Kecelakaan di Tol Paspro, Anggota DPR RI Mengalami Luka-Luka
Pada hari Sabtu (23/5/2026), anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhammad Hilman Mufidi atau yang akrab disapa Gus Hilman mengalami kecelakaan lalu lintas di Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) Kilometer 834. Peristiwa ini terjadi di jalur B, dekat Desa Posangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo.
Menurut informasi yang diperoleh, kecelakaan terjadi akibat tabrakan antara kendaraan Innova dengan nomor polisi N-1297-NB yang dikemudikan oleh Mahrus Ali, sopir Gus Hilman. Kendaraan tersebut menabrak truk dump bernomor polisi W-8439-UK yang dikemudikan oleh Imam Subekti.
Dalam kecelakaan tersebut, dua penumpang yang merupakan staf pendamping Gus Hilman meninggal dunia. Mereka adalah Alex Anwaruh (25 tahun) dan Adinda Najwa (26 tahun), keduanya berasal dari Pamulang, Kota Tangerang. Sedangkan Gus Hilman sendiri selamat meski mengalami luka-luka dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soetomo Surabaya untuk mendapatkan perawatan intensif.
Sementara itu, Mahrus Ali, sopir kendaraan tersebut juga mengalami luka dan menjalani perawatan di IGD RS AR-Rozzy Kota Probolinggo.
Profil Gus Hilman
Gus Hilman lahir di Gresik pada 24 Juli 2000. Ia menjadi salah satu anggota DPR termuda di Senayan saat berusia 25 tahun. Sebagai putra sulung politikus senior sekaligus Ketua Fraksi PKB DPR RI Jazilul Fawaid, ia memiliki latar belakang keluarga yang kuat dalam dunia politik.
Saat ini, Gus Hilman menjabat di Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, olahraga serta sains dan teknologi. Ia dilantik sebagai anggota DPR RI Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Fraksi PKB dalam rapat paripurna DPR RI pada Selasa pagi 21 Januari 2025. Pelantikan ini merujuk pada Surat Keputusan Presiden No 156/P Tahun 2024 tentang Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Antarwaktu Anggota DPR dan anggota MPR Sisa Masa Jabatan 2024-2029.
Penyebab Kecelakaan
Meskipun penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses investigasi, beberapa faktor yang sering menjadi penyebab kecelakaan di jalan tol seperti kelelahan pengemudi, kecepatan berlebihan, atau kurangnya konsentrasi dapat menjadi kemungkinan. Dalam kasus ini, kecelakaan terjadi di jalur B yang biasanya ramai dengan lalu lintas kendaraan besar seperti truk.
Langkah Pencegahan dan Kesadaran Berkendara
Kecelakaan ini menjadi peringatan penting bagi para pengemudi, khususnya di jalan tol yang sering kali memiliki kecepatan tinggi. Kesadaran akan keselamatan berkendara harus terus ditingkatkan melalui edukasi dan sosialisasi. Selain itu, pihak berwenang juga perlu memperketat pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas.
Beberapa langkah yang bisa diambil antara lain:
* Peningkatan pengawasan di jalan tol dengan pemasangan kamera CCTV dan patroli rutin.
* Sosialisasi keselamatan berkendara kepada masyarakat, terutama para pengemudi mobil dan truk.
* Peningkatan fasilitas keselamatan di jalan tol seperti rambu lalu lintas yang jelas dan pencahayaan yang memadai.
Reaksi Publik dan Keluarga
Kejadian ini mendapat perhatian luas dari masyarakat, terutama karena korban termasuk anggota DPR yang memiliki peran penting dalam pemerintahan. Keluarga dan rekan kerja Gus Hilman menyampaikan dukungan dan doa agar kondisinya segera membaik.
Selain itu, banyak netizen dan tokoh masyarakat turut merayakan keselamatan Gus Hilman dan menyerukan perlunya peningkatan kesadaran akan keselamatan berkendara di jalan raya.










Discussion about this post