Alda Callista Putri Setiawan menorehkan catatan baru di ajang Miss Indonesia 2026. Perempuan yang tampil mewakili Papua Tengah itu keluar sebagai juara pada malam grand final di Studio RCTI+, Jakarta, Jumat (16/10), setelah bersaing dengan 37 finalis lain dari berbagai provinsi. Kemenangan ini menjadikannya wakil Papua Tengah pertama yang berhasil membawa pulang mahkota Miss Indonesia, sekaligus pemenang pertama dari kawasan Indonesia Timur sepanjang sejarah kompetisi tersebut.
Hasil akhir ajang edisi ke-20 itu menempatkan Yvette Rondonuwu dari Sulawesi Utara sebagai runner-up pertama. Posisi runner-up kedua ditempati Thalia Lavender dari Kalimantan Barat. Dua finalis lain yang masuk lima besar adalah Dian Kharisma dari Bengkulu dan Ni Made Padmawardhani Rakheswari dari Bali. Mahkota Miss Indonesia 2026 sendiri diserahkan oleh Miss Indonesia 2025 Audrey Bianca Callista bersama Miss World 2026 Joheirry Mola.
Perjalanan Alda menuju gelar tertinggi tidak instan. Ia harus melewati tahap seleksi dan penilaian hingga masuk ke deretan lima besar. Para finalis dinilai dari sejumlah aspek yang mencakup kepribadian, kecerdasan, penampilan, dan kepedulian sosial. Dari seluruh rangkaian itu, Alda berhasil tampil menonjol dan akhirnya dipilih sebagai penerus Audrey Bianca.
Di balik pencapaiannya, Alda dikenal sebagai mahasiswi sekaligus model komersial. Ia lahir di Bogor, Jawa Barat, pada 7 Juli 2004, lalu besar di Tulungagung, Jawa Timur, sebelum pindah ke Jakarta untuk bekerja. Meski tumbuh di luar Papua, ia memiliki garis keturunan Papua dari ayahnya dan kemudian tampil sebagai perwakilan Papua Tengah dalam kompetisi tersebut.
Sehari-hari, Alda menjalani kuliah S1 Ilmu Administrasi Bisnis di Universitas Terbuka sambil tetap aktif di dunia modeling. Pengalaman itu menjadi modal penting saat ia mengikuti Miss Indonesia 2026. Menjelang kompetisi, ia juga berlatih catwalk dan melatih kemampuan berbicara di depan publik. Menariknya, audisi kali ini menjadi pengalaman pertamanya mengikuti seleksi ajang Miss Indonesia. Ia mengaku terinspirasi oleh Audrey Bianca dan ingin mengembangkan diri lewat kompetisi kecantikan serta industri hiburan.
Kemenangan Alda tidak hanya berarti bagi dirinya, tetapi juga bagi Papua Tengah. Prestasi itu membawa perhatian nasional ke provinsi hasil pemekaran Papua pada 2022 tersebut. Dalam berbagai kesempatan, Alda menyampaikan keinginannya untuk mendorong perempuan Indonesia agar punya ruang yang lebih luas dalam mengejar cita-cita. Pesan itu sejalan dengan arah kontes kecantikan modern yang kini menilai lebih dari sekadar penampilan fisik, termasuk kemampuan komunikasi, wawasan, karakter, dan kepedulian sosial.
Setelah dinobatkan sebagai Miss Indonesia 2026, Alda akan melangkah ke panggung yang lebih besar. Ia dijadwalkan mewakili Indonesia di Miss World 2027 yang berlangsung di Tanzania pada September 2027. Ajang internasional itu akan menjadi tantangan berikutnya sekaligus kesempatan bagi Alda untuk memperkenalkan Indonesia di tingkat dunia.










Discussion about this post