klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Ekonomi

Rupiah melemah ke Rp 17.944 per dolar AS, Asia tertekan

Redaksi by Redaksi
30 Juli 2026 - 21:30
Reading Time: 2 mins read
0
Rupiah melemah ke Rp 17.944 per dolar AS, Asia tertekan



Rupiah Mengalami Tekanan di Awal Perdagangan Hari Ini

JAKARTA – Nilai tukar rupiah mengalami tekanan di awal perdagangan hari ini. Pada hari Rabu (1/7/2026), rupiah spot dibuka pada level Rp 17.944 per dolar Amerika Serikat (AS). Pergerakan ini menunjukkan pelemahan sebesar 0,21% dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 17.907 per dolar AS.

Perkembangan rupiah ini sejalan dengan tren pelemahan hampir seluruh mata uang di kawasan Asia. Dalam beberapa jam pertama perdagangan, beberapa mata uang negara-negara tetangga juga mengalami penurunan terhadap dolar AS.

Berikut adalah daftar mata uang di Asia yang mengalami pelemahan:

  • Won Korea Selatan: Mengalami pelemahan terdalam dengan anjlok sebesar 0,62%.
  • Peso Filipina: Tertekan sebesar 0,43%.
  • Baht Thailand: Melemah sebesar 0,26%.
  • Dolar Singapura: Terkoreksi sebesar 0,13%.
  • Ringgit Malaysia: Mengalami depresiasi sebesar 0,09%.
  • Yen Jepang: Turun sebesar 0,08%.
  • Yuan China: Melemah sebesar 0,07%.
  • Dolar Hong Kong: Mengalami pelemahan tipis sebesar 0,005%.

Sementara itu, dolar Taiwan menjadi satu-satunya mata uang di kawasan Asia yang menguat terhadap dolar AS. Mata uang ini naik sebesar 0,07% dalam pergerakannya.

Pelemahan rupiah dan sejumlah mata uang lainnya di Asia dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk sentimen pasar global, kebijakan moneter bank sentral masing-masing negara, serta dinamika ekonomi makro. Kondisi ini juga mencerminkan ketidakstabilan yang terjadi di pasar keuangan internasional saat ini.

Selain itu, pergerakan nilai tukar mata uang juga sering dipengaruhi oleh volatilitas harga komoditas, seperti minyak mentah dan logam mulia, yang bisa memengaruhi arus modal dan permintaan terhadap dolar AS.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Kemungkinan besar, para pelaku pasar akan terus memantau perkembangan politik, ekonomi, dan kebijakan moneter dari berbagai negara untuk menentukan arah pergerakan mata uang di masa mendatang.

Hingga pukul 09.00 WIB, situasi pasar masih dinamis dan belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan signifikan. Namun, investor dan pelaku bisnis tetap waspada mengingat potensi risiko yang bisa muncul akibat ketidakpastian ekonomi global.

Dengan demikian, kondisi rupiah dan mata uang Asia secara keseluruhan tetap menjadi perhatian utama bagi para pengambil keputusan di pasar keuangan.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Ekonomi

RUU Ketenagakerjaan Baru Perketat PHK dan Siapkan Dana Cadangan Pesangon

7 Oktober 2026 - 22:55
Airlangga Minta Usulan Jam Kerja 45 Jam Mengacu pada Aturan Perlindungan Pekerja
Ekonomi

Airlangga Minta Usulan Jam Kerja 45 Jam Mengacu pada Aturan Perlindungan Pekerja

7 Oktober 2026 - 18:55
Menperin Minta Aturan Impor Tak Abaikan Daya Tahan Industri Dalam Negeri
Ekonomi

Menperin Minta Aturan Impor Tak Abaikan Daya Tahan Industri Dalam Negeri

6 Oktober 2026 - 20:55
Bank Dunia: Ekonomi Indonesia Masih Tumbuh, tetapi Tanda Perlambatan Mulai Muncul
Ekonomi

Bank Dunia: Ekonomi Indonesia Masih Tumbuh, tetapi Tanda Perlambatan Mulai Muncul

6 Oktober 2026 - 14:55
Penjualan SBR015 Tembus Rp 2,3 Triliun, Tenor 2 Tahun Masih Jadi Favorit
Ekonomi

Penjualan SBR015 Tembus Rp 2,3 Triliun, Tenor 2 Tahun Masih Jadi Favorit

5 Oktober 2026 - 22:55
Rencana Alih Kelola Geo Dipa dan PNM Berhenti Setelah Tak Kantongi Restu Presiden
Ekonomi

Rencana Alih Kelola Geo Dipa dan PNM Berhenti Setelah Tak Kantongi Restu Presiden

5 Oktober 2026 - 00:55
Next Post
Rezeki Tak Pernah Putus! 8 Weton Ini Dikabarkan Selalu Makmur dan Kaya Seumur Hidup

Rezeki Tak Pernah Putus! 8 Weton Ini Dikabarkan Selalu Makmur dan Kaya Seumur Hidup

Kementan Bersama Satgas Pangan Polri Tuntaskan Masalah Harga Ayam Peternak

Kementan Bersama Satgas Pangan Polri Tuntaskan Masalah Harga Ayam Peternak

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com