Penghargaan Nasional untuk Komitmen Keberlanjutan Astra Agro
PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) kembali meraih pengakuan nasional atas komitmennya dalam menjalankan keberlanjutan lingkungan. Dalam ajang The Best Corporate Transparency and Emission Reduction Awards 2026, perusahaan berhasil memperoleh dua penghargaan bergengsi, yaitu Green Achievement in Emission Reduction dan Diamond Achievement in Emission Transparency. Penghargaan ini diberikan oleh Investortrust.id sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya nyata yang dilakukan perusahaan dalam mengurangi emisi serta meningkatkan transparansi informasi.
Penghargaan diterima oleh Direktur Astra Agro, Widayanto, dalam acara yang diadakan di Hotel Aryaduta, Jakarta pada 30 April. Acara ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada korporasi yang menunjukkan komitmen kuat dalam menjalankan praktik bisnis yang ramah lingkungan. Menurut Widayanto, penghargaan ini menjadi bukti bahwa langkah strategis yang diambil oleh perusahaan dalam menjalankan keberlanjutan telah berdampak positif.
“Penghargaan ini mencerminkan komitmen kuat Astra Agro dalam mendukung agenda dekarbonisasi, baik di tingkat nasional maupun global. Kami percaya bahwa transparansi dan aksi nyata dalam penurunan emisi merupakan fondasi utama dalam membangun industri kelapa sawit yang berkelanjutan dan bertanggung jawab,” ujar Widayanto.
Sebagai bagian dari Astra Group, Astra Agro memiliki target ambisius untuk menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 30 persen pada tahun 2030 dengan baseline tahun 2019. Untuk mencapai target tersebut, perusahaan menjalankan berbagai inisiatif strategis yang terintegrasi, seperti:
- Pemanfaatan limbah cair pabrik kelapa sawit sebagai kompos untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia.
- Penggunaan biomassa cangkang sebagai substitusi batu bara.
- Pengembangan fasilitas biogas plant untuk menangkap emisi metana.
Selain itu, Astra Agro juga memperkuat kontribusinya melalui perlindungan kawasan Nilai Konservasi Tinggi (NKT), rehabilitasi mangrove, hingga inovasi penggunaan pupuk hayati seperti ASTEMIC (Astra Effective Microbes).
Di sisi operasional, efisiensi energi juga terus ditingkatkan, termasuk melalui optimalisasi sistem manajemen air yang berkontribusi pada pengurangan konsumsi bahan bakar. Sampai akhir tahun 2025, Astra Agro telah memanfaatkan energi terbarukan dalam kegiatan operasional dengan bauran mencapai 92,3%. Inisiatif Methane Capture serta pemanfaatan cangkang dan fiber juga berkontribusi pada pengurangan emisi GRK sebesar 35,69% atau setara 439.825 ton CO₂eq dibanding baseline 2019.
CEO Investor Trust, Primus Dorimulu, menjelaskan bahwa penyelenggaraan ajang ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya urgensi isu perubahan iklim serta semakin besarnya tuntutan terhadap peran korporasi dalam mendukung agenda dekarbonisasi. Menurutnya, transparansi dalam pelaporan emisi kini menjadi aspek krusial untuk memastikan akuntabilitas sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap komitmen keberlanjutan perusahaan.
“Ajang ini dirancang untuk mendorong dunia usaha mengedepankan praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab, termasuk melalui pelaporan emisi yang terbuka, terukur, dan terverifikasi,” ujar Primus.
Penghargaan ini semakin memperkuat posisi Astra Agro sebagai perusahaan agribisnis yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan tata kelola yang transparan. Ke depan, Astra Agro akan terus mengakselerasi berbagai inisiatif hijau sebagai bagian dari kontribusi aktif terhadap masa depan rendah karbon.










Discussion about this post