klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Local

Warga dan Pemuda Botteng Mamuju Tutup Akses TPA Adi-Adi, Minta Janji Pemkab Ditepati

Redaksi by Redaksi
22 April 2026 - 06:37
Reading Time: 2 mins read
0
Warga dan Pemuda Botteng Mamuju Tutup Akses TPA Adi-Adi, Minta Janji Pemkab Ditepati

Warga Botteng Tutup Akses TPA Adi-Adi sebagai Bentuk Protes

Warga dan pemuda di wilayah Botteng, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, melakukan aksi penutupan akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Adi-Adi. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pemerintah daerah yang dinilai gagal memenuhi janji-janji yang pernah disampaikan sejak TPA tersebut beroperasi.

Aksi tersebut terjadi pada Minggu (19/4/2026), di Desa Botteng, Kecamatan Simboro. Penutupan akses dilakukan untuk menunjukkan ketidakpuasan masyarakat terhadap dampak negatif yang dialami sejak TPA tersebut berdiri. Masyarakat merasa tidak mendapatkan manfaat dari keberadaan TPA, justru mengalami pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan.

Perwakilan pemuda Botteng, Muh Ikram, menyatakan bahwa tuntutan warga adalah untuk menghentikan sementara aktivitas pembuangan sampah hingga masalah diselesaikan. Ia menegaskan bahwa aksi ini bukanlah tindakan spontan, melainkan akumulasi dari kekecewaan yang sudah lama dirasakan oleh masyarakat.

“Kami hanya menagih janji yang pernah disampaikan kepada orang tua kami. Dulu dijanjikan manfaat, tapi hari ini kami justru merasakan dampak buruk,” ujar Muh Ikram kepada wartawan, Senin (20/4/2026).

Ia juga menyebutkan bahwa langkah yang diambil warga memiliki dasar hukum, yaitu Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Aturan ini menjamin hak masyarakat atas lingkungan hidup yang sehat. Dengan demikian, warga merasa memiliki hak untuk memperjuangkan kondisi lingkungan mereka.

Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan dua tuntutan utama kepada pemerintah daerah. Pertama, penyediaan mesin pengolahan sampah daur ulang dan kedua, mobil pengangkut sampah untuk wilayah mereka. Menurut Muh Ikram, masyarakat tidak menolak pengelolaan sampah, tetapi menuntut solusi konkret dan keadilan.

“Kami tidak menolak pembangunan, tapi kami menolak jika hanya dijadikan tempat pembuangan tanpa ada manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Hingga saat ini, akses menuju TPA Adi-Adi masih ditutup. Warga menyatakan akan terus bertahan hingga tuntutan mereka dipenuhi. Mereka juga memperingatkan akan menggelar aksi lanjutan dengan massa lebih besar di kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta Kantor Bupati Mamuju jika pemerintah tidak segera mengambil langkah serius.

Alasan Utama Aksi Warga

  • Janji yang Tidak Terealisasi

    Warga merasa dikhianati karena janji-janji yang pernah disampaikan pemerintah tidak terwujud. Mereka berharap TPA bisa memberikan manfaat, tetapi justru menjadi ancaman bagi kesehatan dan lingkungan.

  • Pencemaran dan Gangguan Kesehatan

    Keberadaan TPA Adi-Adi menyebabkan pencemaran lingkungan yang semakin parah. Warga sekitar mengalami gangguan kesehatan akibat polusi udara dan air.

  • Kekurangan Fasilitas Pengolahan Sampah

    Masyarakat menuntut adanya fasilitas pengolahan sampah daur ulang dan alat transportasi sampah agar pengelolaan sampah bisa lebih efisien dan ramah lingkungan.

Ancaman Aksi Lanjutan

Warga Botteng mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar jika pemerintah tidak segera merespons keluhan mereka. Mereka bersiap untuk berkumpul di kantor DLHK dan Kantor Bupati Mamuju dengan jumlah peserta yang lebih besar. Hal ini menunjukkan bahwa kekecewaan masyarakat telah mencapai titik kritis dan membutuhkan tindakan nyata dari pemerintah.


ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

104 Ribu Keluarga di Batang Terima Bantuan Pangan, 3 Kecamatan Menanti
Local

104 Ribu Keluarga di Batang Terima Bantuan Pangan, 3 Kecamatan Menanti

2 Juni 2026 - 20:49
Pencarian Dramatis: Basarnas Selami Ponton Palangka Raya untuk Korban Tenggelam
Local

Pencarian Dramatis: Basarnas Selami Ponton Palangka Raya untuk Korban Tenggelam

2 Juni 2026 - 18:57
Nanang Gasak Rokok Minimarket Brebes untuk Kambing Kurban
Local

Nanang Gasak Rokok Minimarket Brebes untuk Kambing Kurban

2 Juni 2026 - 18:50
Sukabumi-Bocimi: Jakarta Tumpah Ruah, Cibadak Macet Parah
Local

Sukabumi-Bocimi: Jakarta Tumpah Ruah, Cibadak Macet Parah

2 Juni 2026 - 18:04
Mobil Berplat B Dipalak di Bandung, Dedi Mulyadi: Cari Kerja Halal
Local

Mobil Berplat B Dipalak di Bandung, Dedi Mulyadi: Cari Kerja Halal

2 Juni 2026 - 17:51
Prediksi Cuaca Bengkulu 1 Juni 2026: Langit Berawan Merata
Local

Prediksi Cuaca Bengkulu 1 Juni 2026: Langit Berawan Merata

2 Juni 2026 - 16:19
Next Post
Gunung Dukono Meletus, Abu Vulkanik Mencapai 1.400 Meter

Gunung Dukono Meletus, Abu Vulkanik Mencapai 1.400 Meter

Agenda Pimpinan Tangsel Hari Ini: Benyamin Pimpin Apel dan Raapt OPD, Pilar Hadiri Nobar Dewa United

Agenda Pimpinan Tangsel Hari Ini: Benyamin Pimpin Apel dan Raapt OPD, Pilar Hadiri Nobar Dewa United

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com