Kondisi Kesehatan Diky Candra Mengkhawatirkan
Diky Candra Negara, yang baru saja menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya, mengalami kondisi kesehatan yang memprihatinkan. Ia tiba-tiba pingsan setelah menjalani berbagai agenda padat, termasuk melepas jemaah calon haji kloter 28 dan 29 di Gedung Dakwah Islamiyah (GDI) Kota Tasikmalaya, Rabu (13/5/2026) dini hari.
Kondisi ini terjadi hanya dua hari setelah ia resmi menggantikan Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan yang sedang menjalankan ibadah haji. Durasi jabatan Diky dalam posisi ini sangat singkat, namun dampaknya terasa berat bagi kesehatannya.
Agenda Padat dan Tuntutan Tugas
Pada Selasa (12/5/2026), Diky merayakan ulang tahun ke-52-nya. Namun, keesokan harinya, ia langsung terjebak dalam agenda yang sangat padat. Rani Permayani, istri Diky, menyampaikan bahwa suaminya sebenarnya sudah menunjukkan gejala sakit sejak awal menjabat sebagai Plh. Namun, tuntutan tugas membuat Diky tetap memaksakan diri untuk menghadiri berbagai kegiatan.
“Banyak kerjaan. Tapi memang dari dua hari lalu lagi kurang sehat dan sempat muntah-muntah,” kata Rani. Meski demikian, Diky tetap menjalani tugasnya hingga larut malam, bahkan setelah merayakan ulang tahun ke-52-nya.
Kondisi yang Membaik
Diky akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Hermina setelah mengalami penurunan kondisi fisik yang drastis. Sebelum dibawa ke rumah sakit, ia sempat menerima tamu di rumah dinasnya yang memberikan ucapan selamat atas ulang tahunnya. Setelah itu, ia melanjutkan agenda kedinasan hingga dini hari.
Rani mengungkapkan bahwa ia baru mengetahui suaminya dirawat saat bangun untuk salat tahajud. “Malam pas Teteh bangun jam 03.00 mau tahajud, Akang belum pulang. Ditelepon tidak diangkat, tanya ke ajudan ternyata dari jam 02.00 sudah dirawat di RS Hermina,” ujarnya.
Saat ini, Diky tengah menjalani observasi di ruang VIP 449 RS Hermina Tasikmalaya. Meskipun sempat mengkhawatirkan, pihak keluarga memastikan bahwa kondisi sang Plh Wali Kota mulai membaik. Tim dokter menyarankan agar Diky fokus beristirahat total untuk pemulihan lebih lanjut.
Penyebab Kondisi Fisik yang Menurun
Penyebab utama kondisi Diky adalah beban tugas yang sangat berat. Diky harus menghadapi berbagai agenda penting segera setelah hari ulang tahunnya. Hal ini membuat kondisi fisiknya menurun secara drastis. Selain itu, tekanan dari tuntutan jabatan juga menjadi faktor yang memengaruhi kesehatannya.
Agenda yang padat dan tanggung jawab besar membuat Diky tidak bisa melakukan istirahat yang cukup. Hal ini berdampak pada penurunan energi dan daya tahan tubuhnya. Meskipun begitu, ia tetap berusaha menjalani tugas dengan semangat.
Tindakan yang Diambil
Setelah kondisi kesehatannya memburuk, Diky segera dilarikan ke rumah sakit. Pihak rumah sakit memberikan perawatan intensif untuk memastikan kondisinya stabil. Dokter juga memberikan saran untuk fokus pada pemulihan sepenuhnya.
Selain itu, pihak keluarga dan staf terdekat juga memberikan dukungan penuh untuk pemulihan Diky. Mereka berharap agar kondisinya dapat kembali pulih dalam waktu dekat.










Discussion about this post