TELUKKUANTAN (.CO) –
Kegiatan belajar mengajar di sekolah kembali berjalan pada Senin (30/3), dengan tingkat kehadiran guru dan murid di Kabupaten Kuantan Singingi mencapai 99 persen.
Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kuansing mencatat angka tersebut berdasarkan laporan tim serta pengurus yang melakukan pemantauan langsung ke lapangan.
Tim Disdikpora disebar ke seluruh kecamatan untuk memastikan aktivitas sekolah berjalan lancar. Kepala Disdikpora Kuansing, H Herizon SPd SD MM, bersama Sekretaris Disdikpora Zulmaswan SPd MM, turut turun langsung meninjau sejumlah Sekolah Dasar (SD) dan SMP di Kecamatan Kuantan Tengah.
“Kami melakukan peninjauan ke sekolah-sekolah di Kuantan Tengah, sementara tim lainnya memantau kecamatan lain,” ujar Herizon, Senin (30/3).
Ia menjelaskan, tingginya angka kehadiran tersebut diperoleh dari hasil pemantauan langsung di lapangan serta data absensi elektronik yang terintegrasi dengan aplikasi Disdikpora Kuansing.
“Untuk hari pertama, tingkat kehadiran sangat tinggi, mencapai lebih dari 99 persen,” jelasnya.
Menurutnya, capaian ini menunjukkan antusiasme guru dan siswa untuk kembali menjalankan proses belajar mengajar setelah melewati masa libur panjang. Ia juga mengingatkan para guru agar terus meningkatkan kualitas pembelajaran demi hasil yang maksimal.
Pemantauan Lapangan Dilakukan Secara Intensif
Untuk memastikan proses belajar mengajar berjalan dengan baik, Disdikpora Kuansing melakukan serangkaian pemantauan di berbagai sekolah. Tim yang terdiri dari petugas dan pengawas pendidikan bertugas mengunjungi seluruh wilayah kecamatan. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memastikan bahwa semua sekolah mematuhi aturan dan standar prosedur belajar mengajar.
Pemantauan tidak hanya dilakukan secara virtual, tetapi juga melalui kunjungan langsung ke sekolah. Dengan adanya sistem absensi elektronik yang terintegrasi, data kehadiran guru dan siswa dapat diakses secara real-time. Sistem ini memberikan gambaran yang akurat tentang kondisi sekolah dan membantu pihak Disdikpora dalam membuat keputusan strategis.
Tingkat Kehadiran Menggembirakan
Tingkat kehadiran yang mencapai 99 persen menunjukkan bahwa para guru dan siswa sangat antusias dalam memulai tahun ajaran baru. Hal ini menjadi indikator positif bahwa masyarakat dan dunia pendidikan di Kabupaten Kuantan Singingi telah siap menghadapi tantangan baru dalam proses pembelajaran.
Herizon menyampaikan bahwa kehadiran yang tinggi ini merupakan bukti komitmen para guru dan siswa untuk menjalani proses belajar mengajar dengan baik. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kesiapan guru dalam menghadapi pelajaran, termasuk dalam hal perencanaan dan metode pengajaran.
Peran Guru dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran
Selain memantau kehadiran, Disdikpora juga menekankan pentingnya kualitas pembelajaran yang diberikan oleh guru. Menurut Herizon, guru memiliki peran utama dalam menentukan kesuksesan proses belajar mengajar. Oleh karena itu, ia mengajak para guru untuk terus meningkatkan kemampuan mereka, baik melalui pelatihan maupun kolaborasi dengan rekan sejawat.
Guru juga diminta untuk memperhatikan kebutuhan siswa dalam proses belajar. Dengan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan siswa, diharapkan hasil belajar bisa mencapai tingkat optimal.
Kesiapan Sekolah dalam Menghadapi Tahun Ajaran Baru
Selain kesiapan guru dan siswa, kesiapan sekolah juga menjadi fokus utama dalam pemantauan Disdikpora. Berbagai aspek seperti fasilitas, lingkungan belajar, dan kebersihan ruang kelas menjadi perhatian khusus.
Sekolah-sekolah yang dikunjungi oleh tim Disdikpora dinilai cukup siap dalam menghadapi tahun ajaran baru. Kondisi bangunan, perlengkapan belajar, dan suasana sekolah umumnya dalam keadaan baik. Hal ini menunjukkan bahwa manajemen sekolah sudah mempersiapkan segala sesuatu dengan baik.
Dengan adanya pemantauan intensif dan kesiapan yang baik dari berbagai pihak, diharapkan proses belajar mengajar di Kabupaten Kuantan Singingi dapat berjalan lancar dan efektif.









Discussion about this post