Kecelakaan Maut di Rumah Sakit Moewardi Solo
Seorang pasien rumah sakit di Solo meninggal dunia setelah melompat dari lantai 11. Korban yang berinisial DR, seorang pria berusia 26 tahun, mengalami kejadian tragis tersebut pada Jumat malam (1/5/2026). Saat itu, DR sedang menjalani perawatan di lantai 10 RS Moewardi Solo.
Pada saat dirawat, DR melepas infusnya secara paksa. Menurut informasi yang diperoleh, korban kemudian lari setelah melepas selang infus tersebut. Salah satu perawat mencoba untuk menghentikannya, namun DR berhasil kabur.
“Petugas medis sebenarnya sudah berusaha mengejar dan mengamankan korban, tetapi yang bersangkutan berhasil lolos hingga akhirnya menuju lantai atas dan melompat,” kata Kompol Murtiyoko, Kapolsek Jebres, seperti dikutip dari Tribun Solo.
Setelah melompat dari lantai 11, DR tewas seketika di lokasi kejadian. Petugas keamanan rumah sakit mendengar suara benturan keras dan mengetahui bahwa korban sudah dalam posisi tengkurap.
“Saksi mengecek ke arah sumber suara dan melihat korban sudah dalam posisi tengkurap di lantai dasar. Setelah dicek bersama saksi lain, korban dipastikan sudah meninggal dunia,” tambah Murtiyoko.
Kejadian ini bukanlah pertama kalinya DR melakukan hal serupa. Sehari sebelumnya, DR juga sempat melepas selang infusnya, namun petugas telah mengetahuinya. Setelah diselidiki, diketahui bahwa DR dirawat akibat penyakit komplikasi otak. Ia juga pernah menjalani rawat jalan sebelum akhirnya dirawat inap.
Menurut informasi yang diperoleh, DR diduga melakukan bunuh diri karena kondisi psikisnya yang tidak stabil. “Untuk sementara tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana lain. Diduga kuat tindakan bunuh diri karena kondisi psikis akibat sakit yang dideritanya,” ujar Murtiyoko.
Jenazah DR kini telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Sementara itu, Direktur Utama RSUD Dr. Moewardi, Yunita Dyah Suminar belum memberikan keterangan lebih lanjut.
“Kami akan konfirmasikan lebih lanjut ya,” katanya.
Pentingnya Bantuan Psikologis
Kontak bantuan bunuh diri bisa terjadi ketika seseorang mengalami depresi dan tidak ada orang yang membantu. Jika Anda mengalami masalah serupa, jangan menyerah dan memutuskan untuk mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.
Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada. Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau berbagai alternatif layanan konseling, Anda dapat mengunjungi website Into the Light Indonesia.
https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/layanan-konseling-psikolog-psikiater/ (*)










Discussion about this post