Barito Putera Unggul 8-3 atas Persipal Palu, Tapi Gagal Promosi
Pertandingan penutupan musim Pegadaian Championship 2025–2026 antara Barito Putera dan Persipal Palu berlangsung di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Minggu (3/5). Barito Putera berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 8-3. Meski tampil dominan dan mengumpulkan 53 poin, Barito Putera tetap harus bertahan di kasta kedua liga sepak bola Indonesia.
Alasan utamanya adalah karena PSS Sleman yang unggul 3-0 atas PSIS Semarang dan mengumpulkan 56 poin. Kemenangan ini memastikan PSS Sleman lolos ke Super League musim depan. Sementara itu, Persipura Jayapura juga mengoleksi 56 poin setelah menang 2-0 atas Persiku Kudus, tetapi harus puas melaju ke babak playoff karena kalah dalam produktivitas gol. Barito Putera finis di posisi ketiga Grup 2.
Pesta gol terjadi dalam pertandingan tersebut. Alexandro dan Erwin Gerard mencetak brace, sementara Fabiano Beltrame, Ricky Cawor (penalti), Lassana Doucoure, dan Bagus Kahfi juga turut serta dalam mencetak gol.
Babak Pertama: Dominasi Barito Putera
Sejak peluit awal ditiup, Barito Putera langsung menekan. Hasilnya cepat terlihat. Pada menit ke-3, Erwin Gerard membuka keunggulan lewat sepakan jarak jauh yang bersarang di pojok gawang dan tak mampu dijangkau kiper Persipal.
Tekanan tak berhenti. Peluang demi peluang tercipta, termasuk upaya Alexandro pada menit ke-9 lewat backheel memanfaatkan umpan Ferdiansyah, meski belum berbuah gol. Barito terus mendominasi. Sepakan keras Alexandro di menit ke-13 masih ditepis kiper lawan. Begitu pula peluang Erwin Gerard pada menit ke-19 yang kembali digagalkan.
Gol kedua akhirnya lahir pada menit ke-30. Memanfaatkan skema sepak pojok, Fabiano Beltrame sukses mencatatkan namanya di papan skor dan membawa Barito unggul 2-0. Enam menit berselang, Alexandro memperlebar keunggulan menjadi 3-0 lewat sundulan terarah.
Dominasi Barito semakin menjadi setelah Erwin Gerard mencetak gol keduanya di menit ke-38 melalui sepakan plesing ke pojok kanan gawang. Menjelang turun minum, Alexandro kembali mencetak gol dan menutup babak pertama dengan keunggulan telak 5-0 untuk Barito Putera.
Babak Kedua: Persipal Berusaha Membalikkan Skor
Memasuki babak kedua, Persipal sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 1-5 di awal laga. Namun Barito tetap tampil agresif. Barito sebenarnya sempat menambah gol lewat sundulan Alexandro pada menit ke-54 yang sekaligus menjadi hattrick, tetapi dianulir karena offside.
Gol Ricky Cawor pada menit ke-68 juga sempat dibatalkan usai pengecekan VAR, karena berada dalam posisi offside saat menerima umpan Renan Alves. Persipal kembali memberi perlawanan. Pada menit ke-71, Kenzo Nambu mencetak gol lewat sundulan untuk mengubah skor menjadi 2-5.
Barito merespons cepat. Ricky Cawor akhirnya mencatatkan namanya di papan skor lewat eksekusi penalti pada menit ke-75, membawa skor menjadi 6-2. Persipal sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 3-6 pada menit ke-80 melalui tendangan bebas indah.
Namun di sisa laga, Barito kembali menegaskan dominasinya. Lassana Doucoure mencetak gol ketujuh memanfaatkan kesalahan kiper lawan. Memasuki masa injury time, Bagus Kahfi ikut menutup pesta gol Barito Putera. Skor 8-3 bertahan hingga laga usai.









Discussion about this post