Penyanyi dangdut Siti Badriah menjelaskan alasan di balik keputusan suaminya, Krisjiana Baharudin, menjalani vasektomi. Menurut dia, langkah itu muncul dari pembicaraan berdua setelah pasangan ini merasa cukup memiliki dua anak dan tidak berencana menambah anggota keluarga lagi.
Pengakuan tersebut disampaikan Siti saat menjadi tamu di program Pagi-pagi Ambyar yang tayang di Trans TV baru-baru ini. Dalam kesempatan itu, perempuan asal Bekasi, Jawa Barat, yang lahir pada 11 November 1991 tersebut menegaskan bahwa dorongan awal justru datang dari Krisjiana sendiri. Ia menyebut sang suami memang ingin mengambil langkah itu karena dirinya juga sudah tidak ingin hamil lagi.
Siti mengatakan keputusan tersebut bukan sesuatu yang muncul tiba-tiba. Setelah memiliki dua anak, ia merasa fase membesarkan keluarga sudah berada pada titik yang pas. Karena itu, ia lebih dulu menyampaikan kepada Krisjiana bahwa mereka tidak perlu menambah keturunan lagi. Bagi pelantun Lagi Syantik itu, dua anak sudah menjadi jumlah yang cukup untuk keluarga kecil mereka.
Di sisi lain, Siti juga mengaku punya kekhawatiran jika harus menggunakan metode kontrasepsi tertentu. Ia merasa belum tentu cocok dengan alat atau cara KB yang tersedia, sehingga opsi yang dijalani sang suami terasa lebih nyaman baginya. Kekhawatiran itu membuatnya lebih tenang ketika Krisjiana memilih vasektomi sebagai jalan yang mereka sepakati bersama.
Dalam penjelasannya, Siti sempat menuturkan, “Kris sendiri pengin dia vasektomi.” Ia juga mengatakan bahwa dirinya sudah tidak ingin menjalani kehamilan lagi. Siti menambahkan, “Aku kayaknya sudah selesai deh. Sudah di sini saja, sudah dua anak saja cukup.”
Siti Badriah dan Krisjiana Baharudin resmi menikah pada 25 Juli 2019. Dari pernikahan tersebut, keduanya telah dikaruniai dua anak. Belakangan, keputusan soal vasektomi itu ikut menjadi perhatian publik karena menyangkut pilihan pribadi pasangan selebritas yang terbuka membicarakan urusan keluarga dan kesehatan reproduksi mereka.










Discussion about this post