Agustina Arumsari: Sosok Baru di Panggung Gizi Nasional Mendampingi Nani S. Deyang
Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. Penunjukan ini merupakan bagian dari perombakan kepemimpinan lembaga tersebut, yang dilakukan setelah pemerintah melakukan evaluasi kinerja BGN selama lebih dari satu tahun. Agustina Arumsari akan bekerja bersama Kepala BGN yang baru, Nani S. Deyang, serta satu wakil kepala lainnya, Mayjen Eddy Trenggono, dalam upaya meningkatkan kualitas gizi di Indonesia.
Agustina Arumsari bukanlah nama baru dalam dunia pemerintahan dan pengawasan. Ia memiliki rekam jejak karier yang panjang dan mengesankan, terutama di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Latar belakang pendidikannya yang kuat, ditambah dengan berbagai sertifikasi profesional, menunjukkan kompetensi dan dedikasinya dalam bidang yang berkaitan dengan keuangan, audit, dan investigasi.
Profil Lengkap Agustina Arumsari: Dari Pendidikan Hingga Karier Gemilang
Agustina Arumsari lahir di Purbalingga, Jawa Tengah, pada tanggal 9 November 1970. Perjalanan pendidikannya dimulai dari jenjang Diploma Tiga (D3) di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), tempat ia lulus pada tahun 1992. Keinginannya untuk terus berkembang membawanya melanjutkan studi ke jenjang Diploma Empat (D4) di kampus yang sama, dan ia berhasil menyelesaikannya pada tahun 1998.
Tidak berhenti di situ, Agustina Arumsari kemudian menempuh pendidikan Strata Dua (S2) di Universitas Indonesia. Dari perguruan tinggi ternama tersebut, ia berhasil meraih gelar Magister Hukum (M.H.) pada tahun 2014. Perpaduan antara latar belakang akuntansi dan hukum ini memberikannya perspektif yang unik dan komprehensif dalam menjalankan tugas-tugasnya.
Selain pendidikan formal yang solid, Agustina Arumsari juga memperkaya diri dengan berbagai sertifikasi profesional yang sangat relevan dengan bidang keahliannya. Sertifikasi ini menjadi bukti nyata kemampuannya dalam berbagai aspek penting, meliputi:
- Audit dan Investigasi:
- Certified Fraud Examiner (CFE)
- Certified Forensic Auditor (CFrA)
- Chartered Accountant (CA)
- Qualified Internal Auditor (QIA)
- Certified Government Chief Audit Executive (CGCAE)
- Certified Internal Audit Executive (CIAE)
- Manajemen Risiko:
- Certified Risk Professional (CRP)
- Certified Risk Executive Leader (CREL)
- Certified Government Risk Executive (CGRE)
- Fraud Risk Management Professional (FRMP)
Sederet sertifikasi ini menunjukkan bahwa Agustina Arumsari memiliki keahlian mendalam dalam mendeteksi kecurangan, melakukan audit forensik, menjadi akuntan tersertifikasi, serta memiliki kompetensi tinggi dalam manajemen risiko di sektor pemerintahan.
Perjalanan Karier Menanjak di BPKP
Perjalanan karier Agustina Arumsari dimulai sebagai Asisten Pengawas Keuangan dan Pembangunan Madya di Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat. Sejak awal, ia telah menunjukkan dedikasi dan kemampuan yang luar biasa, yang kemudian membawanya menduduki berbagai posisi strategis di BPKP.
Selama bertugas di BPKP, Agustina Arumsari dipercaya untuk mengemban tanggung jawab penting, di antaranya:
- Direktur Investigasi BUMN dan BUMD (2017): Pada posisi ini, ia bertanggung jawab atas investigasi terhadap badan usaha milik negara dan daerah, sebuah peran krusial dalam menjaga akuntabilitas dan mencegah kerugian negara.
- Direktur Investigasi III (2019): Kariernya terus menanjak, membuktikan kemampuannya dalam memimpin tim investigasi yang kompleks.
- Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi (2020): Ini adalah salah satu jabatan puncak di BPKP, di mana ia memimpin seluruh aspek investigasi di lembaga tersebut.
Puncak dari perjalanan kariernya di BPKP adalah ketika ia dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Kepala BPKP pada tanggal 19 Februari 2025. Namun, peran barunya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menandai babak baru dalam kariernya, mengalihkan fokusnya ke sektor yang sangat vital bagi kesejahteraan masyarakat.
Kekayaan Bersih Agustina Arumsari: Transparansi dan Akuntabilitas
Sebagai pejabat publik, transparansi mengenai kekayaan adalah hal yang penting. Berdasarkan data e-LHKPN KPK per 31 Desember 2023, Agustina Arumsari tercatat memiliki total kekayaan bersih sebesar Rp8.735.527.988. Laporan ini menunjukkan bahwa ia tidak memiliki catatan utang, yang semakin mengukuhkan citra akuntabilitasnya.
Berikut adalah rincian aset yang dilaporkan oleh Agustina Arumsari:
-
Tanah dan Bangunan:
- Total Nilai: Rp2.076.151.000
- Rincian:
- Tanah dan bangunan seluas 300 m² di Depok dengan nilai Rp1.271.640.000.
- Tanah dan bangunan seluas 1 m² di Jakarta Pusat dengan nilai Rp804.511.000.
-
Alat Transportasi dan Mesin:
- Total Nilai: Rp210.591.500
- Rincian:
- Toyota Kijang Minibus tahun 2003 senilai Rp50.000.000.
- Toyota Agya 1.2 G A/T tahun 2021 senilai Rp160.591.500.
-
Harta Bergerak Lainnya:
- Total Nilai: Rp1.021.902.564
-
Surat Berharga:
- Total Nilai: Rp0
-
Kas dan Setara Kas:
- Total Nilai: Rp5.426.882.924
-
Harta Lainnya:
- Total Nilai: Rp0
Dengan total kekayaan bersih mencapai lebih dari Rp8,7 miliar dan tanpa adanya utang, Agustina Arumsari menunjukkan profil seorang pejabat publik yang memiliki integritas dan manajemen keuangan yang baik. Penunjukannya sebagai Wakil Kepala BGN diharapkan dapat membawa angin segar dan profesionalisme ke dalam upaya peningkatan gizi nasional.










Discussion about this post