klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Berita

AS Siapkan Opsi Serangan Singkat ke Iran, Target Rudal, Energi, dan IRGC Disebut Masuk Daftar

by
10 Oktober 2026 - 00:55
Reading Time: 2 mins read
0
AS Siapkan Opsi Serangan Singkat ke Iran, Target Rudal, Energi, dan IRGC Disebut Masuk Daftar

Militer Amerika Serikat dilaporkan telah menyusun skenario serangan intensif selama tiga hari terhadap Iran, dengan sasaran yang mencakup persenjataan rudal dan drone, fasilitas energi, hingga instalasi militer. Namun, rencana itu belum mendapat lampu hijau dari Presiden Donald Trump, yang masih menimbang jalur diplomasi di tengah pembicaraan yang terus berjalan. Informasi ini muncul dari laporan The New York Times yang mengutip sejumlah pejabat AS.

Dalam laporan tersebut, Pentagon disebut menyiapkan salah satu opsi jika Washington memutuskan kembali memakai kekuatan militer terhadap Teheran. Pola yang dipertimbangkan bukan perang panjang, melainkan kampanye singkat namun padat serangan. Penting dicatat, durasi tiga hari merujuk pada lamanya operasi yang dirancang, bukan tanda bahwa serangan akan terjadi dalam tiga hari ke depan. Hingga kini, Pentagon belum mengumumkan rencana itu secara resmi.

Sejumlah target yang disebut dalam laporan antara lain gudang rudal dan drone Iran, pusat komando, fasilitas energi, serta markas Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC. Fokus pada rudal dan drone berkaitan dengan penilaian bahwa Iran telah memulihkan sebagian kemampuan militernya sejak fase awal perang. Meski begitu, laporan itu juga menegaskan bahwa belum ada kepastian seluruh sasaran tersebut sudah ditetapkan sebagai target final.

The New York Times juga menyebut bahwa dalam beberapa bulan terakhir tim keamanan nasional Trump dan Pentagon telah mengajukan lima usulan operasi militer besar yang ditujukan ke Iran atau kelompok Houthi. Setiap kali proposal itu muncul, Trump disebut menolaknya. Situasi tersebut memperlihatkan adanya tarik-menarik di internal pemerintahan AS: sebagian pejabat mendorong langkah keras untuk menekan kemampuan militer Iran, sementara Trump dinilai masih menghitung risiko eskalasi dan peluang penyelesaian lewat negosiasi.

Di ruang publik, Trump pada Kamis menyampaikan melalui media sosial bahwa AS tidak akan menyerang Iran sebelum pemilihan paruh waktu Kongres pada November. Ia juga menyebut kedua negara sedang menjalani “diskusi yang produktif”. Meski begitu, laporan yang sama menyebut presiden kembali meminta persiapan opsi militer. Pada Jumat sebelumnya, para pejabat senior keamanan nasional, termasuk Wakil Presiden J.D. Vance, dilaporkan membahas berbagai rancangan dalam pertemuan di Camp David.

Jalur diplomasi sendiri belum menghasilkan terobosan. Menurut laporan itu, pembicaraan melalui perantara memang masih bergerak, tetapi perbedaan utama soal program nuklir Iran belum teratasi. Washington ingin ada kesepakatan lebih dulu mengenai ambisi nuklir Teheran, sedangkan Iran menghendaki isu tersebut dibahas di tahap akhir. Selama urutan dan syarat negosiasi itu belum bertemu, opsi militer tetap menjadi bagian dari hitungan keamanan AS.

Di saat yang sama, pertimbangan Washington juga dipengaruhi situasi keamanan maritim. Laporan tersebut menyebut Iran telah menargetkan sedikitnya 13 kapal sejak September, berdasarkan data kelompok pemantau yang dikelola Angkatan Laut Inggris. Sumber intelijen yang dikutip media itu memperkirakan jumlah kapal yang terdampak atau menjadi sasaran bisa sekitar 20 unit. AS sendiri sebelumnya kerap merespons ancaman Iran terhadap pelayaran internasional, tetapi intensitas respons belakangan dinilai menurun, sejalan dengan kehati-hatian Trump agar konflik tidak melebar menjadi perang besar.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Selain opsi serangan, AS juga memperkuat pengerahan kekuatan laut ke Timur Tengah. USS Theodore Roosevelt disebut berangkat dari San Diego pada pekan lalu dan diperkirakan bergabung dengan USS George H.W. Bush serta USS George Washington paling lambat akhir Oktober. Jika tiga kapal induk itu benar-benar berada di kawasan secara bersamaan, jumlah personel Angkatan Laut dan Marinir AS di atas kapal dapat melampaui 20.000 orang dengan dukungan ratusan pesawat. Laporan itu menyebut pengerahan tiga kapal induk sekaligus akan menjadi yang pertama sejak 2003, meski penempatan tersebut diperkirakan hanya sementara.

ShareTweetSend

Related Posts

Pelunasan Haji 2027 Turun Jadi Sekitar Rp23,24 Juta, Ini Cara Cek Jadwal Berangkat dari HP
Berita

Pelunasan Haji 2027 Turun Jadi Sekitar Rp23,24 Juta, Ini Cara Cek Jadwal Berangkat dari HP

9 Oktober 2026 - 06:55
FORMASI Laporkan Sembilan Hakim MK ke MKMK Terkait Dugaan Tak Independen di Perkara Ijazah Gibran
Berita

FORMASI Laporkan Sembilan Hakim MK ke MKMK Terkait Dugaan Tak Independen di Perkara Ijazah Gibran

8 Oktober 2026 - 10:55
Febrie Adriansyah Didakwa TPPU, Jaksa Uraikan Aliran Dana Rp346,7 Miliar dan Aset Bernilai Besar
Berita

Febrie Adriansyah Didakwa TPPU, Jaksa Uraikan Aliran Dana Rp346,7 Miliar dan Aset Bernilai Besar

8 Oktober 2026 - 06:55
Dakwaan Jaksa Sebut Febrie Adriansyah Diduga Minta Rp55 Miliar dari Tan Kian
Berita

Dakwaan Jaksa Sebut Febrie Adriansyah Diduga Minta Rp55 Miliar dari Tan Kian

8 Oktober 2026 - 04:55
Ucapan Trump soal Iran dan dua kota California memicu kecaman luas
Berita

Ucapan Trump soal Iran dan dua kota California memicu kecaman luas

8 Oktober 2026 - 02:55
Pemerintah Siapkan Insentif PPh 21 Lagi pada 2027 untuk Gaji di Bawah Rp10 Juta
Berita

Pemerintah Siapkan Insentif PPh 21 Lagi pada 2027 untuk Gaji di Bawah Rp10 Juta

7 Oktober 2026 - 18:55
Next Post
Messi Akhiri Kiprah Internasional Bersama Argentina dengan 208 Laga dan 126 Gol

Messi Akhiri Kiprah Internasional Bersama Argentina dengan 208 Laga dan 126 Gol

KSAD Maruli Sebut Pemakaian Rumah Dinas TNI AD untuk Judol Sangat Memalukan

KSAD Maruli Sebut Pemakaian Rumah Dinas TNI AD untuk Judol Sangat Memalukan

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com