klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Politik

Koalisi Sipil Desak DPR Sikapi Polemik Ijazah Gibran, PKB dan Golkar Ditemui

by
19 Oktober 2026 - 05:48
Reading Time: 2 mins read
0
Koalisi Sipil Desak DPR Sikapi Polemik Ijazah Gibran, PKB dan Golkar Ditemui

Jakarta — Aliansi Kolektif Sipil (AKSI) mendatangi Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta, untuk mendorong parlemen mengambil sikap atas polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Aksi yang dilakukan pada Senin itu menyasar dua fraksi besar, yakni Golkar dan PKB, dengan harapan isu yang mereka nilai menyangkut etika pejabat negara tidak berhenti sebagai perdebatan di ruang publik. Para aktivis meminta wakil rakyat menggunakan kewenangan konstitusionalnya setelah Mahkamah Konstitusi mengeluarkan putusan terkait syarat pendidikan Gibran.

Menurut AKSI, persoalan ini tidak bisa dipandang sebagai sengketa biasa karena menyangkut standar etik bagi presiden dan wakil presiden. Mereka menilai DPR memiliki ruang untuk menindaklanjuti jika muncul dugaan pelanggaran etik berat. Dalam audiensi di DPR, akademisi Universitas Negeri Jakarta, Ubedilah Badrun, menegaskan bahwa lembaga legislatif sampai MPR memiliki tanggung jawab konstitusional jika ada pelanggaran serius yang dinilai berdampak pada kepentingan bangsa.

Respons pertama datang dari Fraksi Golkar. Ahmad Doli Kurnia, yang juga Wakil Ketua Umum Partai Golkar, menerima perwakilan AKSI dan mendengarkan langsung aspirasi mereka. Seusai pertemuan, Doli menyebut salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah hak angket untuk menelusuri kembali persoalan yang berkaitan dengan putusan MK. Ia mengatakan usulan itu akan dilihat lebih jauh sebagai bagian dari tindak lanjut atas keputusan pengadilan konstitusi tersebut.

Sehari setelah menemui Golkar, AKSI melanjutkan langkah ke Fraksi PKB. Kali ini rombongan kembali mengetuk pintu politik di Senayan dengan tuntutan serupa: mendorong pembahasan resmi di DPR atas polemik ijazah Gibran. Di antara mereka hadir Direktur Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti, yang meminta PKB mengambil inisiatif untuk membuka jalan penggunaan hak angket. Menurutnya, mekanisme itu bisa menjadi forum formal bagi Gibran untuk memberikan penjelasan mengenai ijazah SMA yang menjadi sorotan.

Ray menilai ada jarak antara informasi yang beredar di publik dan keterangan yang disampaikan Gibran. Ia merujuk pada putusan MK yang, menurut penuturannya, tidak menemukan bukti ijazah SMA milik Gibran, sementara di sisi lain Gibran pernah menyatakan memiliki ijazah SMA sebagai syarat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Dalam pandangan AKSI, perbedaan itulah yang semestinya diperiksa lewat jalur lembaga perwakilan, bukan dibiarkan mengambang di luar forum resmi.

Dari pihak PKB, anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin mengatakan partainya akan mengkaji permintaan tersebut. Ia menyebut fraksinya masih perlu menerima surat resmi sebelum melakukan pembahasan, pendalaman, kajian, dan kalkulasi lanjutan. Khozin juga mengingatkan bahwa saat ini anggota DPR sedang memasuki masa reses sehingga perhatian mereka masih terbagi untuk menyerap aspirasi dan menjalankan tugas di daerah pemilihan masing-masing.

Isu ini menguat setelah MK pada 6 Oktober 2026 menyatakan gugatan soal keabsahan syarat pendidikan Gibran tidak dapat diterima. Namun, dalam pertimbangannya, hakim juga mencatat tidak ada bukti ijazah setingkat SMA milik Gibran. Perkara itu diajukan Denny Indrayana bersama 11 pemohon lainnya, tetapi ditolak karena para penggugat dinilai tidak memiliki legal standing dan bukan peserta resmi Pemilu Presiden 2024.

Buy JNews
ADVERTISEMENT
ShareTweetSend

Related Posts

Linda Benny Ditunjuk Jadi Plt Bupati Klaten Setelah Hamenang Ditahan KPK
Politik

Linda Benny Ditunjuk Jadi Plt Bupati Klaten Setelah Hamenang Ditahan KPK

19 Oktober 2026 - 07:34
Prabowo dan António Guterres Bahas Penguatan Kerja Sama Indonesia-PBB di Hambalang
Politik

Prabowo dan António Guterres Bahas Penguatan Kerja Sama Indonesia-PBB di Hambalang

19 Oktober 2026 - 06:41
Analis: Jokowi Diduga Ubah Sikap karena Merasa Tersisih dan Diserang Isu Ijazah
Politik

Analis: Jokowi Diduga Ubah Sikap karena Merasa Tersisih dan Diserang Isu Ijazah

18 Oktober 2026 - 14:47
Prancis Tuduh Elon Musk Ikut Memanaskan Polarisasi Politik di Eropa
Politik

Prancis Tuduh Elon Musk Ikut Memanaskan Polarisasi Politik di Eropa

18 Oktober 2026 - 05:57
SMRC Catat Elektabilitas Prabowo Turun ke 9,8 Persen, Dedi Mulyadi Naik ke 35,5 Persen
Politik

SMRC Catat Elektabilitas Prabowo Turun ke 9,8 Persen, Dedi Mulyadi Naik ke 35,5 Persen

18 Oktober 2026 - 00:39
Jokowi Singgung ‘Penumpang Gelap’ di Polemik Ijazah, Denny Indrayana Beri Respons
Politik

Jokowi Singgung ‘Penumpang Gelap’ di Polemik Ijazah, Denny Indrayana Beri Respons

17 Oktober 2026 - 21:07
Next Post
Prabowo dan António Guterres Bahas Penguatan Kerja Sama Indonesia-PBB di Hambalang

Prabowo dan António Guterres Bahas Penguatan Kerja Sama Indonesia-PBB di Hambalang

Sevilla Sindir Putusan Wasit Usai Insiden Sikut Arda Guler di Bernabeu

Sevilla Sindir Putusan Wasit Usai Insiden Sikut Arda Guler di Bernabeu

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com