PSIS Semarang Gagal Akhiri Kompetisi dengan Kemenangan
Laga antara PSIS Semarang melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (3/5/2026) sore berakhir dengan kekalahan telak bagi tim Mahesa Jenar. Skor akhir 0-3 mengakhiri ambisi PSIS untuk menutup kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 dengan kemenangan.
PSS Sleman tampil dominan sejak awal pertandingan. Mereka mampu menciptakan beberapa peluang berbahaya dan akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-34 lewat gol Gustavo Tocantins. Striker asing PSS ini berhasil memanfaatkan umpan dari Frederico Injai untuk mencetak gol pertama.
Di babak kedua, PSS semakin percaya diri dan memperbesar keunggulan. Pada menit ke-58, Junior Haqi mencetak gol yang berasal dari skema sepak pojok. Gol ini membuat PSS unggul 2-0. Beberapa kali peluang lain diciptakan oleh pemain PSS, namun gagal membuahkan gol tambahan.
Pada menit ke-86, PSS kembali mencatatkan gol ketiga lewat tendangan bebas Arda Alfareza. Sepakannya meluncur deras ke pojok kiri gawang Rizki Darmawan, membuat skor menjadi 3-0. Hingga akhir laga, PSIS tidak mampu membalas dan kalah dengan skor tersebut.
PSSI Memastikan Promosi ke Superleague
Kemenangan ini membuat PSS Sleman memastikan diri sebagai juara Grup Timur dan otomatis promosi ke kompetisi Superleague musim depan. Hasil ini menjadi pencapaian penting bagi klub yang selama ini berjuang keras untuk meraih posisi terbaik dalam kompetisi.
Sementara itu, bagi PSIS Semarang, kekalahan ini membuat mereka harus puas berada di urutan delapan klasemen akhir Grup Timur dengan raihan 23 poin. Meskipun sempat mencoba menekan pertahanan PSS, lini belakang PSIS yang dikawal Otavio Dutra dkk cukup solid dalam menghadapi serangan lawan.
Performa Kiper dan Lini Pertahanan PSIS
Kiper PSIS, Rizki Darmawan, tampil cukup sigap dalam menghalau beberapa peluang yang datang dari PSS. Pada menit ke-29, ia berhasil menghalau kemelut di area kotak penalti. Namun, pada menit ke-34, ia gagal menghalau gol pertama PSS.
Di babak kedua, Rizki Darmawan masih mampu menghalau beberapa peluang yang datang dari PSS. Salah satunya adalah sepakan Frederico Injai pada menit ke-68 yang nyaris mencetak gol. Sayangnya, bola hanya meleset sedikit dari tiang gawang.
Peluang PSIS yang Gagal Dimanfaatkan
PSIS sempat mendapat peluang untuk memperkecil ketinggalan pada menit ke-89 lewat tendangan first time Beto Goncalves. Sayangnya, bola melambung di atas mistar gawang. Meskipun wasit memberikan tambahan waktu enam menit, PSIS tidak mampu membalas gol PSS.
Di masa tambahan, PSS masih mampu menciptakan beberapa peluang lewat Riko Simanjuntak dan Arda Alfareza. Namun, hingga akhir laga, skor tetap bertahan 3-0 untuk keunggulan PSS Sleman.
Kesimpulan
Kekalahan ini menjadi penutup yang tidak menyenangkan bagi PSIS Semarang di kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026. Sementara itu, PSS Sleman berhasil memastikan promosi ke Superleague musim depan. Laga ini menjadi bukti bahwa PSS mampu tampil lebih dominan dan efisien dalam memanfaatkan peluang yang ada.









Discussion about this post