Data Kerusakan Akibat Gempa Tektonik di Sulawesi Utara dan Maluku Utara
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah merilis data terkini mengenai kerusakan yang terjadi akibat gempa tektonik berkekuatan 7,6 Skala Richter yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut). Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (2/4/2026), dan menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat setempat.
Dari laporan terbaru, dampak kerusakan terlihat tersebar di beberapa titik di Sulawesi Utara. Di Kota Manado, gempa bumi menyebabkan kerusakan pada satu unit hotel, lima gedung perkantoran, serta fasilitas umum Gedung KONI Sario. Di Kabupaten Minahasa, sebanyak 17 rumah warga, satu kantor pemerintahan, dua rumah ibadah, dan satu akses jalan mengalami kerusakan.
Peristiwa memilukan terjadi di kawasan Gedung KONI Sario, Manado. Kanopi di sisi sebelah barat gedung tersebut runtuh total dan menelan korban jiwa. Seorang warga bernama Deice Lahia (69) dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu warga lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.
Seorang saksi mata, Rasid Poli, menceritakan detik-detik mencekam saat gempa terjadi. Saat itu, ia sedang beraktivitas mencangkul di samping gedung ketika bumi mulai berguncang hebat. Dalam kepanikan, ia melihat korban berusaha menyelamatkan diri dari tempat tinggalnya yang berada tepat di bawah naungan kanopi.
“Ia tertimpa bangunan di bagian tengah kanopi,” ujar Rasid yang tampak masih trauma dengan kejadian tersebut.
Deice Lahia dikenal sebagai sosok yang sehari-harinya berdagang di sekitar lapangan KONI Sario. Korban juga diketahui merupakan kakak kandung dari petinju kawakan asal Sulawesi Utara, Ilham Lahia.
Menurut keterangan saksi lain di lokasi, warga sebenarnya sempat memperingatkan Deice untuk segera berlari menjauh saat getaran mulai terasa. Namun, korban diduga masih sibuk mengurus tanaman cabai (rica) miliknya sehingga terlambat menyelamatkan diri saat struktur bangunan ambruk.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih terus melakukan pendataan dan mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Di lokasi kejadian, Rasid Poli hanya bisa terduduk lemas sambil menyesap air putih dan rokok untuk menenangkan diri setelah menyaksikan tragedi yang menimpa kerabat dekatnya tersebut.
Pasca gempa bumi dengan cungkakan terkuat dalam 14 tahun terakhir tersebut, BMKG melaporkan ratusan gempa bumi susulan di mana puluhan lainnya turut dirasakan dengan skala getaran rata-rata magnitudo 5 koma.
Daftar Kerusakan di Wilayah Sulawesi Utara
- Di Kota Manado:
- Satu unit hotel mengalami kerusakan
- Lima gedung perkantoran rusak
-
Fasilitas umum Gedung KONI Sario mengalami kerusakan
-
Di Kabupaten Minahasa:
- 17 rumah warga rusak
- Satu kantor pemerintahan mengalami kerusakan
- Dua rumah ibadah rusak
- Satu akses jalan mengalami kerusakan
Peristiwa Tragis di Gedung KONI Sario
- Kanopi di sisi sebelah barat gedung runtuh total
- Seorang warga, Deice Lahia (69), meninggal dunia di lokasi kejadian
- Satu warga lainnya mengalami luka-luka
Kesaksian Saksi Mata
- Rasid Poli menceritakan detik-detik mencekam saat gempa terjadi
- Ia sedang mencangkul di samping gedung ketika bumi mulai berguncang hebat
- Ia melihat korban berusaha menyelamatkan diri dari tempat tinggalnya yang berada tepat di bawah naungan kanopi
Informasi Tambahan
- Deice Lahia dikenal sebagai pedagang di sekitar lapangan KONI Sario
- Korban adalah kakak kandung dari petinju kawakan Ilham Lahia
- Warga sempat memperingatkan Deice untuk segera berlari menjauh saat getaran mulai terasa
- Korban diduga masih sibuk mengurus tanaman cabai (rica) miliknya sehingga terlambat menyelamatkan diri
Pemantauan dan Imbauan
- Pihak berwenang masih melakukan pendataan
- Mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan
- BMKG melaporkan ratusan gempa bumi susulan
- Puluhan gempa susulan dirasakan dengan skala getaran rata-rata magnitudo 5 koma










Discussion about this post