PSMS Medan menargetkan hasil penuh saat menghadapi Semen Padang pada lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (17/10). Meski bertindak sebagai tim tamu, skuad Ayam Kinantan datang dengan keyakinan tinggi setelah menjalani persiapan yang disebut pelatih Eko Purdjianto berlangsung baik. Ia menegaskan, timnya ingin membawa pulang tiga poin dari laga tersebut.
Eko mengatakan seluruh pemain dalam kondisi bagus menjelang pertandingan. Menurut dia, kesiapan itu harus diterjemahkan ke performa yang solid di lapangan agar PSMS bisa memperbaiki hasil sebelumnya. Ia berharap pertandingan berjalan lancar dan timnya mampu tampil efektif saat menghadapi Kabau Sirah, yang juga sedang memburu poin penting di kompetisi musim ini.
Jelang duel ini, staf pelatih PSMS sudah mempelajari permainan Semen Padang untuk mengetahui sisi kuat dan celah yang bisa dimanfaatkan. Eko menilai lawan tetap punya kualitas berbahaya karena dihuni pemain-pemain berpengalaman, baik di Liga 1 maupun Liga 2. Karena itu, PSMS diminta tidak hanya fokus pada kekuatan lawan, tetapi juga menjaga konsentrasi dan disiplin permainan sendiri.
Hasil negatif pada laga sebelumnya melawan PSPS Pekanbaru juga tak ingin dibiarkan berlarut-larut. Bagi Eko, kekalahan itu justru harus menjadi dorongan tambahan agar para pemain tampil lebih agresif dan termotivasi saat kembali bermain tandang. Ia menilai kesempatan melawan Semen Padang bisa menjadi ajang pembuktian bahwa PSMS masih mampu bersaing dan meraih hasil positif.
Dari sisi komposisi skuad, Eko memastikan PSMS memiliki banyak opsi. Total ada 31 pemain yang disiapkan, namun tidak semuanya akan tampil karena tim pelatih harus memilih yang paling siap untuk kebutuhan pertandingan. Ia menegaskan kondisi para pemain secara umum baik dan siap menjalankan rencana permainan yang telah disusun.
Meski demikian, PSMS dipastikan kehilangan Rizdjar Nurviat. Bek tersebut harus menjalani hukuman larangan bermain setelah menerima kartu merah ketika menghadapi PSPS Pekanbaru. Absennya Rizdjar membuat tim pelatih perlu mencari alternatif di lini belakang agar pertahanan tetap rapat menghadapi tekanan tuan rumah. Situasi itu menjadi salah satu pekerjaan rumah Eko jelang laga yang diprediksi berlangsung ketat tersebut.










Discussion about this post