Unggahan Instagram Kamaruddin Simanjuntak pada 2 Oktober 2022 kembali ramai dibicarakan setelah pengacara yang dikenal lewat pendampingannya dalam kasus Brigadir J itu dikabarkan meninggal dunia pada Senin, 19 Oktober 2026. Di akun @kamaruddinsimanjuntaksh, ia saat itu membagikan potret kebersamaan dengan keluarga besar dan menuliskan pesan bernuansa religius tentang peran ayah dalam keluarga.
Dalam unggahan yang diberi judul “Bapa yang Mengasihi”, Kamaruddin tampak menghabiskan waktu makan bersama keluarga di sela kesibukannya sebagai advokat. Foto tersebut menampilkan sisi personalnya yang jarang tersorot publik, jauh dari citra kerasnya saat menangani perkara-perkara yang menyita perhatian nasional. Pesan yang ia sampaikan pada dasarnya menekankan bahwa seorang ayah perlu hadir bukan hanya secara fisik, tetapi juga sebagai teladan bagi anak-anaknya.
Ia menulis bahwa setelah seharian menangani klien, malam itu dirinya khusus meluangkan waktu untuk putri-putrinya. Dalam keterangan yang sama, Kamaruddin menegaskan bahwa ayah yang baik harus menjadi contoh, mengasihi anak, dan menuntun mereka agar menghormati serta memuliakan Tuhan. Unggahan itu juga disertai sejumlah ayat Alkitab, termasuk Mazmur 103:13-14, Yohanes 17:24, dan Yohanes 15:9, untuk menguatkan pesan tentang kasih dalam keluarga.
Di bagian akhir unggahan, ia menutup pesannya dengan tulisan “Demikian Firman ELOHIM” dan salam “Shalom_horas”. Kamaruddin juga mencantumkan identitasnya sebagai advokat bergelar Sarjana Hukum serta Ketua Umum Partai Demokrasi Republik Indonesia Sejahtera (PDRIS). Bagi warganet yang kembali menelusuri jejak digitalnya, unggahan ini dianggap merefleksikan nilai yang ia pegang tentang keluarga, tanggung jawab orang tua, dan kehidupan spiritual.
Di sisi lain, kabar duka datang setelah Kamaruddin diketahui telah lama berjuang melawan penyakit ginjal. Rekan sesama pengacara, Martin Lukas Simanjuntak, membenarkan bahwa Kamaruddin meninggal sekitar pukul 03.00 WIB di Rumah Sakit Pelni, Jakarta. Martin menyampaikan bahwa kondisi tersebut sudah berlangsung beberapa tahun dan kini Kamaruddin telah “pulang ke rumah Bapa di surga”.
Sebelum wafat, Kamaruddin sempat menjalani perawatan medis dan disebut tengah dalam proses pemulihan. Rekan lainnya, Poltak Silitonga, sebelumnya juga mengungkapkan bahwa ia harus menjalani cuci darah tiga kali dalam sepekan akibat penyakit yang telah dideritanya lebih dari setahun. Jenazahnya rencananya dibawa ke Rumah Duka dan Krematorium Tabitha Ukrida, Jakarta Barat, meski belum ada kepastian apakah akan dimakamkan di Jakarta atau di kampung halaman.
Kamaruddin Simanjuntak dikenal luas publik setelah menjadi salah satu tokoh hukum yang mendampingi keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dalam mengungkap fakta kasus pembunuhan berencana yang menyeret nama Ferdy Sambo pada 2022. Peran itu membuat namanya menonjol di ruang publik, dan unggahan terakhirnya kini ikut dibaca ulang sebagai potret sisi pribadinya yang dekat dengan keluarga.










Discussion about this post