TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com — Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang bergerak cepat merespons gelombang aduan masyarakat terkait persoalan stok dan fluktuasi harga minyak goreng subsidi.
Instansi ini langsung menggelar rapat koordinasi taktis bersama Perum Bulog Cabang Tanjungpinang, Satgas Pangan Polresta Tanjungpinang, CV Bintang Perkasa selaku distributor utama, serta Bagian Perekonomian Setdako Tanjungpinang, Minggu (19/7/2026).
Pertemuan mendadak yang dipimpin langsung oleh Kepala Disdagin Kota Tanjungpinang, Riany, tersebut dilangsungkan di ruang rapat utama kantor Disdagin, Kamis (16/7/2026) lalu.
Langkah ini diambil guna mengurai sumbatan informasi di tengah masyarakat sekaligus memetakan kendala distribusi serta mengontrol harga jual produk MinyaKita agar tidak melambung di luar koridor aturan pemerintah.
Dari hasil rekomendasi rapat lintas sektor tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Disdagin dan Satgas Pangan telah menjadwalkan aksi turun lapangan untuk melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah fasilitas gudang penyimpanan milik distributor, Jumat (17/7/2026).
“Kami bergerak bersama untuk merespons langsung suara masyarakat. Agenda sidak bersama ke gudang distributor difokuskan untuk memastikan angka riil stok MinyaKita yang tersedia saat ini di Tanjungpinang. Selain urusan kuantitas pasokan, pembahasan intensif di dalam rapat juga mencakup peta kelancaran alur distribusi dari distributor, agen, hingga ke lapak para pengecer di pasar tradisional demi menjamin kesesuaian harga jual eceran tertinggi yang sudah ditetapkan oleh negara,” jelas Kepala Disdagin Kota Tanjungpinang Riany, Minggu (19/7/2026).
Riany menambahkan, pemantauan ketat secara berkala ini sangat krusial dilakukan guna mendeteksi secara dini potensi terjadinya penimbunan barang atau praktik spekulasi harga oleh oknum pedagang nakal.
Sinergi antara pemerintah daerah dengan aparat penegak hukum dari Satgas Pangan Polresta Tanjungpinang diharapkan mampu memberikan efek jera serta menjamin rasa aman bagi pemenuhan kebutuhan pokok harian seluruh elemen masyarakat di Kota Tanjungpinang. (din)










Discussion about this post