Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo menjalani pemeriksaan kesehatan di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, di tengah sorotan publik atas kabar fasilitas mewah di lapas itu dan duka atas wafatnya ibunda, Ridha Sambo Sampetondok. Pemeriksaan tersebut berlangsung dalam kegiatan bakti sosial bertajuk “GOTD Limitless – Love Without Limits” yang digelar Gereja Oikumene Terang Dunia (GOTD) Lapas Cibinong bersama sejumlah mitra gereja dan yayasan Kristen. Selain Sambo, ratusan warga binaan lain juga mengikuti layanan kesehatan gratis itu.
Kegiatan dimulai dengan registrasi, lalu dilanjutkan pengecekan tekanan darah dan penyaringan awal kondisi kesehatan. Setelah itu, peserta menjalani pemeriksaan lanjutan, termasuk tes laboratorium. Menurut dokter yang terlibat, dr Yenny Candrawaty, beberapa parameter kesehatan Sambo masih berada dalam batas baik. Ia menyebut gula darah, asam urat, dan kolesterol tidak menunjukkan masalah berarti. Namun, tekanan darah Sambo tercatat lebih tinggi dari kondisi ideal.
“Kita cek tiga-tiga gini. Gula darah, asam urat, kolesterol masih bagus. Cuman tensinya agak tinggi,” ujar Yenny. Ia menambahkan, kondisi tersebut bisa dipengaruhi riwayat tekanan darah atau kurang istirahat. Pemeriksaan itu menjadi salah satu agenda pelayanan bagi warga binaan, dengan tujuan memberi akses kesehatan secara gratis sekaligus menghadirkan perhatian sosial di dalam lapas.
Dalam kesempatan yang sama, Sambo juga menyampaikan pesan kepada para warga binaan. Ia berbicara tentang kasih, kepedulian, dan harapan, serta mendorong mereka untuk tetap melihat peluang berubah meski sedang menjalani masa hukuman. Sambo menekankan bahwa nilai kemanusiaan tetap melekat pada setiap orang, apa pun latar belakang dan keadaan yang sedang dihadapi. Ia juga mengajak warga binaan mensyukuri kesempatan mengikuti pelayanan kesehatan tersebut.
Seorang warga binaan yang ikut pemeriksaan menyampaikan rasa terima kasih karena bisa memperoleh layanan medis dan obat tanpa biaya. Ia menilai kegiatan seperti ini membantu mereka mengenali kondisi tubuh sekaligus merasa diperhatikan. Pihak lapas pun mengapresiasi kehadiran para mitra gereja yang terlibat, di antaranya PD GBI & PGLII Kabupaten Bogor, Gereja Katolik Paroki Kota Wisata Cibubur, GBI Tapak Siring, Shama Ministry, GPIB Pengharapan, dan GPIB Trinitas.
Di luar kegiatan kesehatan itu, nama Ferdy Sambo kembali menjadi perhatian setelah disebut dalam rapat dengar pendapat Komisi XIII DPR RI yang membahas fasilitas istimewa di Lapas Cibinong. Sementara itu, keluarga memastikan Sambo tidak hadir langsung dalam pemakaman ibunya yang meninggal di usia 80 tahun pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 23.00 WITA di Rumah Sakit Hermina Makassar. Kuasa hukum Arman Hanis menyatakan Sambo tidak bisa datang ke pemakaman, sedangkan kakaknya, Leo Sambo, menyebut prosesi itu rencananya diikuti lewat Zoom dari lapas.
Sambo sendiri tengah menjalani hukuman penjara seumur hidup setelah divonis bersalah dalam perkara pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Josua Hutabarat atau Brigadir J. Putusan kasasi Mahkamah Agung pada 8 Agustus 2023 mengubah vonis hukuman mati dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kasus ini sebelumnya menyedot perhatian luas karena sempat direkayasa sebagai baku tembak antaranggota, sebelum terungkap bahwa Sambo yang melakukan penembakan.









Discussion about this post