klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Bisnis

Said Iqbal: Kenaikan UMP Tak Identik dengan PHK dan Penutupan Pabrik

by
13 Oktober 2026 - 18:11
Reading Time: 2 mins read
0
Said Iqbal: Kenaikan UMP Tak Identik dengan PHK dan Penutupan Pabrik

JAKARTA — Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menolak anggapan bahwa penyesuaian upah minimum provinsi (UMP) akan otomatis berujung pada PHK besar-besaran atau membuat pabrik berhenti beroperasi. Dalam pandangannya, kondisi industri tidak bisa dibaca hanya dari satu variabel, karena ongkos distribusi, beban pajak, dan biaya operasional lain juga ikut menentukan kemampuan perusahaan bertahan.

Pernyataan itu disampaikan Said dalam konferensi pers pada Selasa (13/10/2026). Ia menilai, perdebatan soal upah kerap terlalu cepat diarahkan ke ancaman pemutusan hubungan kerja, padahal kenaikan upah bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi kesehatan usaha. Menurut dia, pemerintah perlu melihat keseluruhan struktur biaya yang ditanggung dunia usaha, bukan sekadar menyoroti upah pekerja.

Said juga mengklaim data KSPI dan Partai Buruh untuk periode 2025 hingga Juni 2026 menunjukkan pola yang berbeda dari anggapan umum. Berdasarkan catatan itu, pabrik yang tutup justru lebih banyak ditemukan di daerah dengan upah minimum rendah. Ia menyebut Jawa Tengah, Majalengka, dan Sumedang sebagai contoh wilayah yang menurut data tersebut mencatat penutupan pabrik lebih banyak dibanding daerah lain.

“Pabrik yang paling banyak tutup justru yang memiliki upah minimum rendah, di mana? Di Jawa Tengah, di Majalengka, Sumedang, itu yang upah minimumnya rendah,” tuturnya. Melalui pernyataan ini, Said ingin menegaskan bahwa hubungan antara upah dan keberlangsungan industri tidak sesederhana dugaan sebagian pihak. Ia menilai kenaikan biaya tenaga kerja memang menambah beban, tetapi tidak serta-merta membuat perusahaan bangkrut atau menutup produksi.

Karena itu, Said mendorong agar pembahasan upah minimum selalu diiringi langkah lain yang bisa menjaga daya saing perusahaan. Menurut dia, produktivitas pekerja perlu ditingkatkan, sementara biaya yang membebani dunia usaha harus ditekan lewat kebijakan yang lebih efisien. Salah satu yang ia sorot adalah biaya logistik dan pengiriman barang yang dinilai masih terlalu tinggi.

Di sisi kebijakan fiskal, Said mengusulkan reformasi perpajakan, termasuk penurunan pajak pertambahan nilai (PPN) dan kenaikan batas penghasilan tidak kena pajak (PTKP). Ia bahkan menyebut skenario PPN turun menjadi 9% sebagai salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan. Dalam paparannya, ia juga mengatakan penurunan biaya logistik perlu dilakukan agar kenaikan upah tidak dibebankan sepenuhnya kepada buruh. “Kalau pengusaha takut ditekan oleh pemerintah, kasihannya serikat buruh, tapi Anda harus berani bersuara. Naik upah misal 7,5%, mari kita tuntut pemerintah turunin pajak PPN menjadi 9%, itu udah dapet 2%. Mari kita minta delivery cost, logistic cost turun 5%,” katanya.

Said menambahkan, kombinasi upah yang layak, efisiensi biaya, dan peningkatan produktivitas dinilai bisa membantu perusahaan tetap kompetitif sekaligus mendukung daya beli masyarakat. Ia juga menyinggung negara-negara Skandinavia seperti Finlandia, Swedia, Denmark, dan Norwegia sebagai contoh wilayah yang tetap mampu menjaga upah pekerja meski menerapkan pajak tinggi. Sementara itu, buruh sendiri mengajukan kisaran kenaikan upah minimum 2027 sebesar 7,5% hingga 9,5% dengan mempertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi di tiap daerah.

Buy JNews
ADVERTISEMENT
ShareTweetSend

Related Posts

Harga emas Antam di Pegadaian naik Rp2.000 per gram pada 13 Oktober 2026
Bisnis

Harga emas Antam di Pegadaian naik Rp2.000 per gram pada 13 Oktober 2026

13 Oktober 2026 - 11:07
MedcoEnergi Tambah Kepemilikan 10 Persen di Empat PSC Migas Cekungan Kutai
Bisnis

MedcoEnergi Tambah Kepemilikan 10 Persen di Empat PSC Migas Cekungan Kutai

13 Oktober 2026 - 04:03
Asing Masih Net Sell di Sesi I, GOTO Paling Diburu di Tengah Tekanan IHSG
Bisnis

Asing Masih Net Sell di Sesi I, GOTO Paling Diburu di Tengah Tekanan IHSG

13 Oktober 2026 - 00:31
BRIDS Naikkan Target ADRO ke Rp3.300, Valuasi Dinilai Masih Murah
Bisnis

BRIDS Naikkan Target ADRO ke Rp3.300, Valuasi Dinilai Masih Murah

12 Oktober 2026 - 20:06
Tujuh Saham Pembagi Dividen Interim Masuk Cum Date Pekan Ini, Ini yang Layak Dicermati
Bisnis

Tujuh Saham Pembagi Dividen Interim Masuk Cum Date Pekan Ini, Ini yang Layak Dicermati

12 Oktober 2026 - 08:37
Harga BBM Pertamina, BP-AKR, Vivo, dan Shell Masih Tetap pada 11 Oktober 2026
Bisnis

Harga BBM Pertamina, BP-AKR, Vivo, dan Shell Masih Tetap pada 11 Oktober 2026

11 Oktober 2026 - 10:55
Next Post
Usai Putusan MK, KPU dan Bawaslu Dilaporkan ke DKPP Terkait Aturan Pencalonan Gibran

Usai Putusan MK, KPU dan Bawaslu Dilaporkan ke DKPP Terkait Aturan Pencalonan Gibran

Kapolri Suyudi Kembali Rotasi Jabatan, Kursi Dirtipideksus Bareskrim Berganti

Kapolri Suyudi Kembali Rotasi Jabatan, Kursi Dirtipideksus Bareskrim Berganti

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com