klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Local

Pemeriksaan Avur Margorejo, Eri Cahyadi Ungkap Cara Tangani Genangan: Tidak Boleh Parsial

Redaksi by Redaksi
2 Mei 2026 - 16:33
Reading Time: 2 mins read
0

Sidak Sistem Drainase di Margorejo, Wali Kota Surabaya Tegaskan Pentingnya Sistem Terintegrasi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke avur Margorejo pada Selasa (28/4/2026). Tujuan dari sidak ini adalah untuk memastikan bahwa mekanisme penanganan genangan di tiga kecamatan, yaitu Wonocolo, Gayungan, dan Jambangan, berbasis aliran air yang saling terhubung. Dalam peninjauan tersebut, ia menjelaskan pentingnya sistem drainase yang terintegrasi, bukan hanya penanganan parsial.

Eri didampingi oleh camat dan lurah setempat serta jajaran dinas terkait. Ia memperagakan arah aliran air menggunakan ranting kayu agar mudah dipahami oleh para pejabat daerah. Menurutnya, selama ini masalah genangan terjadi karena aliran air hanya dipindahkan dari satu wilayah ke wilayah lain, sehingga menimbulkan genangan baru di tempat lain.

Contoh yang diberikan oleh Wali Kota dua periode tersebut adalah aliran air dari kawasan Karah di Jambangan yang bergerak ke Gayungan dan berdampak hingga Wonocolo. Saat satu titik tidak mampu menampung debit air, limpasan akan berbalik dan menyebabkan banjir di wilayah lain.

Untuk mengatasi hal ini, Pemkot Surabaya menyiapkan skema baru. Jalur yang sebelumnya mengarah ke Wonocolo akan disesuaikan agar wilayah tersebut tidak lagi menanggung kiriman air dari hulu. Sebagai gantinya, aliran dialihkan ke saluran Kebon Agung yang terhubung langsung ke Kali Surabaya melalui rumah pompa Kebonsari.

“Kalau dibuka Wonocolo yang banjir. Kalau ditutup, Gayungan dan Ketintang yang banjir. Maka hari ini saya minta ditutup, tapi dialihkan ke Kebon Agung,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi.

Selain itu, aliran dari Margorejo akan diteruskan ke arah Avur Wonorejo sebagai bagian dari sistem drainase terintegrasi. Skema ini diharapkan membuat distribusi air lebih merata dan tidak menumpuk di satu kawasan.

Peran Camat dan Lurah dalam Penanganan Genangan

Wali Kota Eri juga menekankan pentingnya pemahaman teknis bagi camat dan lurah. Ia meminta mereka ikut terlibat dalam perhitungan elevasi agar memahami arah aliran air secara ilmiah. Sehingga, penanganan tidak hanya berhenti pada tahap perencanaan, namun juga pemantauan saat hujan datang.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

“Lurah camat itu penguasa wilayah. Dia harus ngerti aliran air itu ke mana,” ujarnya.

Kepala Bidang Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Adi Gunita menjelaskan bahwa infrastruktur pendukung terus disiapkan untuk menunjang skema tersebut. Salah satunya adalah pengoperasian rumah pompa Margorejo sejak Desember 2025. Sehingga, rumah pompa ini akan mempercepat aliran di sekitar Margorejo.

“Rumah pompa Margorejo sudah dioperasikan sejak akhir tahun kemarin, termasuk yang di Ahmad Yani,” kata Adi.

Ia menjelaskan, aliran air dari Margorejo diarahkan ke Wonorejo, lalu masuk ke saluran Prapen Tengah dan dibuang ke Kali Jagir melalui sistem pompa. Untuk meningkatkan kapasitas, saluran Prapen akan dilebarkan dari sebelumnya sekitar 2–3 meter menjadi 11–12 meter. “Saluran Prapen nanti akan dilebarkan untuk menampung aliran dari Margorejo dan sekitarnya,” imbuhnya.

Perbaikan Saluran dan Pengembangan Jaringan Drainase

Selain itu, perbaikan saluran di titik genangan, termasuk di kawasan Margorejo, akan dilakukan tahun ini. Saluran tersebut akan dihubungkan dengan jaringan drainase yang terintegrasi dengan rumah pompa.

Dengan skema baru ini, penanganan genangan di Wonocolo, Gayungan, dan Jambangan diharapkan lebih terarah. Sistem yang diterapkan juga tidak lagi bersifat parsial, melainkan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

“Sesuai arahan Bapak Wali Kota, ditargetkan tahun ini selesai,” tandasnya.


ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

104 Ribu Keluarga di Batang Terima Bantuan Pangan, 3 Kecamatan Menanti
Local

104 Ribu Keluarga di Batang Terima Bantuan Pangan, 3 Kecamatan Menanti

2 Juni 2026 - 20:49
Pencarian Dramatis: Basarnas Selami Ponton Palangka Raya untuk Korban Tenggelam
Local

Pencarian Dramatis: Basarnas Selami Ponton Palangka Raya untuk Korban Tenggelam

2 Juni 2026 - 18:57
Nanang Gasak Rokok Minimarket Brebes untuk Kambing Kurban
Local

Nanang Gasak Rokok Minimarket Brebes untuk Kambing Kurban

2 Juni 2026 - 18:50
Sukabumi-Bocimi: Jakarta Tumpah Ruah, Cibadak Macet Parah
Local

Sukabumi-Bocimi: Jakarta Tumpah Ruah, Cibadak Macet Parah

2 Juni 2026 - 18:04
Mobil Berplat B Dipalak di Bandung, Dedi Mulyadi: Cari Kerja Halal
Local

Mobil Berplat B Dipalak di Bandung, Dedi Mulyadi: Cari Kerja Halal

2 Juni 2026 - 17:51
Prediksi Cuaca Bengkulu 1 Juni 2026: Langit Berawan Merata
Local

Prediksi Cuaca Bengkulu 1 Juni 2026: Langit Berawan Merata

2 Juni 2026 - 16:19
Next Post
Korban Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Meningkat Jadi 14 Orang

Korban Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Meningkat Jadi 14 Orang

Prediksi Cuaca Maluku Utara Hari Rabu, 29 April 2026: Mayoritas Berawan

Prediksi Cuaca Maluku Utara Hari Rabu, 29 April 2026: Mayoritas Berawan

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com