BATAM, KLIKKEPRI.com – Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Suhendri menegaskan kesiapan seluruh jajaran kepolisian dalam menggelar langkah preventif masif guna mengamankan wilayah Kota Batam, Kota Tanjungpinang, dan Kabupaten Bintan di tengah situasi pemadaman listrik.
Dalam arahan resminya di Mapolda Kepri, Batam, Selasa (13/10/2026), Kapolda Suhendri menyampaikan keprihatinan mendalam atas ketidaknyamanan yang dialami warga, sembari menginstruksikan penebalan personel patroli jalan raya, penjagaan objek vital nasional (obvitnas), serta pengaturan lalu lintas di persimpangan rawan kecelakaan.
Suhendri mengapresiasi kinerja jajaran dan kesadaran masyarakat karena hingga hari kedua penanganan gangguan listrik, Polda Kepri tidak menerima laporan terkait insiden kecelakaan lalu lintas maupun kasus kejahatan menonjol di tiga daerah terdampak.
Selain menyiagakan pengamanan, Kapolda mendesak manajemen PLN untuk segera menginvestigasi secara transparan penyebab utama gangguan sistem agar langkah pencegahan komprehensif dapat dilakukan guna mencegah kejadian serupa berulang.
Pengerahan patroli preventif dan pengamanan obvitnas oleh Polda Kepri ini diselenggarakan guna menjamin keamanan dan keselamatan warga di tengah kegelapan, mencegah timbulnya aksi kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas, mendorong investigasi penyebab pemadaman listrik PLN, serta membendung penyebaran kabar bohong (hoax) demi terciptanya kondusivitas kamtibmas di Kepulauan Riau.
Penyiagaan personel pengamanan dan respons cepat Call Center 110 ini diproyeksikan mampu memberikan rasa aman maksimal bagi warga serta memelihara stabilitas iklim daerah selama proses pemulihan listrik berlangsung.
“Polda Kepulauan Riau telah mengambil langkah-langkah preventif cepat dengan menugaskan personel untuk melaksanakan patroli intensif, penjagaan titik rawan, serta pengamanan objek vital nasional di Kota Batam, Tanjungpinang, dan Kabupaten Bintan selama masa pemadaman listrik. Alhamdulillah, hingga hari ini kami tidak menerima laporan adanya kasus kecelakaan lalu lintas maupun tindak kejahatan menonjol. Ini membuktikan bahwa polisi bersama masyarakat hadir menjaga situasi tetap aman dan damai. Kami juga meminta pihak PLN untuk segera mengidentifikasi penyebab gangguan ini agar bisa diantisipasi secara permanen, serta mengimbau warga tidak mudah terprovokasi oleh isu hoaks yang beredar di media sosial.” ujar Kapolda Kepri Irjen Pol. Suhendri.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei mengimbau masyarakat yang memerlukan bantuan pengamanan atau ingin melaporkan potensi gangguan kamtibmas untuk memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 secara gratis selama 24 jam. (din)










Discussion about this post