Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan konflik dengan Iran akan segera berakhir dan menilai dampaknya bisa langsung terasa di pasar energi. Dalam pernyataannya di Montana pada Kamis (15/10) petang, Trump menyebut harga minyak akan turun tajam setelah perang itu selesai, sambil menegaskan Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir.
“Perang dengan Iran akan berakhir segera, segera, seperti yang mereka inginkan. Mereka tidak akan pernah memiliki senjata nuklir dan harga minyak akan anjlok drastis,” kata Trump kepada wartawan, sebagaimana dilaporkan Antara. Ucapan itu disampaikan di tengah upaya Amerika Serikat mencari jalan untuk mengakhiri ketegangan dengan Teheran.
Sebelumnya, ketika berpidato dalam kampanye di negara bagian yang sama, Trump mengaku belum yakin siapa sosok Iran yang akan duduk di meja perundingan dengan Washington. Ia bahkan menyiratkan situasi di internal Iran sudah jauh melemah, sehingga AS kesulitan mengetahui pihak yang benar-benar akan menjadi lawan bicara dalam negosiasi.
Dalam pidatonya, Trump merendahkan kemampuan militer Iran dengan menyebut negara itu tak lagi memiliki kekuatan laut dan udara yang berarti. Ia juga mengatakan struktur militer Iran sudah porak-poranda dan para pemimpinnya telah tiada. Trump lalu menambahkan bahwa dirinya sempat berpikir seharusnya para pemimpin Iran dibiarkan hidup, karena saat ini ia tidak tahu dengan siapa sebenarnya AS sedang bernegosiasi.
Trump menggambarkan Iran sebagai pihak yang dulu punya pengaruh besar di Timur Tengah, tetapi kini kehilangan daya tekan setelah operasi militer Amerika. Menurut dia, serangan yang dilakukan AS telah membuat kemampuan Iran merosot secara signifikan dan tidak lagi setara dengan kondisi sebelumnya.
Ia juga mengklaim armada laut Iran telah dihancurkan dan pesawat tempur milik negara itu tak bisa lagi dipakai. Trump menyebut Iran pernah memiliki 159 kapal perang, namun tidak satu pun masih beroperasi. Ia juga mengatakan Iran memiliki 274 jet tempur yang kini tak dapat digunakan, seraya menegaskan pesawat-pesawat itu hancur di landasan pacu. “Mereka dulu kuat. Sekarang, mereka tidak sekuat itu lagi,” ujar Trump.
Dalam penjelasan yang sama, Trump kembali menegaskan bahwa Iran dahulu merupakan pengacau di kawasan tersebut, tetapi kini kekuatannya sudah menurun jauh. Pernyataan itu menjadi bagian dari pesan politik dan militer yang ia sampaikan di Montana, saat situasi hubungan AS-Iran masih menjadi perhatian utama di kawasan Timur Tengah.










Discussion about this post