TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus memperkuat pilar transformasi layanan kesehatan rujukan dengan menggelar program Proctorship Bedah Jantung Terbuka di RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) bekerja sama dengan RS Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita Jakarta, Tanjungpinang, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan pendampingan dan transfer pengetahuan serta keterampilan (transfer of knowledge and skill) medis yang dihadiri Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Direktur Utama RSJPD Harapan Kita dr. Iwan Dakota tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga 10 Oktober 2026.
Dalam agenda ini, tim medis gabungan melakukan operasi bedah jantung terbuka terhadap dua pasien terseleksi.
Gubernur Ansar mengungkapkan bahwa penguatan RSUD RAT sebagai rumah sakit rujukan provinsi terus digesa melalui pembangunan gedung poliklinik enam lantai terkoneksi, penyediaan layanan cathlab yang menangani 240 prosedur intervensi hingga September 2026, serta pemberian beasiswa pendidikan bagi 58 dokter spesialis dan subspesialis daerah.
Selain meningkatkan infrastruktur medis, Gubernur Ansar menekankan pentingnya penguatan upaya preventif dan edukasi pola hidup sehat melalui kolaborasi bersama Posyandu dan PKK agar angka morbiditas masyarakat dapat ditekan.
Pelaksanaan proctorship bedah jantung terbuka ini diselenggarakan guna menjamin kemandirian layanan penyakit jantung kompleks di wilayah kepulauan, menekan biaya dan beban rujukan pasien ke Jakarta, meningkatkan standar mutu medis RSUD RAT setara rumah sakit rujukan nasional, serta memenuhi hak masyarakat Kepri atas akses kesehatan yang berkualitas.
Kehadiran program pendampingan dokter spesialis bedah jantung ini diproyeksikan mampu menjadikan RSUD Raja Ahmad Tabib sebagai pusat penanganan kardiologi terpadu dan tepercaya di wilayah Kepulauan Riau.
“Pemerintah Provinsi Kepri terus berkomitmen memperkuat kualitas infrastruktur dan SDM kesehatan agar masyarakat di wilayah kepulauan tidak perlu lagi berobat untuk penyakit-penyakit berat seperti jantung hingga ke Jakarta. Melalui program proctorship bersama RSJPD Harapan Kita ini, terjadi transfer ilmu dan keterampilan langsung kepada tim medis RSUD Raja Ahmad Tabib. Di samping memperluas gedung poliklinik enam lantai dan menyekolahkan lima puluh delapan dokter spesialis, kami mengingatkan bahwa indikator keberhasilan kesehatan bukan dari banyaknya warga yang dirawat, melainkan bagaimana masyarakat tetap sehat melalui penguatan preventif dan edukasi deteksi dini.” ujar Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
Direktur RSUD RAT dr. Bambang Utoyo memastikan kesiapan empat dokter spesialis jantung serta fasilitas ICCU/CVCU dalam mengawal perawatan pascaoperasi para pasien.
Manajemen RSJPD Harapan Kita berkomitmen melakukan pemantauan mutu secara berkala di Tanjungpinang. (din)










Discussion about this post