Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp tim nasional Portugal di Kopenhagen pada menjelang laga UEFA Nations League kontra Denmark, di tengah kabar adanya jarak dengan pelatih Jorge Jesus. Keputusan itu muncul setelah konferensi pers Jesus dan pembicaraan Ronaldo dengan Presiden Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) Pedro Proença, seperti dilaporkan Bein Sports pada Jumat (2/10).
Ronaldo belum membeberkan alasan kepergiannya secara rinci. Ia hanya menyampaikan bahwa penjelasan akan diberikan kepada publik pada kesempatan lain, sembari berharap Portugal dan para pemain lain mendapat hasil terbaik. Dengan demikian, penyerang berusia 39 tahun itu dipastikan tidak masuk dalam skuad untuk menghadapi Denmark.
Situasi ini tak lepas dari rangkaian keputusan teknis di laga-laga sebelumnya. Saat Portugal menang 1-0 atas Wales, Ronaldo turun sebagai starter. Namun ketika Portugal menaklukkan Norwegia 2-1, ia tidak dimainkan. Perubahan peran tersebut kemudian memunculkan spekulasi soal hubungan antara kapten Portugal dan sang pelatih.
Menjelang duel dengan Denmark, Jesus menyebut Ronaldo tidak akan tampil sejak awal. Pernyataan itu kembali memicu pembahasan media mengenai kemungkinan ketegangan di internal tim. Meski begitu, Jesus menolak anggapan bahwa ada insiden atau perselisihan pribadi dengan Ronaldo.
Pelatih Portugal itu menegaskan bahwa penentuan peran kapten dilakukan berdasarkan kebutuhan tim, bukan karena konflik. Dari sisi federasi, FPF menyatakan Ronaldo sudah meninggalkan pusat latihan, tetapi persiapan Portugal tetap berjalan dengan 24 pemain lain yang masih berada dalam rombongan.
Hingga kini belum ada pengumuman resmi soal apakah Ronaldo akan mengakhiri kiprahnya bersama tim nasional. Portugal sendiri masih harus melanjutkan agenda Nations League, sementara penjelasan lanjutan dari Ronaldo mengenai keputusannya meninggalkan kamp masih ditunggu.










Discussion about this post