klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Breaking News

Dampak blackout Sumatera, 4 tewas dan 3 kritis akibat keracunan asap genset tanpa ventilasi

Redaksi by Redaksi
26 Mei 2026 - 15:02
Reading Time: 3 mins read
0
Dampak blackout Sumatera, 4 tewas dan 3 kritis akibat keracunan asap genset tanpa ventilasi

Kebakaran Asap Genset Akibat Pemadaman Listrik Massal di Sumatera

Pemadaman listrik massal yang terjadi di sejumlah provinsi di Pulau Sumatera memicu kejadian tragis yang menimpa sejumlah warga. Dalam insiden ini, tujuh orang diduga menghirup racun dari asap genset yang menyala saat listrik padam. Akibatnya, empat orang meninggal dunia sementara tiga lainnya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Insiden ini terjadi di dua wilayah berbeda, yaitu Kabupaten Batu Bara di Sumatera Utara dan Kabupaten Tanah Datar di Sumatera Barat. Berikut adalah kronologi lengkap dari peristiwa tersebut:

Empat Pegawai Toko Ponsel Lemas di Dalam Kamar (Batu Bara, Sumut)

Peristiwa pertama terjadi di sebuah toko aksesoris ponsel di Kelurahan Indrapura, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara, pada Sabtu (23/5/2026) pagi. Saat itu, pemilik toko khawatir karena panggilan teleponnya tidak direspons oleh para pegawai.

Ia kemudian meminta pengawas toko untuk memeriksa kondisi mereka di lokasi. Saat diperiksa, pintu kamar harus didobrak oleh pengawas bersama warga sekitar. Di dalam kamar, empat pegawai ditemukan sudah tergeletak lemas di atas tempat tidur.

“Kami tiba setelah korban dibawa ke rumah sakit. Dari laporan diterima, dua meninggal dunia dan dua lainnya menjalani perawatan,” ujar Kapolsek Air Putih, AKP Rahmat R Hutagaol.

Korban Meninggal Dunia: Adila dan Rahma.

Korban Selamat (Dirawat): Dwi dan Riana.

Polisi telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi. Komunikasi terakhir dengan korban diketahui terjadi pada Jumat (22/5/2026) malam. Dugaan kuat, para korban menghirup racun asap dari mesin genset yang menyala saat listrik padam.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Tiga Pelajar Ditemukan Berbusa di Masjid (Tanah Datar, Sumbar)

Tragedi serupa menimpa tiga pelajar di Masjid Nurul Huda, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, pada Jumat (22/5/2026) malam. Wali Nagari Pandai Sikek, Mas’ap W. Dt. Bandaro menjelaskan, kejadian bermula saat wilayah mereka dilanda mati listrik massal sejak Jumat malam.

Ketiga korban kemudian pergi ke masjid untuk mengisi daya baterai ponsel (charge HP) menggunakan daya dari genset masjid, lalu tertidur di sana. Keesokan harinya, pengurus masjid mengira para korban masih tertidur biasa saat hendak dibangunkan.

Namun, saat orang tua salah satu korban datang mencari, barulah diketahui bahwa kondisi ketiga anak tersebut sudah kritis dengan mulut berbusa. Para korban langsung dilarikan ke RS Ibnu Sina (Yarsi) Padang Panjang.

Korban Meninggal Dunia: Haikal Arya Kamil (15) dan Gibran Arrasyid (15).

Korban Selamat (Dirawat): Burhanuddin Hakim.

Berdasarkan keterangan dokter, korban selamat masih harus mendapatkan perawatan intensif karena banyaknya racun gas karbon monoksida dari genset yang terhirup ke dalam tubuh.

Penyebab dan Peringatan

Dari kedua kejadian tersebut, dugaan kuat bahwa penyebab utama adalah penggunaan genset yang tidak aman saat listrik padam. Penggunaan alat ini tanpa ventilasi yang cukup dapat menyebabkan penumpukan gas karbon monoksida, yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.

Masyarakat diminta untuk lebih waspada dan memastikan penggunaan genset dilakukan dengan benar, termasuk memastikan area terbuka dan ventilasi yang memadai. Selain itu, penting untuk memiliki alat deteksi gas karbon monoksida agar dapat memberi peringatan dini jika terjadi kebocoran.

Kesimpulan

Kedua peristiwa ini menjadi peringatan keras akan bahaya penggunaan genset yang tidak tepat. Dengan meningkatnya frekuensi pemadaman listrik, masyarakat perlu lebih waspada dan memahami cara menggunakan alat-alat darurat seperti genset dengan aman. Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, risiko kecelakaan semacam ini bisa diminimalisir.


ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

DPR Sahkan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Gantikan Listyo Sigit
Breaking News

DPR Sahkan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Gantikan Listyo Sigit

1 Oktober 2026 - 11:31
Ribuan Kubik Pasir di Lahan Kosong Sei Beduk Disorot, Asal-Usul dan Izin Dipertanyakan
Breaking News

Ribuan Kubik Pasir di Lahan Kosong Sei Beduk Disorot, Asal-Usul dan Izin Dipertanyakan

30 September 2026 - 18:48
LRT Jabodebek Alami Rem Mendadak di Cikunir, Penumpang Diarahkan ke Perjalanan Berikutnya
Breaking News

LRT Jabodebek Alami Rem Mendadak di Cikunir, Penumpang Diarahkan ke Perjalanan Berikutnya

29 September 2026 - 19:19
506 Ribu Batang Rokok Ilegal Disita Bea Cukai Batam, Termasuk Merek Lenox
Breaking News

506 Ribu Batang Rokok Ilegal Disita Bea Cukai Batam, Termasuk Merek Lenox

25 September 2026 - 14:08
Buka Sosialisasi Anti-Korupsi 2026, Sekdaprov Misni Minta OPD Perkuat Sistem Pengendalian Internal
Breaking News

Buka Sosialisasi Anti-Korupsi 2026, Sekdaprov Misni Minta OPD Perkuat Sistem Pengendalian Internal

23 September 2026 - 17:34
Alamak! Mantan Polri Ungkap Dugaan Setoran Bandar Narkoba ke Oknum  Polres Langkat Lewat Medsos
Breaking News

Alamak! Mantan Polri Ungkap Dugaan Setoran Bandar Narkoba ke Oknum Polres Langkat Lewat Medsos

13 September 2026 - 18:26
Next Post
Burnley vs Wolves: Duel Tim Terpuruk yang Terancam Degradasi

Burnley vs Wolves: Duel Tim Terpuruk yang Terancam Degradasi

Terbongkar Alasan Ahmad Dhani Pilih Mulan Jameela dan Tinggalkan Maia Estianty

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com