klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Local

Banyak Temukan Keramik Kuno, Warga Jelok Boyolali Malah Menguburnya, Ini Alasannya

Redaksi by Redaksi
7 Mei 2026 - 11:57
Reading Time: 2 mins read
0
Banyak Temukan Keramik Kuno, Warga Jelok Boyolali Malah Menguburnya, Ini Alasannya
Buy JNews
ADVERTISEMENT

Penemuan Keramik dan Tembikar Kuno di Boyolali

Penemuan benda-benda kuno seperti keramik dan tembikar di wilayah Boyolali tidak lagi menjadi hal yang asing bagi masyarakat setempat. Sebelumnya, warga sering menemukan benda-benda sejenis, namun kebanyakan tidak dilaporkan dan justru dikubur kembali karena kurangnya kesadaran akan nilai sejarahnya.

“Dulu sering ditemukan, tapi karena masyarakat belum paham, biasanya dikubur lagi,” ujar Sapardi, Ketua RT 4 RW 3 Dukuh Purworejo. Ia menjelaskan bahwa penemuan benda-benda ini sering terjadi, namun tidak selalu mendapat perhatian yang cukup.

Kronologi Penemuan Terbaru

Pada Senin (4/5/2026), penemuan terbaru terjadi saat warga sedang menggali liang lahat untuk pemakaman. Pada kedalaman sekitar dua meter, cangkul penggali mengenai benda keras yang kemudian diketahui sebagai keramik.

“Awalnya tidak sengaja tercangkul. Setelah itu digali perlahan dan ditemukan lagi benda lain yang masih utuh,” jelas Sapardi. Dari lokasi tersebut, warga menemukan dua piring keramik, satu mangkuk, serta satu bejana tembikar. Namun, satu mangkuk dilaporkan rusak akibat terkena alat gali.

Selain itu, pada kedalaman sekitar satu meter juga ditemukan bejana dari tanah liat di liang yang sama. Di lokasi lain seperti Makam Penjalin di desa yang sama, warga juga pernah menemukan benda serupa, mulai dari gelang tembaga hingga batu yang menyerupai material bangunan candi.

Diduga Berasal dari Abad ke-19

Temuan kali ini langsung dilaporkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali untuk ditindaklanjuti. Faried Burhanudin, staf Bidang Kebudayaan Disdikbud Boyolali, membenarkan laporan tersebut dan menyebut temuan itu diduga merupakan bagian dari cagar budaya.

“Temuan berupa mangkuk, gelas, piring kecil, serta tembikar dari tanah liat. Namun untuk memastikan jenis dan usianya, masih perlu kajian lebih lanjut,” jelas Faried. Ia menambahkan, benda-benda tersebut diperkirakan berasal dari abad ke-19 Masehi.

Pihaknya kini akan melakukan pendataan serta kajian lebih lanjut guna memastikan nilai sejarah dari temuan tersebut. Dugaan sementara, benda-benda itu sengaja dikubur, mengingat frekuensi penemuan serupa di lokasi tersebut.

Potensi Nilai Sejarah yang Tinggi

Temuan ini menunjukkan bahwa wilayah Boyolali memiliki potensi sejarah yang sangat besar. Banyak benda-benda kuno yang ditemukan di sini bisa menjadi bukti peradaban masa lalu. Namun, pentingnya edukasi kepada masyarakat tentang perlindungan dan pelestarian benda-benda sejarah tetap menjadi prioritas utama.

Warga diharapkan lebih waspada dan sadar akan nilai historis dari benda-benda yang mereka temukan. Selain itu, kerja sama antara masyarakat dan lembaga terkait seperti Disdikbud sangat diperlukan agar penemuan-penemuan ini dapat dipelajari dan dilestarikan dengan baik.

Langkah-Langkah yang Akan Dilakukan

Disdikbud Boyolali akan segera melakukan beberapa langkah untuk memastikan keaslian dan nilai sejarah dari temuan tersebut. Beberapa langkah yang akan dilakukan antara lain:

  • Melakukan pendataan lengkap terhadap semua benda yang ditemukan.
  • Mengirimkan benda-benda tersebut ke laboratorium untuk analisis lebih lanjut.
  • Melibatkan ahli sejarah dan arkeolog dalam proses penelitian.
  • Memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga dan melaporkan benda-benda sejarah.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan temuan-temuan seperti ini dapat memberikan kontribusi besar dalam memahami sejarah daerah Boyolali dan Indonesia secara keseluruhan.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

104 Ribu Keluarga di Batang Terima Bantuan Pangan, 3 Kecamatan Menanti
Local

104 Ribu Keluarga di Batang Terima Bantuan Pangan, 3 Kecamatan Menanti

2 Juni 2026 - 20:49
Pencarian Dramatis: Basarnas Selami Ponton Palangka Raya untuk Korban Tenggelam
Local

Pencarian Dramatis: Basarnas Selami Ponton Palangka Raya untuk Korban Tenggelam

2 Juni 2026 - 18:57
Nanang Gasak Rokok Minimarket Brebes untuk Kambing Kurban
Local

Nanang Gasak Rokok Minimarket Brebes untuk Kambing Kurban

2 Juni 2026 - 18:50
Sukabumi-Bocimi: Jakarta Tumpah Ruah, Cibadak Macet Parah
Local

Sukabumi-Bocimi: Jakarta Tumpah Ruah, Cibadak Macet Parah

2 Juni 2026 - 18:04
Mobil Berplat B Dipalak di Bandung, Dedi Mulyadi: Cari Kerja Halal
Local

Mobil Berplat B Dipalak di Bandung, Dedi Mulyadi: Cari Kerja Halal

2 Juni 2026 - 17:51
Prediksi Cuaca Bengkulu 1 Juni 2026: Langit Berawan Merata
Local

Prediksi Cuaca Bengkulu 1 Juni 2026: Langit Berawan Merata

2 Juni 2026 - 16:19
Next Post
Trump Sebut Blokade Selat Hormuz Bawa Keuntungan Besar bagi AS

Trump Sebut Blokade Selat Hormuz Bawa Keuntungan Besar bagi AS

Rupiah tembus Rp 17.400 per dolar AS, pasar Asia bergerak bervariasi

Rupiah tembus Rp 17.400 per dolar AS, pasar Asia bergerak bervariasi

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com