Proyek Gedung DPRD Balikpapan Masuk Tahap Akhir
Pembangunan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan telah memasuki tahap akhir. Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menargetkan seluruh fasilitas di gedung tersebut segera dapat difungsikan dalam waktu dekat. Wakil Walikota Balikpapan, Bagus Susetyo, menyampaikan bahwa secara umum kondisi fisik bangunan sudah sesuai dengan target penyelesaian yang direncanakan pada 2025.
Meski demikian, masih terdapat beberapa pekerjaan teknis yang perlu disempurnakan. “Secara keseluruhan bangunan ini sebenarnya sudah siap digunakan. Namun masih ada beberapa penyempurnaan teknis yang harus diselesaikan agar seluruh fasilitas dapat berfungsi optimal,” ujarnya saat meninjau langsung lokasi pembangunan beberapa waktu lalu.
Salah satu kendala utama yang masih dihadapi adalah belum beroperasinya fasilitas lift di gedung DPRD tersebut. Berdasarkan hasil pengecekan, permasalahan bukan terletak pada mesin utama, melainkan pada sistem pendukung kelistrikan. Menurut Bagus Susetyo, hal tersebut berkaitan dengan belum terpasangnya Main Distribution Panel (MDP) yang menjadi pusat distribusi daya listrik ke seluruh bagian gedung.
“Lift itu sebenarnya sudah siap, tetapi belum bisa difungsikan karena sistem kelistrikannya belum optimal. MDP ini sangat penting karena menjadi sumber distribusi listrik ke semua fasilitas, termasuk lift,” jelasnya. Ia menegaskan, penyelesaian instalasi MDP menjadi prioritas utama agar seluruh fasilitas gedung DPRD dapat segera digunakan tanpa kendala.
Pemkot Balikpapan pun mendorong percepatan pengerjaan agar proses operasional tidak tertunda. Di sisi lain, ruang paripurna sebagai fungsi utama gedung DPRD disebut telah siap digunakan. Dari sisi interior, tata ruang, hingga fasilitas pendukung dinilai sudah representatif untuk menunjang kegiatan legislatif.
“Ruang paripurna sudah siap. Tinggal memastikan seluruh fasilitas penunjang lainnya, seperti kelistrikan dan akses vertikal, bisa berjalan dengan baik,” katanya. Pemkot Balikpapan menargetkan penyelesaian seluruh pekerjaan teknis dapat dilakukan dalam waktu singkat. Jika proses pengadaan dan pemasangan MDP berjalan lancar, seluruh fasilitas gedung diyakini dapat difungsikan dalam waktu sekitar satu minggu ke depan.
Bagus juga menanggapi informasi yang beredar terkait adanya tambahan anggaran pembangunan gedung DPRD. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum menerima laporan resmi mengenai hal tersebut. “Kalau memang ada tambahan anggaran, tentu harus jelas sumber dan peruntukannya. Jangan sampai informasi yang belum pasti justru menimbulkan spekulasi di masyarakat,” tegas Bagus.
Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proyek pembangunan pemerintah, terutama yang berkaitan dengan fasilitas publik. “Kerterbukaan informasi menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” kata Bagus.
Dengan hampir rampungnya pembangunan gedung DPRD ini, Pemkot Balikpapan berharap fasilitas baru tersebut dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung kinerja legislatif. Selain itu, keberadaan gedung yang lebih representatif diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta menunjang fungsi pengawasan dan pengambilan kebijakan secara lebih optimal.










Discussion about this post