klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Ekonomi

Kemerosotan saham big caps tekan IHSG pekan ini: TPIA, DSSA hingga BREN turun drastis

Redaksi by Redaksi
26 Mei 2026 - 07:38
Reading Time: 3 mins read
0
Kemerosotan saham big caps tekan IHSG pekan ini: TPIA, DSSA hingga BREN turun drastis



JAKARTA — Beberapa saham perusahaan besar seperti TPIA, DSSA hingga BREN tercatat menjadi penyebab penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan ini, yaitu periode 18 hingga 22 Mei 2026. Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), saham-saham tersebut mengalami penurunan yang signifikan dan berdampak pada penurunan IHSG.

Saham milik Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA), menjadi saham paling banyak membebani indeks komposit sepanjang minggu ini. Saham TPIA turun sebesar 53,49% dalam seminggu dan berkontribusi menurunkan IHSG sebanyak 47,55 poin. Di posisi kedua, saham Grup Sinarmas PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) juga turun 47,34% dalam seminggu dan berkontribusi menurunkan IHSG sebesar 43,21 poin.

Selanjutnya, saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) turun 23,44% sepekan dan membebani IHSG sebesar 27,67 poin. Sementara itu, saham BRPT turun 22,84% sepekan dengan kontribusi 26,72 poin terhadap penurunan IHSG. Emiten milik keluarga Panigoro, AMMN, juga turun 21,62% sepekan dan berkontribusi 21,01 poin terhadap penurunan IHSG.

Di posisi berikutnya, saham BRMS turun 18,18% sepekan dan berkontribusi menahan laju IHSG sebesar 21,01 poin. Emiten batu bara milik Low Tuck Kwong, BYAN, turut membebani IHSG dengan tambahan 19,07 poin setelah sahamnya turun 10,71% sepekan.

Berikut daftar saham-saham yang menjadi top laggards atau penekan IHSG selama periode 18—22 Mei 2026:

  • TPIA: -53,49%, berkontribusi -47,55 poin
  • DSSA: -47,34%, berkontribusi -43,21 poin
  • BREN: -23,44%, berkontribusi -27,67 poin
  • BRPT: -22,84%, berkontribusi -26,72 poin
  • AMMN: -21,62%, berkontribusi -24,31 poin
  • BRMS: -18,18%, berkontribusi -21,01 poin
  • BYAN: -10,71%, berkontribusi -19,07 poin
  • BBCA: -3,28%, berkontribusi -18,74 poin
  • ASII: -6,09%, berkontribusi -13,96 poin
  • CUAN: -39,41%, berkontribusi -13,40 poin

IHSG Anjlok 8,35% Sepanjang Pekan

Akibat pelemahan saham-saham tersebut, IHSG terpantau anjlok sebesar 8,35% selama perdagangan 18—22 Mei 2026 dan berada di level 6.162,04. Pelemahan ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas transaksi dan aksi jual oleh investor asing.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, Kautsar P. Nurahmad, menyatakan bahwa kapitalisasi pasar turut tergerus sebesar 10,07% menjadi Rp10.635 triliun dari posisi sebelumnya Rp11.825 triliun. Nilai kapitalisasi pasar turun sekitar Rp1.190 triliun hanya dalam satu pekan perdagangan.

“Rata-rata nilai transaksi harian justru meningkat 15,68% menjadi Rp21,77 triliun dibandingkan dengan pekan sebelumnya sebesar Rp18,82 triliun,” kata Kautsar dalam keterangannya.

Dia menambahkan bahwa peningkatan aktivitas perdagangan juga terlihat dari rata-rata volume transaksi harian yang naik 2,53% menjadi 36,67 miliar lembar saham dari sebelumnya 35,76 miliar lembar saham. Namun, rata-rata frekuensi transaksi harian mengalami penurunan 6,5% menjadi 2,37 juta kali transaksi dari 2,53 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa transaksi bernilai besar masih mendominasi perdagangan di tengah tekanan pasar.

Di sisi lain, lanjutnya, investor asing masih melanjutkan tren jual bersih di pasar saham domestik. Pada perdagangan Jumat (22/5/2026), investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp309,52 miliar. Sepanjang tahun berjalan (year-to-date/ytd) 2026, investor asing telah membukukan jual bersih sebesar Rp41,63 triliun.


Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Celios Soroti Transparansi dan Independensi Bursa di Balik Ancaman Penurunan Status Pasar Saham Indonesia
Ekonomi

Celios Soroti Transparansi dan Independensi Bursa di Balik Ancaman Penurunan Status Pasar Saham Indonesia

19 Oktober 2026 - 04:55
Celios Kaitkan Akuisisi BYAN dengan Kekhawatiran Turunnya Kelas Pasar Saham Indonesia
Ekonomi

Celios Kaitkan Akuisisi BYAN dengan Kekhawatiran Turunnya Kelas Pasar Saham Indonesia

17 Oktober 2026 - 22:53
Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Pasar Cermati Sentimen MSCI dan RDG BI
Ekonomi

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Pasar Cermati Sentimen MSCI dan RDG BI

17 Oktober 2026 - 18:28
Harga BBM Pertamina 17 Oktober 2026 Stabil, Nonsubsidi Masih Tahan di Level September
Ekonomi

Harga BBM Pertamina 17 Oktober 2026 Stabil, Nonsubsidi Masih Tahan di Level September

17 Oktober 2026 - 11:24
Bank Jatim Ingatkan Risiko Jika Gaji ASN Dialihkan ke Koperasi
Ekonomi

Bank Jatim Ingatkan Risiko Jika Gaji ASN Dialihkan ke Koperasi

16 Oktober 2026 - 21:16
Usulan MSCI Ubah Status Indonesia Picu Tekanan Tajam di Bursa Saham
Ekonomi

Usulan MSCI Ubah Status Indonesia Picu Tekanan Tajam di Bursa Saham

16 Oktober 2026 - 17:44
Next Post
27 Pelajar Batam Seleksi O2SN Panjat Tebing, Diproyeksikan ke Tingkat Provinsi

27 Pelajar Batam Seleksi O2SN Panjat Tebing, Diproyeksikan ke Tingkat Provinsi

Mallorca Akhiri Musim dengan Pesta Gol, Oviedo Kewalahan di Son Moix

Mallorca Akhiri Musim dengan Pesta Gol, Oviedo Kewalahan di Son Moix

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com