Timnas Vietnam memasuki jeda internasional FIFA Matchday November dengan pekerjaan rumah besar di sektor pertahanan. Dua bek tengah keturunan, Adou Minh dan Kyle Colonna, menjadi sorotan setelah sama-sama melakukan kesalahan yang berujung buruk bagi klub mereka, Cong An Ha Noi (CAHN) dan The Cong Viettel FC, tepat saat pelatih Kim Sang-sik tengah menyiapkan tim menuju Piala Asia 2027.
Vietnam dijadwalkan menjalani dua uji coba pada November, masing-masing melawan Taiwan pada 11 November dan Kirgistan pada 15 November. Laga tersebut penting bukan hanya untuk menjaga ritme, tetapi juga untuk memberi ruang bagi Kim Sang-sik mengevaluasi komposisi skuad setelah Vietnam hanya menempati posisi keempat di FIFA ASEAN Cup 2026. Situasi itu membuat staf pelatih diperkirakan mencari opsi baru, terutama di sektor belakang yang dinilai belum stabil.
Adou Minh dan Colonna sebenarnya sempat dipandang sebagai kandidat menarik untuk menambah kekuatan lini pertahanan. Adou Minh, yang baru pertama kali dipanggil Kim Sang-sik untuk turnamen FIFA ASEAN Cup 2026, bahkan tampil sebagai starter dalam tiga dari empat pertandingan Vietnam. Ia dimainkan dua kali di sisi kanan bek tengah dan sekali di sisi kiri, meski kontribusinya belum benar-benar menonjol.
Namun, performa di level klub justru memunculkan tanda tanya. Pada 13 Oktober, Adou Minh membuat gol bunuh diri ketika CAHN kalah 0-1 dari Kashima Antlers di Liga Champions Asia Elite 2026/2027. Bermula dari umpan silang Gaku Shibasaki, bola mengenai kakinya dan berakhir di gawang sendiri pada menit ke-61. Kondisi itu kian sensitif karena Kim Sang-sik menyaksikan pertandingan tersebut langsung dari tribun Stadion Hang Day.
Sehari berselang, giliran Kyle Colonna yang melakukan kesalahan fatal saat Viettel takluk 0-1 dari Persib Bandung di Liga Champions Asia 2. Bek berpostur 188 cm itu menjatuhkan Mariano Peralta di area terlarang pada menit ke-43, dan Peralta kemudian menuntaskan penalti untuk menentukan hasil pertandingan Grup E. Insiden ini ikut menurunkan kepercayaan terhadap Colonna, yang sebelumnya dianggap punya modal fisik dan kemampuan duel udara untuk membantu Vietnam.
Kekhawatiran terhadap keduanya juga tak lepas dari kebutuhan Vietnam menghadapi lawan yang lebih kuat secara fisik di Piala Asia 2027. Di fase grup, Vietnam akan bertemu Korea Selatan, Uni Emirat Arab, dan Yaman. Dengan kondisi pertahanan yang belum konsisten, Kim Sang-sik perlu memastikan siapa saja bek yang benar-benar siap tampil di level tersebut.
Catatan Vietnam di FIFA ASEAN Cup 2026 memperkuat alasan evaluasi itu. Mereka hanya mencatat satu clean sheet saat melawan Filipina, lalu kebobolan lima gol dalam tiga laga berikutnya kontra Thailand, Pakistan, dan Malaysia. Karena itu, dua uji coba pada November dipandang sebagai momen penting untuk menguji nama-nama baru sekaligus menilai apakah Adou Minh dan Colonna masih layak masuk rencana jangka menengah tim nasional.










Discussion about this post