Dahlia Poland mengonfirmasi bahwa ia kini menjalin hubungan dengan model Rangga Azies setelah resmi bercerai dari Fandy Christian. Dalam klarifikasinya kepada awak media pada Oktober 2026, ibu tiga anak itu menyebut kedekatan mereka sudah berjalan hampir lima bulan, sementara status pacaran mereka telah memasuki sekitar tiga bulan. Menurut Dahlia, hubungan tersebut masih terbilang baru, tetapi sejauh ini terasa nyaman dan berjalan baik.
Perkenalan Dahlia dan Rangga bermula dari pertemuan yang tidak direncanakan di Bandung. Saat itu, Dahlia sedang bersama sahabatnya, Dicky Prasetya atau Dicky dari SM*SH, di sebuah kafe. Dari situ, Dicky justru menjadi orang yang mendorong Dahlia untuk berkenalan dengan Rangga. Obrolan awal yang sederhana ternyata berlanjut menjadi komunikasi yang lebih intens dan kemudian berkembang ke arah hubungan asmara.
Dahlia menilai ada kecocokan yang membuatnya dan Rangga cepat akrab. Ia merasa percakapan mereka mengalir tanpa dipaksakan, ditambah lagi selera humor keduanya juga sejalan. Hal itu membuatnya lebih mudah menjadi diri sendiri ketika bersama Rangga. Bagi Dahlia, sang kekasih juga punya karakter yang berbeda dari pria-pria yang pernah hadir dalam hidupnya karena dinilai memiliki tujuan yang jelas dalam hubungan.
Meski hubungan mereka sudah berjalan beberapa bulan, Dahlia memilih untuk melangkah pelan. Hingga awal Oktober 2026, ia belum memperkenalkan Rangga kepada ketiga anaknya. Keputusan itu diambil karena ia tidak ingin terburu-buru membawa pasangan baru terlalu cepat ke dalam kehidupan keluarga. Menurutnya, relasi yang masih muda tetap membutuhkan waktu untuk saling mengenal lebih dalam.
Dahlia juga menegaskan belum ada rencana untuk segera membawa hubungan ini ke jenjang pernikahan. Ia memilih menikmati proses dan melihat bagaimana keduanya berkembang ke depan. Sikap hati-hati itu menunjukkan bahwa dirinya kini lebih mempertimbangkan dampak hubungan terhadap anak-anak dan kehidupan rumah tangga yang pernah ia jalani sebelumnya.
Pengalaman masa lalu membuat Dahlia semakin selektif dalam membuka hati. Ia mengaku tetap bersedia mengenal orang baru, tetapi kini lebih berhati-hati dalam menilai kecocokan. “Aku lebih jadi lebih selektif gitu ya karena kemarin sudah ada pengalaman. Jadi ya ngobrol sama orang pun ya sewajarnya, tapi kayak ya kalau emang nyaman, ya lanjut,” ujarnya. Meski begitu, ia menegaskan tidak ingin hidup dalam ketakutan untuk kembali menjalin hubungan karena setiap orang punya karakter yang berbeda.







Discussion about this post