Jakarta — Itel A300+ hadir sebagai ponsel murah yang mengusung tampilan tak biasa, karena bagian belakangnya ikut dibekali layar interaktif. Perangkat ini dipasarkan di kisaran Rp2 jutaan dan menawarkan kombinasi desain yang menyerupai ponsel premium, baterai besar, serta dukungan Android 16 (Go edition). Di balik tampilannya yang mencuri perhatian, itel membekali A300+ dengan layar utama 6,78 inci, layar kedua 2,01 inci di punggung perangkat, dan prosesor MediaTek Helio G81 octa-core.
Fitur paling menonjol dari ponsel ini ada pada layar belakang yang ditempatkan di dekat modul kamera. Kehadiran panel kecil tersebut membuat A300+ berbeda dari kebanyakan ponsel kelas entry-level yang umumnya hanya mengandalkan satu layar utama. Selain untuk menunjang tampilan, layar tambahan ini juga memberi kesan lebih modern dan membuat desainnya sering disebut mirip ponsel kelas atas, meski spesifikasi dan banderolnya jauh lebih rendah.
Untuk panel utama, itel A300+ memakai layar 6,78 inci dengan resolusi HD+ 720 × 1.576 piksel. Sementara itu, layar sekundernya berukuran 2,01 inci dan diletakkan di bagian belakang. Dalam spesifikasi resmi, itel menempatkan fitur ini sebagai pembeda utama dibanding perangkat lain di kelas yang sama. Di sisi perangkat lunak, ponsel ini menjalankan Android 16 edisi Go, yakni versi yang dirancang agar lebih ringan digunakan pada perangkat dengan sumber daya terbatas.
Dari sisi performa, A300+ mengandalkan chipset MediaTek MTK G81 dengan susunan octa-core. Itel juga menyediakan beberapa pilihan memori agar pengguna bisa menyesuaikan kebutuhan. Konfigurasi yang tersedia mencakup RAM 8 GB dengan penyimpanan 64 GB, RAM 12 GB dengan penyimpanan 64 GB, RAM 12 GB dengan penyimpanan 128 GB, serta RAM 18 GB dengan penyimpanan 128 GB. Namun, total RAM tersebut tidak semuanya berasal dari memori fisik karena sebagian merupakan RAM virtual.
Di sektor kamera, perangkat ini membawa kamera belakang 13 MP dengan dukungan AI. Untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video, tersedia kamera depan 8 MP. Informasi resmi yang dibagikan produsen belum memerinci fitur fotografi lain yang mungkin disertakan, sehingga spesifikasi kamera yang dapat dipastikan sejauh ini hanya sebatas resolusi dan dukungan kecerdasan buatan pada kamera utama.
Daya tahan menjadi salah satu nilai jual lain dari itel A300+. Ponsel ini dibekali baterai 7.000 mAh berdasarkan kapasitas tipikal dan mendukung pengisian 18 watt lewat USB Type-C. Dengan kapasitas sebesar itu, perangkat ini berpotensi dipakai lebih lama dalam penggunaan harian, meski durasi sebenarnya tetap bergantung pada kebiasaan pemakaian, kecerahan layar, serta aplikasi yang dijalankan. Secara fisik, dimensi ponsel ini tercatat 168,22 × 79,62 × 8,75 mm dan tersedia dalam empat pilihan warna.










Discussion about this post