Manchester United pulang dengan tangan hampa dari markas Atletico Madrid setelah kalah 0-2 pada laga Liga Champions 2026-2027 di Stadion Civitas Metropolitano, Madrid, Rabu (14/10/2026). Kekalahan itu terasa pahit karena tim asuhan Michael Carrick sudah tertinggal hanya 53 detik setelah kick-off, ketika Pablo Barrios membuka skor untuk tuan rumah.
Situasi Setan Merah semakin sulit memasuki babak kedua. Mereka sempat berusaha menahan laju Atletico, tetapi pertandingan berubah makin berat pada menit ke-74 saat Leny Yoro diganjar kartu merah. Dalam kondisi 10 pemain, United kembali kecolongan lima menit kemudian. Ademola Lookman memastikan kemenangan Atletico lewat gol pada menit ke-79.
Hasil tersebut bukan hanya membuat United gagal membawa poin dari Madrid, tetapi juga memicu kritik keras dari Lisandro Martinez. Bek asal Argentina itu menilai petinggi klub harus bergerak lebih agresif di bursa transfer agar tim punya kedalaman dan kualitas yang lebih baik untuk bersaing di level tertinggi. Ia secara terbuka menyinggung direktur sepak bola Jason Wilcox dan menuntut tambahan pemain baru.
“Saya mengharapkan lebih banyak dari direktur teknik kami, jujur saja. Juga sebagai pemain, kami harus berbuat lebih banyak,” kata Lisandro Martinez. Ia menambahkan bahwa musim lalu tim menjalani periode yang sangat baik, tetapi situasinya sekarang menuntut dukungan lebih besar dari manajemen puncak. “Dari atas, untuk mendatangkan lebih banyak pemain agar bisa bersaing, karena banyak tim juga telah mendatangkan banyak pemain,” ujarnya.
Desakan Martinez tidak lepas dari kondisi Manchester United yang beberapa musim terakhir belum stabil di Liga Champions. Dua musim sebelumnya mereka absen dari kompetisi antarklub paling elite di Eropa itu, sehingga tekanan untuk kembali kompetitif kini semakin besar. Kekalahan di Madrid pun menambah sorotan terhadap arah pembangunan skuad yang dinilai belum cukup kuat menghadapi jadwal padat.
Di sisi lain, Michael Carrick mencoba melihat laga tersebut dari sudut pandang berbeda. Ia menilai timnya sempat berkembang meski memulai pertandingan dengan buruk. Menurut Carrick, United sempat lebih menguasai permainan pada babak kedua, walaupun tidak benar-benar mampu menciptakan ancaman berarti. Ia juga menyebut ada momen peluang Bruno dan keputusan kartu merah yang dianggapnya keliru.
Kekalahan dari Atletico menjadi hasil tanpa kemenangan kelima beruntun Manchester United di semua ajang. Di fase liga Liga Champions, mereka baru mengumpulkan tiga poin, hasil dari kemenangan 4-0 atas Sabah FK pada laga pembuka. Dengan tekanan yang terus meningkat, posisi Carrick kini ikut berada dalam sorotan tajam jika hasil positif tak segera datang.










Discussion about this post