Sabtu (18/4). Sementara itu, dua jenis BBM nonsubsidi lainnya, yaitu Pertamax dan Pertamax Green 95 tetap dipertahankan.

Pengumuman kenaikan harga ini dilakukan meski harga minyak dunia telah mengalami peningkatan signifikan selama lebih dari sebulan terakhir akibat ketegangan di kawasan Timur Tengah. Hal ini memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan dan harga bahan bakar di dalam negeri.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menyampaikan bahwa pihaknya masih dalam proses evaluasi terkait penyesuaian harga untuk BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green 95. Ia menjelaskan bahwa evaluasi tersebut sedang berlangsung dan belum sepenuhnya selesai.

Penyesuaian Harga Sesuai Regulasi

Pertamina secara resmi mengumumkan kenaikan harga sejumlah produk BBM nonsubsidi pada hari Sabtu (18/4). Roberth menjelaskan bahwa penyesuaian harga ini sudah sesuai dengan regulasi yang berlaku dan telah melalui koordinasi serta diskusi bersama pemangku kepentingan terkait.

Dari tiga jenis BBM yang mengalami kenaikan, Dexlite menjadi produk dengan kenaikan terbesar, yaitu sebesar 70,7%. Sebelumnya, harga Dexlite mencapai Rp 14.200 per liter, namun kini naik menjadi Rp 24.150 per liter.

Berikut adalah daftar harga terbaru BBM Pertamina:

  • Pertamax (RON 92) sebesar Rp 12.600 per liter (tetap)
  • Pertamax Green 95 (RON 95) sebesar Rp 12.900 per liter (tetap)
  • Pertamax Turbo (RON 98) sebesar Rp 19.850, naik 51,53% dari harga sebelumnya Rp 13.100 per liter
  • Dexlite sebesar (CN 51) Rp 24.150 per liter, melonjak 70,7% dari periode sebelumnya Rp 14.200 per liter
  • Pertamina Dex sebesar Rp 24.450 per liter, melejit 68,62% dari bulan sebelumnya Rp 14.500 per liter
  • Pertalite (Subsidi): Rp 10.000/liter (tetap)
  • Biosolar (Subsidi): Rp 6.800/liter (tetap)

Peran Pemerintah dalam Pengaturan Harga BBM

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebelumnya menyatakan bahwa pembahasan terkait penyesuaian harga BBM nonsubsidi hampir selesai. Beberapa contoh BBM nonsubsidi termasuk produk Pertamax series maupun produk yang tersedia di SPBU swasta seperti Shell, BP-AKR, dan Vivo Energy.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Bahlil menekankan bahwa harga BBM nonsubsidi seharusnya bergerak mengikuti mekanisme pasar. Hal ini didasarkan pada Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai Perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020, yang merujuk pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 11 Tahun 2022 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.

Tantangan dan Perspektif Masa Depan

Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini memberikan dampak terhadap masyarakat pengguna kendaraan pribadi dan bisnis. Meskipun demikian, Pertamina dan pemerintah berkomitmen untuk terus memantau situasi pasar dan melakukan evaluasi berkala agar dapat menyesuaikan kebijakan secara tepat dan transparan.

Dengan meningkatnya harga minyak mentah global, diperlukan keseimbangan antara menjaga stabilitas harga dalam negeri dan menjaga keberlanjutan operasional perusahaan. Langkah-langkah yang diambil oleh Pertamina diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan BBM tanpa mengganggu kebutuhan masyarakat luas.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Pegadaian Rilis Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 per 19 Oktober 2026, Ini Rinciannya
Bisnis

Pegadaian Rilis Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 per 19 Oktober 2026, Ini Rinciannya

19 Oktober 2026 - 10:14
Daftar Harga Emas Antam di Pegadaian 19 Oktober 2026: 1 Gram Rp2,611 Juta
Bisnis

Daftar Harga Emas Antam di Pegadaian 19 Oktober 2026: 1 Gram Rp2,611 Juta

19 Oktober 2026 - 09:20
OJK Tegaskan Denda Rp2,1 Triliun untuk Pihak Terkait DSSA, BREN, dan CUAN Hasil Pemeriksaan Panjang
Bisnis

OJK Tegaskan Denda Rp2,1 Triliun untuk Pihak Terkait DSSA, BREN, dan CUAN Hasil Pemeriksaan Panjang

19 Oktober 2026 - 09:20
Asing Tinggalkan Saham Bank Jumbo, BBCA Catat Net Sell Terbesar di 2026
Bisnis

Asing Tinggalkan Saham Bank Jumbo, BBCA Catat Net Sell Terbesar di 2026

18 Oktober 2026 - 22:44
BBCA Terkoreksi Tajam Usai Sentimen MSCI, BCA Tegaskan Fokus pada Fundamental
Bisnis

BBCA Terkoreksi Tajam Usai Sentimen MSCI, BCA Tegaskan Fokus pada Fundamental

18 Oktober 2026 - 13:54
Investor Ritel Diminta Menahan Diri Saat IHSG Tertekan Sentimen MSCI
Bisnis

Investor Ritel Diminta Menahan Diri Saat IHSG Tertekan Sentimen MSCI

17 Oktober 2026 - 01:41
Next Post
Di tengah tekanan saham perbankan, BI diprediksi tetap tahan suku bunga, apa dampaknya?

Di tengah tekanan saham perbankan, BI diprediksi tetap tahan suku bunga, apa dampaknya?

Biaya Operasional Membengkak, Jasa Pengiriman dan Pertambangan Sumsel Siap Naikkan Tarif

Biaya Operasional Membengkak, Jasa Pengiriman dan Pertambangan Sumsel Siap Naikkan Tarif

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com