Kylian Mbappe dan Erling Haaland sama-sama mencatat tonggak baru di Liga Champions yang melampaui rekor Lionel Messi. Mbappe mencapai penampilan ke-100 saat membela Real Madrid dalam kemenangan 4-3 atas AS Roma di Stadio Olimpico, Roma, sementara Haaland menambah koleksi golnya menjadi 61 usai memborong dua gol untuk Manchester City saat menaklukkan Paris Saint-Germain di Stadion Etihad, Manchester.
Mbappe menjadi pemain termuda yang menembus 100 laga di kompetisi elite Eropa itu. Rekor sebelumnya dipegang Messi. Pada laga di Roma, bintang timnas Prancis tersebut berusia 27 tahun 298 hari. Ia juga ikut memberi kontribusi lewat gol pembuka Real Madrid dalam pertandingan yang berakhir dramatis dengan tujuh gol tercipta.
Di sisi lain, Haaland kembali menegaskan produktivitasnya di depan gawang. Dua gol ke gawang PSG membuat striker asal Norwegia itu mencapai 61 gol Liga Champions pada usia 26 tahun 85 hari. Catatan tersebut lebih muda dibanding usia Messi ketika mengemas gol ke-60 di ajang yang sama. Bagi City, performa Haaland dipandang sebagai sinyal positif. Tactician City Enzo Maresca menilai rekor itu baik untuk tim dan juga untuk sang penyerang. “Setidaknya, saat ini, pemain-pemainku sudah melakukan hal yang benar,” ujarnya melalui laman resmi klub.
Menariknya, pencapaian Mbappe di Olimpico memiliki nuansa yang mirip dengan momen Messi sendiri. Messi juga menjalani pertandingan ke-100 Liga Champions saat Barcelona bertandang ke markas AS Roma pada laga pembuka fase grup musim 2015–2016. Kala itu, Barcelona harus puas bermain 1-1 dan Messi tidak mencetak gol. Situasinya berbeda dengan Mbappe, yang justru membuka keunggulan Real Madrid dalam pertandingan terbaru di stadion yang sama.
Pelatih Real Madrid Jose Mourinho menilai duel tersebut tidak berjalan mudah meski skor akhir menunjukkan banyak gol. Ia menyebut lawan tampil dengan pendekatan yang tidak biasa dihadapi timnya. “Meski tercipta tujuh gol, tetapi) tidak mudah mencetak gol dalam pertandingan ini. Kami menghadapi lawan yang memainkan gaya sepak bola yang berbeda dari apa yang biasa kami hadapi,” kata Mourinho kepada Sport.
Sebelum Mbappe dan Haaland mencuri perhatian, nama Messi juga lebih dulu kembali disorot lewat capaian lain di Liga Champions. Gelandang RB Leipzig, Braja Gruda, mencetak gol tunggal saat timnya mengalahkan PSV Eindhoven di Red Bull Arena pada Rabu, 14 Oktober. Gruda memakai sepatu Adidas F50 Messi El Ultimo Tango, salah satu dari 208 pasang yang dibuat di seluruh dunia. Messi sendiri memakai sepatu itu dalam laga perpisahan bersama Argentina melawan Benin pada 7 Oktober.
Gruda mengaku sepatu tersebut punya nilai emosional tinggi baginya. Ia mengatakan Messi sangat memengaruhi masa kecilnya dan memilih langsung mengenakannya, bukan menyimpannya. “Sepatu ini seperti mimpi. Messi telah membentuk seluruh masa kecilku. Alih-alih menyimpannya di lemari, aku langsung memakainya,” ucapnya kepada Bild.










Discussion about this post