Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, kembali berada dalam daftar skuad pertandingan Millwall ketika timnya menjamu Swansea City pada lanjutan Championship 2026/2027, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB. Namun, kembalinya Elkan ke bangku cadangan di Stadion The Den, London, tidak berujung pada menit bermain. Laga pekan ke-10 itu juga diwarnai penghentian sementara pertandingan selama beberapa menit setelah muncul dugaan nyanyian bernada rasis yang ditujukan kepada winger Swansea, Eom Ji-sung.
Bagi Elkan, laga tersebut menandai kali pertama ia masuk lagi dalam daftar pemain Millwall setelah jeda internasional. Sebelumnya, pelatih Alex Neil tidak memasukkan namanya saat Millwall menang 1-0 di markas Preston North End. Neil saat itu menilai kondisi sang bek belum sepenuhnya pulih setelah membela Indonesia dan ikut mengantar tim nasional menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. “Dia (Elkan) belum siap,” kata Neil, seraya menjelaskan bahwa pemain berusia muda itu baru tiba kembali larut malam pada Kamis setelah menjalani rangkaian tugas internasional.
Meski sudah kembali ke skuad, Elkan tetap tidak diturunkan ketika Millwall menghadapi Swansea. Situasi pertandingan berubah ketika wasit menghentikan laga sekitar tujuh menit. Penghentian itu disertai pengumuman melalui pengeras suara stadion yang menyebut adanya dugaan pelecehan rasial terhadap Eom Ji-sung. Selama jeda tersebut, wasit Edward Duckworth terlihat berdiskusi panjang dengan kedua tim pelatih sebelum permainan dilanjutkan.
Usai pertandingan, pelatih Swansea Vitor Matos mengonfirmasi bahwa insiden itu menyasar pemainnya. Ia menegaskan bahwa perangkat pertandingan sudah menjalankan prosedur yang seharusnya. “Situasinya terkait dengan Ji-sung Eom,” ujar Matos, dikutip dari BBC. Menurut dia, wasit dan pihak Millwall sama-sama merespons dengan tepat untuk mempercepat penerapan protokol yang berlaku dalam kasus semacam ini.
Matos juga menyampaikan kekecewaannya atas kejadian tersebut. Ia menilai tidak seharusnya ada ruang bagi tindakan rasis di sepak bola maupun di tempat lain. Di saat yang sama, ia memastikan skuad Swansea tetap memberi dukungan penuh kepada Eom. Sang pelatih menggambarkan pemainnya itu sebagai sosok yang memahami situasi, meski jelas tidak menyukai apa yang terjadi di lapangan.
Insiden itu menutup malam yang semula hampir menjadi pesta bagi Swansea. Tim tamu memastikan kemenangan 1-0 lewat gol Ronald pada menit ke-90. Hasil tersebut membuat Swansea tetap berada di puncak klasemen dengan keunggulan dua poin atas Middlesbrough, meski kemenangan mereka tercoreng oleh dugaan pelecehan rasial yang memaksa laga terhenti sementara.










Discussion about this post