Kemenangan Persib Bandung atas Viettel pada laga kedua Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 bukan hanya memberi tiga poin bagi Maung Bandung, tetapi juga mengangkat posisi Liga Indonesia di daftar koefisien liga terbaik Asia. Bermain di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026) malam WIB, tim asuhan Igor Tolic menang tipis 1-0 dan memetik kemenangan kedua di fase grup.
Gol penentu lahir dari Mariano Peralta, sementara laga itu juga menyisakan catatan kurang menyenangkan setelah Marc Klok diganjar kartu merah pada babak kedua. Meski demikian, hasil tersebut tetap membawa dampak besar di level kompetisi domestik. Berdasarkan pembaruan laman Footy Ranking, tambahan poin dari kemenangan Persib membuat Indonesia mendapat suntikan 1.000 poin dalam perhitungan koefisien Asia.
Efeknya langsung terlihat pada posisi liga. Indonesia yang sebelumnya berada di urutan ke-19 melesat tiga tangga sekaligus ke peringkat ke-16. Dalam proses itu, Liga Indonesia berhasil melewati Oman, Bahrain, dan Kamboja. Setelah pembaruan tersebut, total poin Indonesia tercatat 27.759 menurut data Footy Ranking.
Naiknya posisi ini juga menempatkan Liga Indonesia di urutan kesembilan untuk kawasan Asia Timur. Namun, jarak dengan negara di atasnya masih cukup jauh. Indonesia masih tertinggal 7.329 poin dari Singapura, yang dalam beberapa musim terakhir menunjukkan konsistensi lebih baik di pentas antarklub Asia.
Perbandingan pencapaian kedua negara terlihat dari hasil musim lalu. Singapura mampu membawa Tampines Rovers melangkah sampai perempat final ACL 2. Sementara itu, capaian terbaik klub Indonesia pada periode yang sama adalah Persib yang mencapai 16 besar ACL 2 dan Dewa United yang menembus perempat final AFC Challenge League.
Kondisi itu membuat peluang Indonesia untuk terus naik peringkat masih bergantung pada konsistensi klub-klubnya di kompetisi Asia. Liga Indonesia sebelumnya mengumpulkan 11.033 poin pada musim lalu berkat kontribusi dua wakilnya. Artinya, setiap kemenangan dan langkah jauh ke fase gugur menjadi sangat penting dalam upaya mengejar negara-negara pesaing.
Persib sendiri belum selesai dengan perjalanan di Grup E. Mereka dijadwalkan menghadapi Melbourne Victory pada 28 Oktober 2026 dalam laga ketiga. Di kompetisi lain, Borneo FC juga akan menjadi perhatian karena tampil sebagai tuan rumah fase grup AFC Challenge League di Stadion Segiri pada 18-24 Oktober mendatang. Klub asal Samarinda itu akan bersua Yangon United, One Taguig, dan Tainan City.










Discussion about this post